Nabi SAW:مَنْ صَلَّى عَلَيَّ فِي كِتَابٍ لَمْ تَزَلِ الْمَلَائِكَةُ تَسْنَغْفِرُ لَهُ مَا دَامَ اسْمِي فِي ذَلِكَ الْكِتَابِ (Barang siapa menulis sholawat kpdku dlm sebtah buku, maka para malaikat selalu memohonkan ampun kpd Alloh pd org itu selama namaku masih tertulis dlm buku itu). اَلتَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ لِلّٰهِ اَلسَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ اَلسَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَّالِحِيْنَ
Sabtu, 17 November 2018
Obrilan WA tentang Bhuju' Aji Gunung:
Obrilan WA tentang Bhuju' Aji Gunung:
[13/11 09.59] Yahya Kebunpao Mdrbjk: *Raden Qobul/Kiai Aji Gunung Sampang*
Alhamdulillaah dg ijin Alloh A.W.J silsilahnya K. Aji Gunung sudah selesai pagi ini, silsilahnya beliau yg K. Aji Gunung bin Khotib Pamekasan bin Sunan Cendana ternyata distorsi. Ketua NAAT menjapri K. Mahrus Jrengoan bertanya silsilahnya K. Aji Gunung dan beliau menjawab *K. Aji Gunung bin Khotib Begandan*, dan catatan K. Muzzammil Somber Anyar tertulis *K. Azhar bin Muhammad al-Azhari bin _Ahmad Khotib (makamnya di Begandan)_ bin Mujahid Arosbaya*, alhasil, yg dimaksud Khotib Pamekasan itu adalah Khotib Begandan, berarti silsilahnya K. Aji Gunung itu *R. Qobul/K. Aji Gunung bin Ahmad Khotib Begandan bin Mujahid Arosbaya*, secara zaman pas, karena Agung Rabeh yg semasa dg Ronggo Sukowati santrinya K. Aji Gunung begitu juga K. Abdul Jabbar Napo Laok.
Alhamdulillaah
[13/11 10.04] Tb Nur Fadlil: Atasnya Mujahid Arosbaya ke mana / siapa ? 🙏
[13/11 10.07] Albaraka: Ada data yg valid soal tahunnya? Bjk cendana tahun brp? Aji gunung tahun berapa?
[13/11 10.08] Ilzam AlQudsy Sarkub: S cendana saat memadamkan pemberontakan blambangan th 1044 H berdasarkan manuskrip2 yg ada di naat... semua manuskrip menulis th yg sama
[13/11 10.09] Yahya Kebunpao Mdrbjk: *- Sayyidina Rosulillah S.A.W*
- Sayyidah Fathimah Az-Zahro'
- Sy. Al-Husain _as-Sibthi_
- Sy. Ali Zainal Abidin _as-Sajjad_
- Sy. Muhammad _al-Bagir_
- Sy. Ja'far Ash-Shodiq
- Sy. Ali _al-'Uroydhi_
- Sy. Muhammad _an-Nagib_
- Sy. Isa _al-Bashri_
- Sy. Ahmad _Al-Muhajir ilallooh_
- Sy. Ubaidillah
- Sy. Alawi
- Sy. Muhammad
- Sy. Alawi
- Sy. Ali _Kholi' Gasam_
- Sy. Muhammad _Shohibul Mirbath_
- Sy. Alawi _'Ammil Faqih_
*- Sy. Abdul Malik _Al-Muhajir AzmatKhan_*
- Sy. Abdulloh _Al-Amir_
- Sy. Ahmad _Syah Jalaluddin_
- Sy. Al-Husain _Jamaluddin_
- Sy. Ibrohim _As-Samarqondi Tuban_
- Sy. Fadhol Ali Murtadho
- Sy. Utsman Haji _Sunan Ngudung_
*- Sy. Ja'far Shodiq _Sunan Kudus_*
- Sy. Burhanuddin/R. Qodhi _Panembahan Kalijogo_
*- Sy. Mujahid Arosbaya*
[13/11 10.09] Ilzam AlQudsy Sarkub: Kalo Aji Gunung th berapa kira2 ya ? coba di konversi
[13/11 10.11] Nur Cholish uzairi wa: Bisa di lihat muridnya ronggo sukowati bisa kan ..
[13/11 10.11] Ilzam AlQudsy Sarkub: kalo hakimuddin bin cendana....adakah data yg menyebutnya sbg hotib hakimuddin ???
[13/11 10.12] Nur Cholish uzairi wa: Yg jelas, kl aji gunung cucu cendana sulit di terima akal. Sejarah menolak ...😊🙏🙏🙏
[13/11 10.12] Yahya Kebunpao Mdrbjk: Bukan Ronggo Sukowati muridnya tapi Agung Rabeh
[13/11 10.13] Nur Cholish uzairi wa: Agung rabeh ada riwayat hidup di masa ronggo s. Begitu kah...
[13/11 10.14] Ro'izul Fata Azmat Khan: Aji gunung gurunya *K.Agung Rabeh*
Beliau gurux *Ronggo Sukowati*
[13/11 10.14] Ilzam AlQudsy Sarkub: Ronggo sukowati memerintah pada th 1530 - 1616 M, beliau wafat th 1628 saat invasi mataram
[13/11 10.15] Ilzam AlQudsy Sarkub: agung Rabeh muda saat bertapa di rabah, saat iti ronggu sukowati sdh umur 80 th (ada di sejarah madura)
[13/11 10.15] Umar khozin mdra: Benarkah buju' Abdurrahman agung Rabah semasa dg R. Ronggo Sukowati seperti yg ramai di bicarakan. Padahal beliau adalah putra dari nyai Rabah bin Buju' panggung toronan bin Buju' agung toronan. Dan beliau adalah ponakan sepupu sekaligus ipar dr buju'Abdul Qidam arsojih... Maaf sebelumnya.... Adakah referensi...🙏🙏🙏🙏
[13/11 10.16] Tb Nur Fadlil: Antara tahun 1634 / 1635 M. Berarti
[13/11 10.16] Ilzam AlQudsy Sarkub: beda... nyai rabeh yg dimaksud putri bujuk panggung itu adalah nyai babeh ke-II atau III
[13/11 10.18] Umar khozin mdra: Saya kira yg beredar. Ki agung Rabah adalah guru rato Pamekasan, entah siapa pada waktu itu....
[13/11 10.18] Ro'izul Fata Azmat Khan: Saya baca dari Babad Jawa Madura, emba Eparengi slh sorang Keturunan P.Adikara pmksn
[13/11 10.18] Umar khozin mdra: Bukan Ronggo Sukowati
[13/11 10.19] Ilzam AlQudsy Sarkub: agung rabeh masuk pamekasan th 1680 an
[13/11 10.19] Ilzam AlQudsy Sarkub: dan itu msh pemerintahan ronggo sukowati
[13/11 10.20] Ro'izul Fata Azmat Khan: Singkat cerita:
Dulu pmksn prnh lama gersang/tdk hujan saat itu Ronggo Sukowati didatangi wangsit untuk mndatangi daerah rabeh pdmwu, brkali" baru ketemu, dan disebabkan beliau pmksn bisa hujan dan ada air.
[13/11 10.21] Albaraka: Bjk cendana masuk madura sekitar 1635
agung rabeh masuk pamekasan th 1680 an
Betul?
[13/11 10.22] Ro'izul Fata Azmat Khan: Ronggo Skwti Suan ke K.Agung rabeh, bukan murid spiritual
[13/11 10.26] Ilzam AlQudsy Sarkub: berarti kalo cucu syeh cendana kan tdk masuk... krn saat th 1634 M, SC blm menikah
[13/11 10.33] Albaraka: Ketika masuk ke madura, SC mungkn sdh menikah dg perempuan luar madura, krn seirang panglima perang layaknya sdh dewasa n berkeluarga
[13/11 10.34] Albaraka: Malah saya prnh baca sejarah SC bahwa beliau prnh jadi panglima perang di betawi sblm di mataram
[13/11 10.36] Albaraka: Di mojokerto n jenber ada keluarga besar yg pegang riwayat luhurnya adalah putra sunan cendana dg istri sebelum masuk madura
[13/11 10.37] Gus Muh Mdra: Klo gitu SC saat itu masih remaja sudah jadi panglima perang dong
[13/11 10.38] Tb Nur Fadlil: Jakarta / Pangeran Jayakarta adalah keadipatian di bawah Kesulthanan Banten ... yang lepas masuk menjadi kekuasaan VOC Belanda tahun 1619 Masehi.. sehingga kemudian disebut Batavia / Betawi.
[13/11 10.42] Gus Muh Mdra: Yg betawi ini yg asing bagi kami, dan perlu pencerahan
[13/11 10.42] Albaraka: Yg prnh saya baca sprtinini:
Sunan Cendana:
Pendidikan: ampel
Karir militer:
jadi panglima di betawi,
jadi panglima mataram dg gelar senopati pronojiwo, berperang melawan blambangan
Kemudian menetap di madura, menjadi ulama dan penasehat Cakraningrat
[13/11 10.45] Gus Muh Mdra: Mungkin Mataram sebagaimana Mataram pernah Membantu pertempuran melawan Voc di batavia
[13/11 10.48] Ilzam AlQudsy Sarkub: kembali pada gelar hotib ayahnya aji gunung... kalo bukan hotib begandan ya hotib hakimuddin sumenep bin cendana... adakah catatan yg menyebut hotib hakimuddin (ditambahi hotib) ????
[13/11 10.48] Tb Nur Fadlil: Mataram.. tahun 1628 - 1633 banyak menghukum mati pejabatnya sendiri dalam kegagalan serangan ke VOC.. termasuk Dipati Ukur dll..
Jadi kalau Sunan Cendana.. menjadi panglima mataram di batavia kecil kemungkinan.. karena Sunan Cendana berlanjut jadi Panglima serangan ke Blambangan antara tahun 1634 / 35.
[13/11 10.51] Ilzam AlQudsy Sarkub: h mahrus bin abdulmalik bin baidowi bin bahrullah bin syafie bin yasin bin muhammad bin ahmad bin qabul ajigunung bin khotib bin zainal abidin bin moh khotib bin qasim sunan drajat bin rahmat sunan ampel wallohu alam bossowab
[13/11 10.54] Ilzam AlQudsy Sarkub: ini nasabnya K Mahrus... mari kita kaji
[13/11 11.11] Az Gus Farhan Bindoro Saod: Tapi di sini sdh bertapa di Raba, saat Panemb. Ronggo sdh berusia 80 tahun... 👆
[13/11 11.12] Az Gus Farhan Bindoro Saod: Pertanyaan di atas soal tahun gimana?
[13/11 11.12] Az Gus Farhan Bindoro Saod: 1680 masuk Pamekasan. Berguru pada Aji gunung 1660-an
[13/11 11.13] Ilzam AlQudsy Sarkub: ini sesuai pertanyaannya Kyai Ali badri.... kira2 thun berapa ?
[13/11 11.14] Ilzam AlQudsy Sarkub: cuma kira2 dan asumsi saja.. atas dasar agung rabeh masuk ke rabah saat ronggo sukowati umur 80 th..
[13/11 11.15] Ilzam AlQudsy Sarkub: asumsi : Ronggo sukowati naik tahta umur 20 th
[13/11 11.17] Ilzam AlQudsy Sarkub: kira2 berdasarkan asumsi, Th 1530 M, Ronggo sukowati naik thta umur 20 th
[13/11 11.22] Az Gus Farhan Bindoro Saod: Tidak ada keterangan Ronggosukowati berguru pada K. Raba... Keduanya sama-sama ta'zhim.. In sya Allah pada ballina
[13/11 12.02] Mohsen Ra BaSyaiban: ini data sudah singkron apa belum???? baik taon dan sejarahnya
[13/11 12.33] Yahya Kebunpao Mdrbjk: Kalau detail membahas tahun gak akan pernah selesai, kenapa? Karena manuskrip tidak semuanya menulis tahun dg detail yg akhirnya hanya sebuah zhon, K. Aji Gunung itu sudah jelas gurunya Agung Rabeh dan K. Abd Jabbar Napo Laok, jadi sangat jelas kalau K. Aji Gunung itu bukan cucu Sunan Cendana, kalau *K. Aji Gunung bin Khotib Begandan/Ahmad Khotib ing Begandan* maka secara masa bisa masuk.
Maaf, saya memang bodoh dalam segi tahun, tapi saya senang mendengar riwayat buju'. Untuk Ronggo Sukowati jgn dipaksakan sebagai murid Agung Rabeh hanya karena minta barokah doa agar hujan, dan juga jangan terlalu dini memberi predikat Ronggo Sukowati itu "Wali Alloh".
[13/11 12.35] Mohsen Ra BaSyaiban: Didalam mentahkik sebuah silsilah harus di sinkronisasi dengan sejarah. Baik taon dan generasi keturunannya. Di cek saja yang sama sama keturunan ahmad khotib Begandan berapa generasi sekarang. Kak @Ilzam AlQudsy Sarkub sebagai pancer Begandan berapa sekarang.
[13/11 12.37] Mohsen Ra BaSyaiban: Kalau sudah tahkik maka masok dari berbagai segi. Maka saya ucapkan syukur alhamdulillah silsilah aji gunung sudh terpecah kan selam hampir 3 tahun ini
[13/11 12.39] Nur Cholish uzairi wa: Kembali ke sangkaan kak ilzam yg ke hakimuddin bin sunan cendana , apakah makamnya di begandan ?
Krn informasi kyai mahrus dr abahnya makam khotib bin s.cendana itu di begandan.
[13/11 12.40] Mohsen Ra BaSyaiban: Kak @Ilzam AlQudsy Sarkub coba hitung berapa generasi sekarang ke ahmad khotib Begandan.
Kiai Mahrus dan kiai @Albaraka berapa generasi kw khotib Begandan.
[13/11 13.07] Yahya Kebunpao Mdrbjk: 1. h mahrus
2. abdulmalik
3. baidowi
4. bahrullah
5. syafie
6. yasin
7. muhammad
8. ahmad
9. qabul ajigunung
Secara generasi disingkronkan dg silsilahnya keluarga saya sangat masuk
[13/11 13.18] Mohsen Ra BaSyaiban: Tapi aji gunung ga ada di catatan kitab bangkalan beda dengan putro menggolo yang jelas tertulis 😁
[13/11 13.24] Yahya Kebunpao Mdrbjk: Bukan yg ke cendana tapi yg ke ahmad khotib begandan, kiai ahmad khotib begandan itu 1 generasi di atas sunan cendana
[13/11 13.25] Mohsen Ra BaSyaiban: Makanya jalur dari kiai azhar berapa sekarang. Klo ke Cendana kan tidk mungkin melihat sejarahnya
[13/11 13.28] Ilzam AlQudsy Sarkub: ilzam bin sholeh bin abdullah bin saifuddin bin mufani bin abdurrahman bin abdullah bin syihabuddin bin ahmad bin azhar bin muhammad bin ahmad hotib bin mujahid
[13/11 13.49] Umar khozin mdra: Ahmad Khotib apa Ahmad Akrom kak? Yang bin mujahid bin panembahan qodhi....
Atau Ahmad Akrom yang jabatannya menjadi Khotib...????
[13/11 13.50] Ilzam AlQudsy Sarkub: di silsilahnya K Muzammil sbr anyar tertulis ahmad hotib
[13/11 13.52] Ilzam AlQudsy Sarkub: Kyai ma'rifat menjadi penghulu pamkasan, diteruskan menantunya kyai ahmad diteruskan putranya K Muhammad Al Azar diteruskan putranya K Azhar seda bulangan
[13/11 14.29] Yahya Kebunpao Mdrbjk: Adakah kisah yg menunjukkan Ronggo Sukowati ini seorang Ulama gus? Siapa guru beliau? Ingin lebih detail tentang ta'zhimnya Agung Rabeh itu karena ronggo itu ulama atau karena ratoh
[13/11 14.32] Abi miqdad: Saya rasa silsilah gak ketat ketat amat sampe bahas tahun kelahiran, kewafatan, tahun yang ngaji. kalau se ketat itu bisa bisa banyak bhujuk madura di ragukan nasabnya walaupun sudah masyhur. Habaib saja gak seketat itu, kok NAAT sampe segitunya.
[13/11 14.33] Az Gus Farhan Bindoro Saod: Kabarnya beliau berguru ke Giri, ra...
[13/11 14.34] Abi miqdad: Mana catatan sejarah takdzimnya kiai rabeh ke ronggo sukowati. bukti kewaliannya apa? Tahun berapa keduanya bertemu❓😀😀
[13/11 15.09] Thoriq sya' roni adikara mdra: Ronggosukowati berguru ke Giri
[13/11 15.14] Thoriq sya' roni adikara mdra: Perlu di ketahui bahwa Ratoh mekkasen panekah bennyak
Molaeh dr Aryo mengo sampek Panembahan MangkuAdiningarat
Cuman banyak orang mengatakan klo sebutan "Ratoh mekkasen edentik dg Ronggosukowati
Pdhl Ratoh mekkasen bennyak....
Sama dg istilah Gubernur jawa timur edentik dg Moh Noer
Pdhl Gubernur jawa timur bennyak
Mulaeh dari Van der Plass sampek Pak De Karwo
Jadi klo mau liat siapa Ratoh mekkasen yaa liat tahunnya 🙏
[13/11 15.31] Tb Nur Fadlil: Masih pas generasinya kok.. 👍.. karena sunan cendana tadi kan tahun 1634/35 (abad 17) jadi panglima.. hitungannya masih pas turunan generasi ke-9
[13/11 15.31] Yahya Kebunpao Mdrbjk: Yg berguru ke giri yg siapa kak? Ini maksudnya Sunan Giri apa giri ke berapa?
[13/11 15.58] Thoriq sya' roni adikara mdra: Ronggosukowati ngaji ke Giri shg Beliau diambil menantu ama Giri IV alias Pangiran Ronggo Giri
[13/11 16.03] Yahya Kebunpao Mdrbjk: Giri IV berarti semasa dg R. Abdulloh Plakaran Lembung bin Khotib Mantoh bin Panembahan Kulon bin Sunan Giri ya kak
[13/11 16.06] Thoriq sya' roni adikara mdra: Pangeran Ronggo Giri bin waringin Pitu bin Nyai Gede Sawu bin Sunan Giri
[13/11 16.08] Yahya Kebunpao Mdrbjk: Iya, berarti semasa dg Sunan Cendana atau di atasnya sedikit, karena Pangeran Ronggo dari jalur perempuan
[13/11 16.10] Thoriq sya' roni adikara mdra: Klo menurut saya Bujuk Rabeh itu semasa dg Pangeran ADIKORO I
[13/11 16.11] Yahya Kebunpao Mdrbjk: P. Adikoro I ini bin siapa kak?
[13/11 16.12] Thoriq sya' roni adikara mdra: Adikoro I bin Pangeran Purboyo bin Penembahan Ronggosukowati
[13/11 16.13] Ilzam AlQudsy Sarkub: tp 1 hal yg perlu digaris bawahi kak.. bahwa Ronggo sukowati memerintah sangat lama... yaitu dari th 1530 sampai 1616 M....
[13/11 16.14] Ilzam AlQudsy Sarkub: misalnya agung rabeh datang th 1610... kan berarti gi' miloh ronggo sukowati....
[13/11 16.14] Ilzam AlQudsy Sarkub: agung rabeh ini kakak ipar abdul qidam
[13/11 16.15] Ilzam AlQudsy Sarkub: agung rabeh ini menantu modin teja (cucu sunan cendana)
[13/11 16.16] Ilzam AlQudsy Sarkub: misalnya agung rabeh datang ke rabeh saat usia 25 th pada tahun 1610....
[13/11 16.20] Thoriq sya' roni adikara mdra: Klo kita ukur secara kekeluargaan
bujuk rabeh punya saudari perempuan namax Nyai Asri kawin dg juk Qidam
Juk Qidam punya anak K.Abdullah (Bindereh Bungsoh) punya anak Bidereh Saot
Bindereh saot punya istri R.Ay.Rasmana (Ratu Tirto negoro III)
RA.Rasmana itu bin Pangeran Rama bin Adikoro I bin Pengeran Purboyo bin Pnbhn Ronggosukowati
Jd jelas bhw menurut hittungan kekeluargaan
Bhw bujuk Rabeh hidup dimasa Adikoro I
[13/11 16.22] Ilzam AlQudsy Sarkub: artinya juk agung rabeh itu hidup di 4 zaman.... 1. ronggo sukowati, 2. Pangeran jimat, 3. Megatsari 4. adikoro I... menurut riwayat beliau umur panjang
[13/11 16.31] Thoriq sya' roni adikara mdra: Klo Ratoh mekkasen diurut dr Ronggosukowati :
1).Panembahan Ronggosukowati (1530- 1616)
2). Pangeran jimat/Pangeran Purboyo (1616-1624)
3).Pangeran Megatsari (1623-1624)
4).Pangeran Kanoman
5). Pangeran Adikoro I
[13/11 16.33] Thoriq sya' roni adikara mdra: Lemah Dhuwur itu semasa dg Ronggosukowati
[13/11 16.34] Thoriq sya' roni adikara mdra: Ronggosukowati 1530
Lemah Dhuwur 1531
[13/11 16.35] Ilzam AlQudsy Sarkub: makam bujuk adil 1748 M (cucu samping abdurrahman rabeh)
[13/11 16.35] Badri alkhotiby: klo bicara zaman pasti sulit... tetapi cerita kiai rabah dg ronggosukowati ini sudah mashur... dari cerita sesepuh
[13/11 16.36] Ilzam AlQudsy Sarkub: misalnya bujik adil wafat umur 60 th... beliau lahir th 1690 an... putra abdul qidam
[13/11 16.37] Thoriq sya' roni adikara mdra: Itu kan di buku Diceritakan bahwa Ratoh mekkasen nyuruh seseorang utk minta doa ke seoarang pertapa di rawa krn musim kemarau panjang....
Saya kan udah bilang di depan bhw nama Ratoh mekkasen edentik dg Ratoh Ronggosukowati..
[13/11 16.41] Thoriq sya' roni adikara mdra: Lha...menuju kebenaran..
Klo bujuk Adik cucu bujuk Rabeh th 1748
Berarti bujuk adil hidup dimasa Adikoro IV
[13/11 16.43] Mohsen Abdussalam: Berapa taon Dari zaman ronggo sukowati sampai adikoro 1
[13/11 16.43] Yahya Kebunpao Mdrbjk: K. Adil keponakannya Agung Rabeh bukan cucu
[13/11 16.43] Thoriq sya' roni adikara mdra: Adikoro IV bin Adikoro II bin Adikoro I
Bujuk Adil bin........bin samping bujuk rabeh
[13/11 16.44] Yahya Kebunpao Mdrbjk: Buju' Adil bin Nyai Asri (adiknya Agung Rabeh)
Silsilah Emas Nasab Mulia KH. Abdulloh Schal: (Dari Jalur Nasab Abah-nya) :
❤ *Silsilah Emas Nasab Mulia KH. Abdulloh Schal:*
(Dari Jalur Nasab Abah-nya)
=================
01. KH. Abdulloh Demangan bin
02. KHR. Zahrowi bin
03. KHR. Bahrullah bin
04. KHR. Syafi'i bin
05. KHR. Yasin bin
06. KHR. Muhammad bin
07. KHR. Ahmad Jrengoan bin
08. KHR. Qobul/Aji Gunung bin
09. KHR. Ahmad Khotib Begandan bin
10. R. Panembahan Kalijaga bin
11. Sunan Kudus bin
12. Sunan Ngudung bin
13. Sayyid Fadlol Ali Murtadlo (Rojo Pandito) bin
14. Mawlana Ibrohim Zainal Akbar Asmoroqondi bin
15. Sayyid Jamaluddin Al-Husein (Jumadil Kubro) Bin
Adapun Lengkapnya sebagai berikut:
❤ *Silsilah Emas Nasab Mulia KH. Abdulloh Schal:*
(Dari Jalur Nasab Abah-nya) :
==============
*1. Sayyidina Wa Mawlana Wa Habibina Wa Syafi'ina Kanjeng Nabi Muhammad SAW (Dimakamkan di Madinah Al-Munawwaroh):*
*2. Sayyidatuna Fathimah Az-Zahro' Al-Batul RA ((Dimakamkan di Madinah Al-Munawwaroh):*
*3. Sayyidina Al-Imam Al-Husain putera Sayyidina Al-Imam 'Ali Bin Abi Tholib KRW dan Sayyidatuna Fathimah Az-Zahro' Al-Batul RA Binti Nabi Muhammad Al-Rosul SAW (Dimakamkan di Karbala', Iraq);*
*4. Sayyidina Al-Imam ‘Ali Zainal ‘Abidin Al-Sajjad RA (Dimakamkan Di Al-Madinah Al-Munawwaroh);*
*5. Sayyidina Al-Imam Muhammad Al-Baqir RA Dimakamkan Di Al-Madinah Al-Munawwaroh);*
*6. Sayyidina Al-Imam Ja’far As-Shodiq RA (Dimakamkan Di Al-Madinah Al-Munawwaroh);*
*7. Al-Sayyid Al-Imam 'Ali Al-'Uroidli RA (Dimakamkan Di Al-Madinah Al-Munawwaroh);*
*8. Al-Sayyid Al-Imam Muhammad An-Naqib RA (Dimakamkan Di Bashroh Iraq);*
*9. Al-Sayyid Al-Imam ‘Isa An-Naqib Ar-Rumi Al-Bashri RA (Dimakamkan Di Bashroh Iraq);*
*10. Al-Sayyid Al-Imam Ahmad al-Muhajir Ila Alloh RA (Dimakamkan Di Al-Husayyisah, Hadlromaut, Yaman):*
*11. Al-Sayyid Al-Imam ‘Ubaidillah RA (Dimakamkan Di Hadlromaut, Yaman):*
*12. Al-Sayyid Al-Imam 'Alawi Al-Mubtakir RA (Dimakamkan Di Sahal, Yaman):*
*13. Al-Sayyid Al-Imam Muhammad Sohibus Shouma’ah RA (Dimakamkan di Bait Jabir, Hadlromaut, Yaman);*
*14. Al-Sayyid Al-Imam 'Alawi RA (Dimakamkan di Bait Jabir, Hadlromaut, Yaman);*
*15. Al-Sayyid Al-Imam 'Ali Kholi’ Qosam RA (Dimakamkan Di Tarim, Hadlromaut, Yaman);*
*16. Al-Sayyid Al-Imam Muhammad Shohib Mirbath RA (Dimakamkan Di Zhifar, Hadlromaut, Yaman);*
*17. Al-Sayyid Al-Imam 'Alawi 'Ammil Faqih RA (Dimakamkan Di Tarim, Hadlromaut, Yaman);*
*18. Al-Sayyid Al-Imam Al-Amir ‘Abdul Malik Al-Muhajir Ila Alloh Azmatkhan RA (Dimakamkan Di Naserabad, India);*
*19. Al-Sayyid Al-Imam Abdulloh 'Azmatkhan RA (Dimakamkan Di Naserabad, India);*
*20. Al-Sayyid Al-Imam Ahmad Syah Jalal @ Ahmad Jalaluddin 'Azmatkhan RA (Dimakamkan Di Naserabad, India);*
*21. Al-Sayyid Al-Imam Al-Syaikh Muhammad Jumadil Kubro @ Jamaluddin Al-Husein Al-Akbar 'Azmatkhan (Dimakamkan Di Troloyo, Trowulan Mojokerto, Tapi Ada Riwayat Bahwa Makamnya Di Wajo Sulawesi);*
*22. Mawlana Ibrohim Zainal Akbar Asmoroqondi;*
*23. Sayyid Fadlol Ali Murtadlo (Rojo Pandito) Kakak Kandung Sunan Ampel;*
*24. Sunan Ngudung;*
*25. Sunan Kudus;*
*26. Panembahan Kalijaga;*
*27. R. Mujahid Arosbaya;*
*28. KHR. Ahmad Khotib Begandan;*
*29. KHR. Qobul/Aji Gunung;*
*30. KHR. Ahmad Jrengoan;*
*31. KHR. Muhammad;*
*32. KHR. Yasin;*
*33. KHR. Syafi'i;*
*34. KHR. Bahrulloh;*
*35. KHR. Zahrowi:*
*36. KH. Abdulloh Demangan;*
Al-Fatihah...
NB:
A. Bahwa Ibu KH. Abdulloh Schal itu adalah Putri Kyai Imran bin Syaikhona KH.M.Kholil bin A.Latif.
B. Bahwa Ada keterangan bahwa Mbah Sirojuddin di Semut Purwosari Pasuruan itu adalah saudara Kyai Bahrulloh bin syafi'i. Sedangkan Kyai Bahrulloh adalah kakek Kyai Abdulloh aschal bangkalan .
Jumat, 16 November 2018
JARGON INDAH UNTUK AGENDA BUSUK* Oleh *Agus Maftuh Abegebriel* (Dubes RI utk Arab Saudi)
*JARGON INDAH UNTUK AGENDA BUSUK*
Oleh *Agus Maftuh Abegebriel* (Dubes RI utk Arab Saudi)
Judul di atas adalah terjemah bebas dari statemen Khalifah Ali bin Abu Thalib ketika menghadapi demonstran yang menuntut penerapan hukum Allah “La hukma illa lillah” (Tidak ada hukum kecuali hukum Allah) dan menolak putusan hukum Ali karena dinilai sebagai produk manusia. Demonstrasi tuntutan penerapan hukum Allah atau Islamic Law Enforcement (Tathbîqus syari’ah) dijawab Ali dengan pernyataan “Kalimatu Haqqin Yurâdu bihâ Bâthilun” (kata indah tetapi dengan tujuan yang sesat).
Warning Sahabat Ali yang ditulis oleh Imam Muslim dalam Kitab Sahihnya tersebut juga bisa ditemukan dalam khazanah keilmuan Islam. Salah satunya adalah ensiklopedi hadis berjudul “Kanzul Ummâl fi Sunanil Aqwâl wal Af’âl” karya Alaudin al-Hindy dengan penambahan statemen bahwa para demonstran yang mengusung jargon indah tersebut adalah para “pengkhianat besar” (al-Khayyânun).
Statemen pemuda yang pertama kali masuk Islam ini, merupakan sikap membangun kewaspadaan agar umat Islam tidak terjebak dengan slogan-slogan yang nampaknya “indah” namun dijadikan alat untuk menebarkan tindak kekerasan. Ali memperingatkan: jangan melakukan kejahatan kemanusiaan dengan bungkus “Atas Nama Tuhan”. Akhirnya sejarah juga mencatat bahwa Ali terbunuh oleh para demonstran dengan mengatasnamakan “penerapan Ayat Tuhan”.
Fenomena merebaknya jargon “Isy Kariman au Mut Syahidan” (Hidup mulia atau mati syahid) juga perlu dicermati secara kritis. Penulis selama 28 tahun belajar studi Al-Qur’an dan Al-Hadis sejak di pesantren sampai sekarang mengampu mata kuliah tersebut, tidak pernah menjumpai redaksi tersebut dalam kitab-kitab standar keilmuan. Secara akademis statemen ini tidak perlu dianalisa, ditafsirkan apalagi diuji kesahihannya, karena statemen ini bukanlah teks suci keagamaan, bukan perkataan Sahabat Nabi dan hanya muncul dalam selebaran-selebaran pendorong mati syahid untuk Dying for Win. Doktrin tersebut juga tidak jelas siapa yang pertama kali mengucapkannya, dan tidaklah salah kalau penulis menyimpulkan bahwa slogan tersebut sangat tidak akademis.
Memang ada statemen klasik yang mirip dengan jargon tersebut, yaitu “Isy Kariman wa Mut Kariman” (hiduplah sebagai orang yang mulia dan matilah juga sebagai orang yang mulia) yang diucapkan Asma’ binti Abu Bakar kepada anaknya, Abdullah bin Zubair. Secara epistemologis, statemen ini dapat didiskusikan dan dianalisa latar belakang historis dan sosiologisnya. Pesan Seorang Ibu tersebut bisa dibaca dalam karya-karya sejarah klasik seperti Tarikh Dimisyqa karya Ibnu Asakir dan juga Tahzîb al-Asma’ wa al-Lughat karya Al-Imam Muhyiddin an-Nawawi yang penulis pernah menziarahi makamnya di ‘NAWA”, selatan kota Damaskus Syria.
Pesan Asma’ ini sangat berbeda dengan jargon “Isy Kariman au Mut Syahidan” baik redaksional maupun setting sejarahnya. Pesan Asma’ mengarah kepada tujuan hidup mulia dan mati juga mulia tanpa adanya opsi, sementara jargon penambah energi militansi tersebut menggiring orang untuk memilih satu di antara dua opsi yaitu: hidup mulia atau mati syahid dengan pemakaian kata sambung “au” yang menurut gramatikal Arab untuk “takhyîr” (pilihan).
Struggle of Power Abdullah bin Zubair versus Yazid bin Muawiyah inilah yang mendorong Asma’ mengeluarkan pesan penyemangat tersebut kepada anaknya dengan penambahan : Lâ yal’abanna bika Shibyânu Bani Umayyah” (Jangan sekali-kali anak-anak Bani Umayyah ini mempermainkan dirimu).
Pada sisi lain, ada Hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah dan Ahmad: “ilbas jadidan wa Isy Hamidan wa Mut Syahidan” (pakailah baju yang baru, hiduplah yang terpuji dan matilah sebagai syahid). Historisitasnya, Nabi bertemu Ibnu Umar dan bertanya: Bajumu baru atau dilaundry? Ibnu Umar menjawab: Bukan baju baru tapi baju lama yang dilaundry. Akhirnya Nabi mengeluarkan sabdanya tersebut yang menurut Imam As-Sindy merupakan doa untuk Ibnu Umar agar mendapatkan rizki yang banyak, bisa hidup bahagia dan meninggal sebagai syahid.
Jika pernyataan Nabi ini difahami secara kaku (rigid) dan parsial serta dilepaskan dari historisitas isi/matan hadis (tawârikhul mutun), maka para penebar teror akan menjadikan sabda ini sebagai justifikasi tindak kekerasan.
Ketika penulis di Mesir untuk berguru kepada Prof. Hassan Hanafi dan Gamal al-Banna pada tahun 2005, bertepatan dengan pemilu legislatif negeri pyramid tersebut, menyaksikan baliho-baliho besar terpampang di sepanjang jalan kota Kairo. Political Languages, bahasa-bahasa politik yang tertulis di baliho tersebut sangat beragam dan secara khusus penulis memperhatikan banyaknya baliho yang mengatasnamakan agama untuk tujuan politik. Jargon seperti “Al-Islâm huwa al-hall” (Islam adalah solusi), Al-Jihâd Sabilunâ (jihad adalah jalan kami), li Thatbiqis Syari’ah (untuk menegakkan syariah) menjadi menu marketing kekuasaan. Yang lebih vulgar adalah baliho yang mencantumkan lambang Al-Ikhwan al-Muslimun yaitu Gambar Al-Qur’an dengan dua bilah pedang di bawahnya. Sejarah juga mencatat bahwa karya-karya kekerasan di Mesir sering melibatkan para pengusung jargon tersebut, mulai IM (al-Ikhwan al-Muslimun), al-Jama’ah al-Islamiyyah serta Jama’ah al-Jihad.
Slogan kekerasan dengan bungkus agama seperti Al-Islâm huwa al-Qur’an wa as-Saif (Islam adalah al-Qur’an dan pedang), Al-Islâm huwa as-shalât wa al-qitâl(Islam adalah Shalat dan Perang) bisa ditemukan dalam dokumen-dokumen yang menjadi pegangan para teroris. Salah satunya adalah dokumen “highly secret” yang bertitelkan “Durûs Askariyyah fî Jihâd at-Thawâghîth” (Training Militer untuk Memerangi Penguasa thaghut/ tidak memakai hukum Tuhan) setebal 180 halaman dan berisi 18 training pokok untuk para operator Al-Qa’idah.
Cover dokumen tersebut bergambar bola dunia dengan sebilah pedang panjang yang menusuk peta dunia dengan ujungnya berlumuran darah. Di pojok kanan juga tertulis “Silsilah Askariyyah; I’lânul Jihâd ala Thawâghîth al-Bilâd” (Seri Militer: Deklarasi Perang Terhadap Negara-negara thaghut).
Dokumen ini diawali dengan statemen ideologi kekerasan yang merupakan satu-satunya cara untuk menggapai tujuan politik Al-Qa’idah yaitu berdirinya “Islamic Government” di muka bumi. Statemen tsb berbunyi “Pemerintahan Islam tidak pernah dan tidak akan pernah tegak berdiri dengan cara diplomasi damai. Akan tetapi harus dengan pena dan senjata, dengan kata dan peluru. Kami tidak butuh dialog model Plato, Aristoteles dan Socrates. Kami hanya membutuhkan diplomasi mesin perang dan dialog bom”.
Negara Thaghut dalam persepsi Al-Qa’idah dan juga semua jejaring kekerasan termasuk Al-Jama’ah Al-Islamiyyah, adalah semua negara yang tidak memperjuangkan Islamic State dan Khilafah Global meski penduduknya beragama Islam.
Berdasarkan main idea ini, sehari setelah penemuan bahan peledak di Bekasi dan ditemukannya dokumen rencana pembunuhan Presiden SBY, penulis diwawancarai ‘live” oleh stasiun SBS (Special Broadcasting Service) Sydney Australia tentang rencana teroris dalam pembunuhan Presiden SBY. Penulis menjawab, bahwa hal itu sangat dimungkinkan karena SBY adalah seorang Presiden yang selalu membawa Negara Indonesia dalam koridor PANCASILA, dan di mata jejaring penebar teror, Pancasila dan juga sistem demokrasi adalah sesuatu yang najis. Penguasa pendukung Pancasila dan Demokrasi adalah penguasa thaghut yang menurut dokumen Al-Qa’idah tersebut harus diperangi.
Kampanye “Spreading peace for all” dan “jihad untuk kemanusiaan” harus dijadikan prioritas pemerintah NKRI bersama para ulama dan kaum intelektual untuk “Ta’kidul Islâm ka Rahmatin wa Salâmin Lil âlamin fi Mujtama’in Ta’addudiyyin” (Mempertegas Islam sebagai rahmat dan motor perdamaian bagi seluruh alam dalam bingkai masyarakat yang plural).
Sebuah baliho besar di hotel Hilton, depan Masjidil Haram Makkah al-Mukarramah yang penulis saksikan pada penghujung Ramadlan 2004, menjadi inspirasi besar untuk tulisan ini. Baliho tersebut bergambarkan Al-Qur’an dan kitab Hadis yang di bawahnya tertulis pesan indah untuk kemanusiaan “Lâ, lil-Irhâb” (Al-Qur’an dan As-Sunnah bukan untuk menebar teror). Karena realitasnya, terorisme adalah threat of religion (musuh agama) dan sekaligus threat to religion (mengancam agama).
(Jalan Paris Jogja, 27 September 2009)
Bacalah Surat Al-Kahfi Pada Hari Jum'at Siang Ataupun Malam:
Bacalah Surat Al-Kahfi Pada Hari Jum'at Siang Ataupun Malam:
================
Pada hari Jum'at baik siang maupun malam, kita dianjurkan untuk membaca Surat Al-Kahfi. Surat Al-Kahfi mengandung beberapa kisah sebagai berikut:
Kisah Ashabul Kahfi yang terjadi karena agama para pemuda terusik oleh raja yang sewenang-wenang. Inilah yang disebut fitnah agama.
Kisah dua orang pemuda yang mempunyai kebun, yang satu berbangga hati karena mempunyai lebih banyak harta dan keturunan. Inilah yang disebut fitnah harta dan keturunan.
Kisah Nabi Musa dan Hidlir yang berlayar dengan perahu orang miskin serta melobangi perahu, membunuh anak kecil, serta mendirikan kembali tembok milik dua anak yatim. Hal ini terjadi karena sebelumnya Nabi Musa menjawab pertanyaan seseorang bahwa ia adalah orang paling berilmu di dunia ini. Inilah yang disebut fitnah Ilmu.
Kisah Dzul Qornain yang mengelilingi bumi di mulai dari bagian barat, kemudian bagian timur dan bertemu dengan kaum yang terganggu dengan ulah ya'juj ma'juj. Hal ini yang disebut fitnah kekuasaan.
Dan semua fitnah tersebut bersumber dari satu perkara yaitu menjadikan setan sebagai pengganti kekasih kita sebagai orang beriman, padahal setan adalah musuh bagi orang beriman. ALLOH berfirman dalam Surat Al-Kahfi ayat 50:
وإذ قلنا للملائكة اسجدوا لآدم فسجدوا إلا إبليس كان من الجن ففسق عن أمر ربه أفتتخذونه وذريته أولياء من دوني وهم لكم عدو بئس للظالمين بدلا
Seharusnya kita sebagai orang beriman menjadikan ALLOH sebagai kekasih, seperti firman ALLOH:
الله ولي الذين آمنوا يخرجهم من الظلمات إلى النور.
Karena itu hendaklah kita senantiasa membaca Surat Al-Kahfi pada hari atau malam Jumat. Salah satu fungsinya adalah selamat dari fitnah terbesar yaitu fitnah Dajjal.
من خلق آدم حتى قيام الساعة ما فتنة أشد من فتنة المسيح الدجال
Adapun bila tidak bisa membaca secara lengkap, maka bacalah 10 ayat pertama dan 10 ayat terakhir Surat Al-Kahfi.
من قرأ سورة الكهف في يوم الجمعة أضاء الله له من النور ما بين قدميه وعنان السماء
من أدرك منكم الدجال فقرأ عليه فواتح سورة الكهف كانت له عصمة من الدجال
Semoga bermanfaat.
Selasa, 13 November 2018
Sahabat Nabi SAW Yang Berambut Panjang Enggan Mencukur Rambutnya Hingga Wafatnya. Kenapa?
*Sahabat Nabi SAW Yang Berambut Panjang Yang Enggan Memotong/ Mencukur Rambutnya. Kenapa???:*
Rambut bagian depan Abû Mahdzûrah sangat panjang. Jika beliau duduk dan menguraikan rambutnya, maka rambutnya tersebut menyentuh lantai. Teman-temannya memberikan saran agar ia mencukur bagian depan rambutnya itu. Tetapi beliau selalu menolak dan berkata:
"Rambutku ini pernah disentuh oleh Rasulullah SAW dengan tangannya. Oleh karena itu, sampai mati pun aku tidak akan mencukurnya."
Dan pada kenyataannya, sampai akhir hayatnya, beliau tidak mencukur rambutnya itu.
Saudaraku, lihatlah, demi mempertahankan keberkahan sentuhan Nabi Muhammad SAW, seorang sahabat tidak rela mencukur rambutnya. Beliau berbangga dengan keberkahan tersebut dan menjaganya dengan sepenuh hati.
(Lihat Muhammad bin 'Abdullâh Abû 'Abdillâh Al-Hâkim An-Naisâbûrî, Al-Mustadrak 'Alas Shahihain, Dârul kutubil 'ilmiyyah, Beirut, cet.1, 1990, juz. Ke-3, hal.589.)
Silsilah Emas Nasab Mulia Nabi Muhammad Shollallohu 'alaihi wa Sallam dalam Kitab Siroh An-Nabawiyah Ibnu Hisyam :
Silsilah Emas Nasab Mulia Nabi Muhammad SAW hingga Nabi Adam AS:
================================
1. Baginda Nabi Muhammad Shallalahu ‘Alaihi Wasallam
2. Bin Abdullah
3. Bin Abdil Muthallib (Syaibah)
4. Bin Hasyim (Amrun)
5. Bin Abdi Manaf (Mughiroh)
6. Bin Qushoi (Zaid)
7. Bin Kilab
8. Bin Murroh
9. Bin Ka’ab
10. Ibni Luay
11. Bin Gholib
12. Bin Fihr (julukannya adlh Quraisy yg kemudian suku ini dinisbatkan kepadanya)
13. Bin Malik
14. Bin Nadlr (Qois)
15. Bin Kinanah
16. Bin Khuzaimah
17. Bin Mudrikah (amir)
18. Bin Ilyas
19. Bin Mudlor
20. Bin Nizar
21. Bin ma’add
22. Bin Adnan
23. Ibnu Udad
24. Bin Hamaisa’
25. Bin Salaman
26. Bin ‘Awash
27. Ibni Bawash
28. Bin Qomwal
29. Bin Ubay
30. Bin ‘Awam
31. Bin Nasyid
32. Bin Hiza
33. Bin Buldas
34. Bin Yadlav
35. Bin Thabakh
36. Bin Jahim
37. Bin Nahisy
38. Bin Makho
39. Bin ‘Aidl
40. Bin ‘Abqor
41. Bin Ubaid
42. Bin Addi’a
43. Bin Hamdan
44. Bin Sanbar
45. Bin Yatsroba
46. Bin Yahzan
47. Bin Yalhan
48. Bin Ar’awa
49. Bin ‘Aidl
50. Bin Disyan
51. Bin ‘Aishor
52. Bin Afnad
53. Bin Ayham
54. Bin Maqhsor
55. Bin Nahits
56. Bin zarah
57. Bin Sama (BENZEMA)
58. Bin Maza
59. Bin ‘Audloh
60. Bin ‘arom
61. Bin Qoidar
62. Bin Isma’il
63. Bin Ibrohim ‘alaihimassalam
64. Ibnu Tarokh (AZAR)
65. Bin Nahur
66. Bin Saru’ / Sarugh
67. Bin Ra’u
68. Bin Falakh
69. Bin ‘Abar
70. Bin Syalakh
71. Bin Arfakhsyad
72. Bin Sam
73. Bin Nuh ‘Alaihis Salam
74. Ibni Lamuk
75. Bin Matusyalkho
76. Bin Akhnukh (Beliau yang dikatan Nabi Idris ‘Alaihis salam)
77. Bin Yard
78. Bin Mahlaa il
79. Bin Qinan
80. Bin Anusy
81. Bin Syits
82. bin Adam ‘Alaihimas Sholatu Was Salamu Wa Alihim Wa Rohmatullohi Wa Barokatuh.
Dalam Keterangan Lainnya sebagai berikut:
Silsilah Emas Nasab Mulia Nabi Muhammad Shollallohu 'alaihi wa Sallam dalam Kitab Siroh An-Nabawiyah Ibnu Hisyam :
ذِكْرُ سَرْدِ النَّسَبِ الزَّكِيِّ مِنْ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَآلِهِ وَسَلَّمَ ، إلَى آدَمَ عَلَيْهِ السَّلَامُ قَالَ أَبُو مُحَمَّدٍ عَبْدُ الْمَلِكِ بْنُ هِشَامٍ ( النَّحْوِيُّ ) : هَذَا كِتَابُ سِيرَةِ رَسُولِ اللَّهِ صَّلى اللَّهُ عَلَيْهِ وَآلِهِ وَسَلَّمَ . قَالَ : مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ الْمُطَّلِبِ ، وَاسْمُ عَبْدِ الْمُطَّلِبِ : شَيْبَةُ بْنُ هَاشِمٍ وَاسْمُ هَاشِمٍ : عَمْرُو بْنُ عَبْدِ مَنَافٍ وَاسْمُ عَبْدِ مَنَافٍ : الْمُغِيرَةُ بْنُ قُصَيٍّ ، ( وَاسْمُ قُصَيٍّ : زَيْدُ ) بْنُ كِلَابِ بْنِ مُرَّةَ بْنِ كَعْبِ بْنِ لُؤَيِّ بْنِ غَالِبِ بْنِ فِهْرِ بْنِ مَالِكِ بْنِ النَّضْرِ بْنِ كِنَانَةَ بْنِ خُزَيْمَةَ بْنِ مُدْرِكَةَ ، وَاسْمُ مُدْرِكَةَ : عَامِرُ بْنُ إلْيَاسَ بْنِ مُضَرَ بْنِ نِزَارِ بْنِ مَعَدِّ بْنِ عَدْنَانَ بْنِ ( أُدٍّ ، وَيُقَالُ ) : أُدَدُ بْنُ مُقَوِّمِ بْنِ نَاحُورَ بْنِ تَيْرَحَ بْنِ يَعْرُبَ بْنِ يَشْجُبَ بْنِ نَابِتِ بْنِ إسْمَاعِيلَ بْنِ إبْرَاهِيمَ - خَلِيلِ الرَّحْمَنِ - بْنِ تَارِحٍ ، وَهُوَ آزَرُ بْنُ نَاحُورَ بْنِ سَارُوغَ بْنِ رَاعُو بْنِ فَالَخٍ بْنِ عَيْبَرِ بْنِ شالَخٍ بْنِ أرْفَخْشَذَ بْنِ سَامِ بْنِ نُوحِ بْنِ لَمْكَ بْنِ مُتَوَشْلِخَ بْنِ أَخْنُوخَ ، وَهُوَ إدْرِيسُ النَّبِيُّ فِيمَا يَزْعُمُونَ وَاَللَّهُ أَعْلَمُ ، وَكَانَ أَوَّلَ بَنِي آدَمَ أُعْطَى النُّبُوَّةَ ، وَخَطَّ بِالْقَلَمِ - ابْنِ يَرْدِ بْنِ مُهْلَيِلِ بْنِ قَيْنَنَ بْنِ يانِشَ بْنِ شِيثِ بْنِ آدَمَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ .
Mulai dari Muhammad shollallohu 'alaihi wasallam sampai Adam 'alaihis salaam :
1. Muhammad SAW
2. Ibn 'Abdullah
3. Ibn 'Abdul Muttolib (namanya Syaibah)
4. Ibn Hasyim (namanya 'Amr)
5. Ibn 'Abdi Manaf ( namnya Al-Mughiroh)
6. Ibn Qushoy (namanya Zaid)
7. Ibn Kilab
8. Ibn Murroh
9. Ibn Ka'ab
10. Ibn Lu'ay
11. Ibn Gholib
12. Ibn Fihr
13. Ibn Malik
14. Ibn Nadhr
15. Ibn Kinanah
16. Ibn Khuzaimah
17. Ibn Mudrikah (namanya 'Amir )
18. Ibn Ilyas
19. Ibn Mudlor
20. Ibn Nizar
21. Ibn Ma'ad
22. Ibn 'Adnan
23. Ibn Udad
24. Ibn Muqowwam
25. Ibn Nakhur
26. Ibn Tairoh
27. Ibn Ya'rubbin
28. Ibn Yasy-jub
29. Ibn Nabit
30. Ibn Isma'il
31. Ibn Ibrahim yang bergelar Kholilur Rohman
32. Ibn Tarih yaitu Azar
33. Ibn Nahuro
34. Ibn Saru'a
35. Ibn Ro'wu
36. Ibn Falakh
37. Ibn 'Aibar
38. Ibn Syalakh
39. Ibn Arfakhsyadz
40. Ibn Sam
41. Ibn Nuh
42. Ibn Lamak
43. Ibn Mutawasy-likh
44. Ibn Ukhnukh yaitu Nabi Idris sebagaimana yang disangkakan.
45. Ibn Yardi
46. Ibn Muhlayil
47. Ibn Qoinan
48. Ibn Yanisy
49. Ibn Syits
50. Ibn Adam shollallohu 'alaihi wa sallam.
Senin, 12 November 2018
Kajian Silsilah Raden Qobul/Kiai Aji Gunung Sampang
Copas kajian Group WA:
*Raden Qobul/Kiai Aji Gunung Sampang*
Alhamdulillaah dg ijin Alloh A.W.J silsilahnya K. Aji Gunung sudah selesai pagi ini, silsilahnya beliau yg K. Aji Gunung bin Khotib Pamekasan bin Sunan Cendana ternyata distorsi. Ketua NAAT menjapri K. Mahrus Jrengoan bertanya silsilahnya K. Aji Gunung dan beliau menjawab *K. Aji Gunung bin Khotib Begandan*, dan catatan K. Muzzammil Somber Anyar tertulis *K. Azhar bin Muhammad al-Azhari bin _Ahmad Khotib (makamnya di Begandan)_ bin Mujahid Arosbaya*, alhasil, yg dimaksud Khotib Pamekasan itu adalah Khotib Begandan, berarti silsilahnya K. Aji Gunung itu *R. Qobul/K. Aji Gunung bin Ahmad Khotib Begandan bin Mujahid Arosbaya*, secara zaman pas, karena Agung Rabeh yg semasa dg Ronggo Sukowati santrinya K. Aji Gunung begitu juga K. Abdul Jabbar Napo Laok.
Alhamdulillaah
Minggu, 11 November 2018
Cara Buat Sticker Foto Di WA:
Cara Buat Sticker Foto Di WA:
========
1. Upgrade WA dg Whatsapp beta. Cari lewat google crome krn di playstore sdh tidak ada. Kemudian Instal wa beta.
2. Download personal sticker Whatsapp di playstore
3. Download erase atau picsart untuk membuang background warna foto shg menjadi format PNG
4. Selamat berkreasi he..he..he... Jgn lupa buatkan sticker 8 ya..
😄
Keutamaan Peringatan Mawlid Nabi Muhammad SAW:
*Keutamaan Peringatan Mawlid Kanjeng Nabi Besar Sayyidina Wa Mawlana Muhammad SAW, Antara Lain:*
=======================
Bahwa dalam kitab: *“An-Ni’matul Kubro ‘alal ‘Alami fi Maulidi Sayyidi Waladi Adam”* halaman 5-7, buah karya Al-Imam Ibnu Hajar al-Haitami Ra (909-974 H. / 1503-1566 M.) disebutkan beberapa penjelasan sebagai berikut:
1. Sayyiidina Abu Bakar RA. berkata:
من أنفق درهما على قراءة مولد النبي صلى الله عليه وسلم كان
رفيقي في الجنة
Artinya:
“Barangsiapa membelanjakan satu dirham (uang emas) untuk mengadakan pembacaan Maulid Nabi SAW, maka ia akan menjadi temanku di surga.”
2. Berkata Sayyidina Umar RA.:
من عظم مولد النبي صلى الله عليه وسلم فقد أحيا الإسلام
Artinya:
“Barangsiapa mengagungkan Maulid Nabi SAW, maka sesungguhnya ia telah menghidupkan Islam.”
3. Berkata Sayyidina Utsman RA.:
من أنفق درهما على قراءة مولد النبي صلى الله عليه وسلم فكأنما شهد غزوة بدر وحنين
Artinya:
“Barangsiapa membelanjakan satu dirham (uang mas) untuk mengadakan pembacaan Maulid Nabi SAW, maka seakan-akan ia ikut-serta menyaksikan perang Badar dan Hunain.”
4. Sayyidina Ali RA. berkata:
من عظم مولد النبي صلى الله عليه وسلم وكان سببا لقراءته لا يخرج من الدنيا إلا بالإيمان ويدخل الجنة بغير حساب
Artinya:
“Barangsiapa mengagungkan Maulid Nabi SAW, dan ia menjadi sebab dilaksanakannya pembacaan maulid Nabi, maka tidaklah ia keluar dari dunia melainkan dengan keimanan dan akan dimasukkan ke dalam surga tanpa hisab.”
5. Imam Hasan Bashri RA. berkata:
وددت لو كان لي مثل جبل أحد ذهبا فأنفقته على قراءة مولد النبي صلى الله عليه وسلم
Artinya:
“Aku senang sekali seandainya aku memiliki emas sebesar gunung Uhud, maka aku akan membelanjakannya untuk kepentingan memperingati maulid Nabi SAW.”
6. Imam Junaedi al-Baghdadi, semoga Allah membersihkan sir (rahasia)-nya, berkata:
من حضر مولد النبي صلى الله عليه وسلم وعظم قدره فقد فاز بالإيمان
Artinya:
“Barangsiapa menghadiri peringatan Maulid Nabi SAW dan mengagungkan derajat beliau, maka sesungguhnya ia akan memperoleh kebahagian dengan penuh keimanan.”
7. Imam Ma’ruf al-Karkhi, semoga Allah membersihkan sir (rahasia)-nya:
من هيأ طعاما لأجل قراءة مولد النبي صلى الله عليه و سلم و جمع اخوانا و أوقد سراجا و لبس جديدا و تبخر و تعطر تعظيما لمولد النبي صلى الله عليه و سلم حشره الله يوم القيامة مع الفرقة الأولى من النبيين و كان فى أعلى عليين
Artinya:
“Barangsiapa menyediakan makanan untuk peringatan pembacaan Maulid Nabi SAW, mengumpulkan saudara-saudaranya, menyalakan lampu, memakai pakaian yang baru, memasang harum-haruman dan memakai wangi-wangian karena mengagungkan kelahiran Nabi SAW, niscaya Allah akan mengumpulkannya pada hari kiamat bersama golongan orang-orang yang pertama di kalangan para nabi dan dia akan ditempatkan di syurga yang paling atas (‘Illiyyin).”
8. Imam Fakhruddin ar-Razi berkata:
: ما من شخص قرأ مولد النبي صلى الله عليه وسلم على ملح أو بر أو شيئ أخر من المأكولات الا ظهرت فيه البركة و فى كل شيئ وصل اليه من ذلك المأكول فانه يضطرب و لا يستقر حتى يغفر الله لأكله وان قرئ مولد النبي صلى الله عليه وسلم على ماء فمن شرب من ذلك الماء دخل قلبه ألف نور و رحمة و خرج منه ألف غل و علة و لا يموت ذلك القلب يوم تموت القلوب . و من قرأ مولد النبي صلى الله عليه وسلم على دراهم مسكوكة فضة كانت أو ذهبا و خلط تلك الدراهم بغيرها و قعت فيها البركة و لا يفتقر صاحبها و لا تفرغ يده ببركة النبي صلى الله عليه و سلم
Artinya:
“Tidaklah seseorang yang membaca maulid Nabi saw. ke atas garam atau gandum atau makanan yang lain, melainkan akan tampak keberkatan padanya, dan setiap sesuatu yang sampai kepadanya (dimasuki) dari makanan tersebut, maka akan bergoncang dan tidak akan tetap sehingga Allah akan mengampuni orang yang memakannya.
Dan sekirannya dibacakan maulid Nabi saw. ke atas air, maka orang yang meminum seteguk dari air tersebut akan masuk ke dalam hatinya seribu cahaya dan rahmat, akan keluar daripadanya seribu sifat dengki dan penyakit dan tidak akan mati hati tersebut pada hari dimatikannya hati-hati itu.
Dan barangsiapa yang membaca maulid Nabi saw. pada suatu dirham yang ditempa dengan perak atau emas dan dicampurkan dirham tersebut dengan yang lainnya, maka akan jatuh ke atas dirham tersebut keberkahan dan pemiliknya tidak akan fakir serta tidak akan kosong tangannya dengan keberkahan Nabi saw.”
9. Imam Syafi’i, semoga Allah merahmatinya, berkata:
من جمع لمولد النبي صلى الله عليه وسلم إخوانا وهيأ طعاما وأخلى مكانا وعمل إحسانا وصار سببا لقراءته بعثه الله يوم القيامة مع الصادقين والشهداء والصالحين ويكون في جنات النعيم
Artinya:
“Barangsiapa mengumpulkan saudara-saudaranya untuk mengadakan Maulid Nabi, kemudian menyediakan makanan dan tempat serta melakukan kebaikan untuk mereka, dan dia menjadi sebab atas dibacakannya Maulid Nabi SAW, maka Allah akan membangkitkan dia bersama-sama golongan shiddiqin (orang-orang yang benar), syuhada (orang-orang yang mati syahid), dan shalihin (orang-orang yang shaleh) dan dia akan dimasukkan ke dalam surga-surga Na’im.”
10. Imam Sirri Saqathi, semoga Allah membersihkan sir (bathin)-nya:
من قصد موضعا يقرأ فيه مولد النبي صلى الله عليه وسلم فقد قصد روضة من رياض الجنة لأنه ما قصد ذلك الموضع الا لمحبة النبي صلى الله عليه و سلم . وقد قال صلى الله عليه و سلم : من أحبني كان معي فى الجنة
Artinya:
“Barangsiapa pergi ke suatu tempat yang dibacakan di dalamnya maulid Nabi saw, maka sesungguhnya ia telah pergi ke sebuah taman dari taman-taman syurga, karena tidaklah ia menuju ke tempat-tempat tersebut melainkan karena cintanya kepada Nabi saw. Sesungguhnya Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa mencintaiku, maka ia akan bersamaku di dalam syurga.”
11. Imam Jalaluddin as-Suyuthi berkata:
مامن بيت أو مسجد أو محلة قرئ فيه مولد النبي صلى الله عليه وسلم إلا حفت الملائكة ذلك البيت أو المسجد أو المحلة وصلت الملائكة على أهل ذلك المكان وعمهم الله تعالى بالرحمة والرضوان.
وأما المطوفون بالنور يعنى جبريل و ميكائيل و اسرافيل و عزرائيل عليهم الصلاة و السلام فانهم يصلون على من كان سببا لقراءة النبي صلى الله عليه و سلم. و قال أيضا: ما من مسلم قرأ فى بيته مولد النبي صلى الله عليه و سلم الا رفع الله سبحانه و تعالى القحط والوباء والحرق والغرق والأفات والبليات والبغض والحسد وعين السوء واللصوص من أهل ذلك البيت فاذا مات هون الله عليه جواب منكر ونكير ويكون فى مقعد صدق عند مليك مقتدر. فمن أراد تعظيم مولد النبي صلى الله عليه وسلم يكفيه هذا القدر. ومن لم يكن عنده تعظيم مولد النبي صلى الله عليه وسلم لو ملأت له الدنيا فى مدحه لم يحرك قلبه فى المحبة له صلى الله عليه وسلم.
Artinya:
“Tidak ada rumah atau masjid atau tempat yg di dalamnya dibacakan maulid Nabi SAW melainkan malaikat akan mengelilingi rumah atau masjid atau tempat itu, mereka akan memintakan ampunan untuk penghuni tempat itu, dan Allah akan melimpahkan rahmat dan keridhaan-Nya kepada mereka.”
Adapun para malaikat yang dikelilingi dengan cahaya adalah malaikat Jibril, Mika’il, Israfil, dan Izra’il as. Karena, sesungguhnya mereka memintakan ampunan kepada Allah swt untuk mereka yang menjadi sebab dibacakannya pembacaan maulid Nabi saw. Dan, dia berkata pula: Tidak ada seorang muslimpun yang dibacakan di dalam rumahnya pembacaan maulid Nabi saw melainkan Allah swt menghilangkan kelaparan, wabah penyakit, kebakaran, tenggelam, bencana, malapetaka, kebencian, hasud, keburukan makhluk, dan pencuri dari penghuni rumah itu. Dan, apabila ia meninggal, maka Allah akan memudahkan jawabannya dari pertanyaan malaikat Munkar dan Nakir dan dia akan berada di tempat duduknya yang benar di sisi penguasa yang berkuasa. Dan, barangsiapa ingin mengagungkan maulid Nabi saw, maka Allah akan mencukupkan derajat ini kepadanya. Dan, barangsiapa di sisinya tidak ada pengagungan terhadap maulid Nabi saw, seandainya penuh baginya dunia di dalam memuji kepadanya, maka Allah tidak akan menggerakkan hatinya di dalam kecintaannya terhadap Baginda Nabi Muhammad Shollallohu Alaihi Wa sallam.”
Wallohu A'lam.
Langganan:
Postingan (Atom)



















