ABDUL HAMID MUDJIB HAMID BERSHOLAWAT

Minggu, 27 Mei 2018

Kisah indah Nabi Muhammad saw dan Siti Khadijah ra.

*Kisah indah Nabi Muhammad saw dan Siti Khadijah ra.*

Cinta sejati dan kesetiaan mencintai diukur setelah perkawinan, bahkan lebih terbukti setelah kepergian yang dicintai. Kendati Nabi Muhammad saw. Sangat mencintai Aisyah ra., namun cinta beliau kepada Siti Khadijah ra. pada hakekatnya melebihi cintanya beliau kepada Aisyah ra., bahkan cinta itu melebihi semua cinta yang dikenal umat manusia terhadap lawan jenisnya. Sementara hikayat tentang cinta, seperti Romeo dan Juliet, Lailah dan Majnun, tidak teruji melalui kehidupan bersama mereka sebagai suami istri. Karena itu, sekali lagi dikatakan bahwa cinta Rasulullah saw. Kepada Khadijah ra. Adalah puncak cinta yang diperankan oleh seorang laki-laki kepada perempuan dan sebaliknya.
Sangat besar rasa cinta Rasulullah kepada Khadijah, sampai-sampai Aisyah mengatakan dalam Shahih Bukhari dan Shahih Muslim, “Tidak pernah aku merasa cemburu kepada seorang pun dari istri-istri Rasulullah seperti kecemburuanku terhadap Khadijah. Padahal aku tidak pernah melihatnya. Tetapi Rasulullah seringkali menyebut-nyebutnya. Jika ia memotong seekor kambing, ia potong-potong dagingnya, dan mengirimkannya kepada sahabat-sahabat Khadijah.
Maka aku pun berkata kepadanya, “Sepertinya tidak ada wanita lain di dunia ini selain Khadijah…!”
Maka berkatalah Rasulullah, “Ya, begitulah ia, dan darinyalah aku mendapatkan anak.”
Dalam suatu riwayat dikisahkan, suatu saat Aisyah merasa cemburu, lalu berkata, “Bukankah ia (Khadijah) hanya seorang wanita tua dan Allah telah memberi gantinya untukmu yang lebih baik darinya? (maksud Aisyah yang menggatikan Khadijah adalah dirinya). Maka Belaiu pun marah sampai berguncang rambut depannya. Lalu Beliau bersabda, “Demi Allah! Ia tidak memberikan ganti untukku yang lebih baik darinya. Khadijah telah beriman kepadaku ketika orang-orang masih kufur, ia membenarkanku ketika orang-orang mendustakanku, ia memberikan hartanya kepadaku ketika manusia lain tidak mau memberiku, dan Allah memberikan kepadu anak darinya dan tidak memberiku anak dari yang lain.”
Maka aku berkata dalam hati,” Demi Allah, aku tidak akan lagi menyebut Khadijah dengan sesuatu yang buruk selama-lamanya.”
Ketika Aisyah ingin menampakkan kelebihannya atas Khadijah, ia berkata kepada Fatimah ra., putri Nabi dari Khadijah ra.: “Aku gadis ketika dinikahi ayahmu sedang ibumu adalah janda ketika dinikahi ayahmu.” Rasul saw. Yang mendengar ucapan ini dari putrinya yang mengeluh bersabda: “Sampaikanlah kepadanya ‘Ibuku (maksudnya Khadijah ra) lebih hebat dari engkau, beliau menikahi ayahku yang jejaka, sedang engkau menikahinya saat beliau duda.”
Disamping itu Rasulullah tidak memadu Khadijah dengan wanita lain, sedang semua istri selainnya dimadu.
Teman-teman Khadiijah pun masih diingat oleh Rasul dan berpesan kepada putri-putri beliau agar terus menjalin hubungan kasih dengan mengirimkan hadiah-walau sederhana- kepada mereka.
Ketika Fath Makkah, yakni hari keberhasilan rasul saw memasuki kota Mekkah bersama kaum Muslim, beliau berkunjung ke lokasi rumah Khadijah ra., karena rumah itu sendiri telah tiada. Beliau juga-pada hari itu menyendiri, di tengah kesibukan bersama pasukan kaum Muslim, dengan seorang wanita tua sambil bercakap-cakap dengan wajah berseri-seri. Aisyah ra yang melihat hal tersebut bertanya:”Siapa orang itu dan apa yang dibicarakannya?” Ternyata wanita tua itu sobat karib Khadijah ra dan pembicaraan Nabi saw dengannya berkisar pada kenangan manis masa lalu.
Gerak langkah suara dan ketukan pintu yang biasa dilakukan Khadijah ra pun terus segar dalam benak dan pikiran beliau. Suatu ketika beliau mendengar ketukan dan suara serupa. Beliau berkomentar:”Ini cara ketukan Khadijah. Saya duga yang datang adalah Hala ( saudara perempuan Khadijah ra.) dan ternyata dugaan beliau benar.

Demikianlah keagungan cinta Rasulullah swa. kepada Khadijah ra. Yang akan tetap terukir indah sepajang zaman.

💖💐💖💐💖Al-Fatihah💐💖💐

ABI MUSA CEMBURU_

__NABI MUSA CEMBURU__
Oleh Ustazah Syarifah Aira AlHabsyi 🌹

🌸 Ketika Nabi Musa a.s. membaca catatan di Lauh Mahfudz, Nabi Musa berkata,
Nabi Musa: "Ya Rabb, siapakah ummat Muhammad yang aku temukan dicatatan ini?"
Allah SWT: "Merekalah ummat Muhammad. Mereka ridha dengan rizki sedikit yang Aku berikan kepadanya dan aku ridha dengan amal mereka yang kecil. Aku masukkan setiap dari mereka dengan bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah."
Nabi Musa a.s: "Ya Rabb, aku menemukan di sini satu ummat yang kelak dibangkitkan dihari kiamat dengan wajah bersinar seperti bulan purnama, jadikanlah mereka adalah ummatku."
Allah SWT: "Mereka adalah ummat Muhammad.Aku bangkitkan mereka dalam keadaan bercahaya dari bekas wudhu dan sujud mereka."
Nabi Musa: "Ya Rabb, aku temukan disini satu ummat yg mereka shalat lima kali dalam sehari semalam, kemudian dibuka bagi mereka pintu-pintu langit, diturunkan bagi mereka rahmat, maka jadikanlah mereka adalah ummatku."
Allah SWT: "Mereka adalah ummat Muhammad."
Nabi Musa a.s: "Ya Rabb, aku temukan dicatatan ini​ satu ummat yang berpuasa untukMu dibulan Ramadhan, maka Engkau ampuni dosa-dosa mereka yang terdahulu, jadikan mereka adalah ummatku, Ya Rabb."
Allah SWT: "Mereka adalah ummat Muhammad."
Nabi Musa a.s: "Ya Rabb, aku dapati dalam catatan ini satu ummat yang mereka adalah sebaik-baik ummat. Mereka memerintahkan pada kebaikan dan mencegah dari kemungkaran. Maka jadikan mereka adalah ummatku, Ya Allah."
Allah SWT: "Mereka adalah ummat Muhammad."
Nabi Musa a.s: "Ya Rabb, sesungguhnya aku dapati dalam catatan ini ada satu ummat yang kelak akan dibangkitkan dihari kiamat dalam tiga golongan, sepertiga dari mereka masuk surga tanpa hisab, sepertiga dari mereka dihisab dengan hisab yang mudah, sepertiga dari mereka dihisab dan kemudian masuk surga. Maka jadikanlah mereka ummatku, Ya Rabb."
Allah SWT: "Mereka adalah ummat Muhammad."
Nabi Musa as: "Ya Rabb sungguh Engkau telah membentangkan kebaikan-kebaikan ini untuk ummat Muhammad. Maka jadikanlah aku sebagai ummatnya, Ya Allah."
Nabi Musa a.s yang telah mendapat kedudukan NABIpun menginginkan nikmat seperti yg kita dapatkan. Dijadikan sebagai ummat Rasulullah SAW..
آللّهُمَ صَلّ وَسَلّمْ عَلَى سَيّدنَآ مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيّدنَآ مُحَمَّدٍ
أَللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَيْهِ.

MasyaAllah betapa beruntungnya kita menjadi ummat Rosulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.. maka berbahagialah wahai ummat Rosulullah, gunakanlah kesempatan yg baik ini untuk mendapatkan Cintanya.. Agar kelak kita diakui sebagai ummat nya, agar kelak kita dapat termasuk ummat yg mengikuti barisan pecintanya dan mendapat syafa'atnya.. Aamiin.

Jumat, 25 Mei 2018

KEAGUNGAN DAN KEUTAMAAN BULAN RAMADLON

📎 KEAGUNGAN DAN KEUTAMAAN BULAN RAMADLON

- إعانة الطالبين شرح فتح المعين صـ ٤٢٥/٢

فائدة روي عن سلمان الفارسي - رضي الله عنه - قال: خطبنا رسول الله ﷺ في آخر يوم من شعبان، فقال:
أيها الناس: قد أظلكم شهر عظيم شهر مبارك فيه ليلة القدر، خير من ألف شهر جعل الله تعالى صيامه فريضة، وقيام ليله تطوعا، من تقرب فيه بخصلة من الخير كان كمن أدى فريضة فيما سواه، ومن أدى فريضة كان كمن أدى سبعين فريضة فيما سواه، وهو شهر الصبر، والصبر ثوابه الجنة. وهو شهر المواساة، وهو شهر يزاد فيه رزق المؤمن، من فطر فيه صائما كان له عتق رقبة ومغفرة لذنوبه.
قلنا يا رسول الله ليس كلنا يجد ما يفطر به الصائم. قال: يعطي الله هذا الثواب من يفطر صائما على مذقة لبن، أو شربة ماء، أو تمرة. ومن أشبع صائما كان له مغفرة لذنوبه، وسقاه ربه من حوضي شربة لا يظمأ بعدها أبدا، وكان له مثل أجره من غير أن ينقص من أجره شئ. وهو شهر أوله رحمة، وأوسطه مغفرة، وآخره عتق من النار. ومن خفف عن مملوكه فيه أعتقه الله من النار.
فاستكثروا فيه من أربع خصال، خصلتين ترضون بهما ربكم، وخصلتين لا غنى لكم عنهما - أما الخصلتان اللتان ترضون بهما ربكم: فشهادة أن لا إله إلا الله، وتستغفرونه.
وأما الخصلتان اللتان لا غنى لكم عنهما: تسألون ربكم الجنة، تتعوذون به من النار.


(FAEDAH) Diriwayatkan dari sahabat Sulaiman Al-Farisi r.a :
Rasulullah ﷺ berkhutbah di hari terakhir bulan sya'ban, beliau berkata :
"Wahai manusia, bulan yang agung telah mendatangi kalian. Di dalamnya terdapat satu malam yang lebih baik dari 1. 000 bulan. Allah ﷻ menjadikan puasa pada siang harinya sebagai sebuah kewajiban, dan menghidupkan malamnya sebagai ibadah sunnah.
Barangsiapa pada bulan itu mendekatkan diri kepada Allah ﷻ dengan satu kebaikan,  maka dia seolah-olah mengerjakan satu ibadah wajib pada bulan yang lain.
Barangsiapa mengerjakan satu perbuatan wajib (pada bulan ini), maka ia seolah-olah mengerjakan 70 kebaikan di bulan yang lain.
Ramadhan adalah bulan kesabaran, sedangkan kesabaran itu balasannya adalah surga. Ramadhan juga bulan tolong-menolong.  Di dalamnya rezki seorang mukmin ditambah. Barangsiapa pada bulan Ramadhan memberikan hidangan berbuka kepada seorang yang berpuasa, maka baginya pahala memerdekakan budah dan dosa-dosanya akan diampuni,”
Kemudian para sahabat berkata, “Wahai Rasulullah ﷺ, tidak semua dari kita memiliki makanan untuk diberikan kepada orang yang berpuasa.” Rasulullah ﷺ berkata, “Allah ﷻ memberikan pahala tersebut kepada orang yang memberikan hidangan berbuka berupa sl satu teguk air atau sedikit susu, atau sebutir kirma.
Barangsiapa yang memberikan hidangan berbuka pada orang yang berpuasa, maka dosa-dosanya akan di ampuni, dan (kelak di hari kiamat) Allah ﷻ akan memberikannya minum dari telagaku, yang mana dia tidak akan pernah merasa haus setelahnya selamanya.
Ramadhan adalah bulan yang permulaannya rahmat, pertengahannya maghfirah (ampunan) dan akhirnya pembebasan dari api neraka.”
Maka perbanyak kalian di bulan ramadhan dari 4 perkara : 2 perkara yang akan membuat tuhanmu ridha kepadamu, dan 2 perkara yang kamu tidak bisa lepas kamu darinya. Adapun 2 perkara pertama yang akan membuat tuhanmu ridha kepadamu adalah (memperbanyak) kalimat syahadah "لا إله إلا الله" dan memohon ampun pada-Nya. Adapun 2 perkara terakhir yang kamu tidak bisa lepas kamu darinya adalah hendaknya kalian memperbanyak meminta surga, dan di lindungi dari api neraka".

Refrensi : I'anah At-Thalibin syarh Fathul Mu'in, juz 2 - hlm 425


Tujuh (7) Mawaidh (Petuah) Syaikhona Kyai Makhrus Ali Lirboyo

Tujuh (7) Mawaidh (Petuah) Syaikhona Kyai Makhrus Ali Lirboyo
_________________________
.
1-Orang ingin sukses itu kuncinya menghormati istri

2- Kalau ingin hidup mulia hormati orangtua, khususnya ibu.

3- Ingat kalau kamu jadi pemimpin, tolong hindari 2 masalah. Pertama, jangan sampai mata duitan. Kedua, jangan tergoda perempuan. Kalau bisa bertahan dari dua hal ini insyaallah selamat.

4-Nabi Sulaiman itu sukses dalam 90 th dan Nabi Nuh sukses dalam waktu 900 th. Tetapi di dalam Al Quran yg disebut ulul 'azmi adalah Nabi Nuh. Ini menunjukkan perjuangan dilihat dari kesulitan, bukan dari jumlah murid.

5- Orang yang mempunyai ilmu sambil di riyadlohi dengan yang tidak di riyadlohi itu hasilnya beda. Riyadloh yang paling utama adalah istiqamah

6- Saya dulu waktu di pondok tidak pernah membayangkan akan jadi kyai, tidak pernah membayangkan akan menjadi orang kaya. Akhirnya menjadi orang mulia seperti ini saya takut. Jangan-jangan bagian saya ini saja, diakhirat tidak dapat bagian apa-apa

7- Ngajarlah ngaji !!! Kalau nanti kamu tidak bisa makan, kethoken kupingku.

Fa amruna Sami'naa Wa atho'na Yaaa Kyai .
Ya Allah mugi keparing saget Ngestoake Dawuh Mbah Kyai ,Tumuju dumateng Karidhoan Pangersa Tuan ...Amiiin

#Nahdlatululama

Kamis, 24 Mei 2018

istri dan anak Sunan Kudus dari data naskah Nagarakretabumi






















Data istri dan anak Sunan Kudus dari data naskah Nagarakretabumi:
================
Dari istri Dewi Rukhil Sunan Kudus memperoleh anak laki-laki seorang ialah Raden Amir Hasan.

Sunan Kudus menikah dengan puteri Pangeran Pecat tandha Terung.

(31) dalam perkawinan mereka berputeralah laki-laki dan wanita 8 orang diantaranya ialah masing-masing :
1. pertama Nyi Ageng Pembayun
2. kedua Panembahan Palembang
3. ketiga Panembahan Mekaosonggokusumo
4. keempat Panembahan Kodi
5. kelima Panembahan Karimun
6. keenam Panembahan Joko
7. ketujuh Ratu Pakojo
8. kedelapan Prodobinabar menikah dengan Pangeran Poncowati yang menjadi senopatinya Sunan Kudus.

Sumber: Tubagus Nur Fadlil Banten


NB: *Imam Burhanudin alias Panembahan Qodli alias Panembahan Kalijaga.*
=============

Keterangan Tambahan:

Panembahan Qodli/ Panembahan Kalijaga berputra Pangeran/ Kyai Mandaraga, yg berputra Kyai Kabu-Kabu, yg berputri Nyai Kabu-Kabu (Istri Sunan Cendana Kuwanyar), yg berputri Nyai Nur yg dinikahi oleh Bhuju' Abdulloh Nepa.

Sunan Cendana Bin Raden Khotib Bandardayo Bin Pangeran Musa Sunan Pakuwan Bin Raden Qosim Kanjeng Sunan Derajat Bin Kanjeng Sunan Ampel Raden Ali Ahmad Rohmatulloh.

Raden Khotib Bandardayo (Ayah Sunan Cendana) menikah dg Nyai Gede Kedaton Binti Raden Muhammad Ali/ Sunan Kulon Ratu Ing Mataram/ Raden Prabu Tangkisari Bin Muhammad Ainul Yaqin Kanjeng  Sunan Giri.

Kanjeng Sunan Kudus Ja'far Shodiq (Ayah Panembahan Qodli/ Kalijaga) menikah 2 istri yaitu: 1. dg Dewi Ruhil Putri Kanjeng Sunan Bonang Makhdum Ibrohim Bin Kanjeng Sunan Ampel Raden Ali Ahmad Rohmatulloh, yg akhirnya dg dewi ruhil tsbt mempunyai putra Amir Hasan, lalu dg istri ke-2 yaitu: puteri Pangeran Pecat tandha Terung mempunyai putra yang keempat bernama: Panembahan Qodli/ Kalijaga.

Kanjeng Sunan Kudus Ja'far Shodiq (Ayah Panembahan Qodli/ Kalijaga) Bin Kanjeng Sunan Ngudung Bin Ali Murtadlo Rojo Pandito (Kakak kandung Kanjeng Sunan Ampel Raden Ali Ahmad Rohmatulloh).

Raden Muhammad Ali/ Sunan Kulon Ratu Ing Mataram/ Raden Prabu Tangkisari (Putra Muhammad Ainul Yaqin Kanjeng  Sunan Giri) menikah dg Dewi Murtasiyah Binti Kanjeng Sunan Ampel Raden Ali Ahmad Rohmatulloh.

Al-Fatihah....

=============
Seputar Materi Diskusi di WA dan Komparasi  antar data sebagai tambahan Wawasan:


[24/6 16.48] Hannan ihsan mdra: Sunan kudus adlh putra raja pandita risbaya....

Di google
R pandita punya anak usman haji punya anak sunan kudus punya anak amir hasan.
Disana disebut sunan kudus lahir di palestina
Disana disebut sunan kudus beristri dewi rahil binti sunan bonang...

Di kami disebut...sunan kudus menikah dg sepupunya yaitu siti syarifah binti sunan ampel
Di google amir hasan bersaudara dg dewi sujinah...sedang di kami sepupu

Di kami dewi sujinah anak dari usman haji....saudara haji usman ( sunan kudus

[24/6 16.50] Gus Muh Mdra: Insya Allah yg lebih valid yg tertera di manuskrip, sebab kadang sejarah yg di buku atau di google syarat dgn pemalsuan dan crita mitos.

[24/6 16.51] Hannan ihsan mdra: Di kami...betul..sunan kudus berputra amir hasan.
Dikami disebut bahwa raja pandita ing risbaya adlh kakak sunan ampel.

[24/6 17.00] Hannan ihsan mdra: Alhasil versi kami
Sunan kudus lahir di madura....dan ponaan sunan ampel skligus mantu dan diberi tempat di kudus....

[24/6 17.46] RB Papank mdra: Makam amir hasan ada disumenep.

[24/6 18.06] Ilzam AlQudsy Sarkub: sunan kudus menikah 2 kali.. yg amir hasan itu anaknya s kudus dgn dewi ruhil, sedangkan anaonya s kudus dgn dewi terung, berputr panembahan pakaos, kadhi (kalijaga) dll.

[24/6 18.55] Ro'izul Fata Azmat Khan: Betul...
Syyid Fadhil ali al-murtadho(raja pandita) saudara sunan ampel.

[24/6 19.27] Hannan ihsan mdra: Bukan dg dewi ruhil...tp dg syarifah
[24/6 19.28] Hannan ihsan mdra: Amir hasan...menggantikan sunan kudus ....di kudus
[24/6 19.28] Hannan ihsan mdra: Maaf beda pendapat ketua suku
[24/6 19.32] Hannan ihsan mdra: Adik sunan kudus yaitu usman haji menempati telageh biruh (bangkalan) punya anak dewi sujinah dan amir.....lupa 😀

[24/6 19.36] ABDUL HAMID MUDJIB HAMID: Data istri dan anak Sunan Kudus dari data naskah Nagarakretabumi:
================
Dari istri Dewi Rukhil Sunan Kudus memperoleh anak laki-laki seorang ialah Raden Amir Hasan.

Sunan Kudus menikah dengan puteri Pangeran Pecat tandha Terung.

(31) dalam perkawinan mereka berputeralah laki-laki dan wanita 8 orang diantaranya ialah masing-masing :
1. pertama Nyi Ageng Pembayun
2. kedua Panembahan Palembang
3. ketiga Panembahan Mekaosonggokusumo
4. keempat Panembahan Kodi
5. kelima Panembahan Karimun
6. keenam Panembahan Joko
7. ketujuh Ratu Pakojo
8. kedelapan Prodobinabar menikah dengan Pangeran Poncowati yang menjadi senopatinya Sunan Kudus.

Sumber: Tubagus Nur Fadlil Banten.

[24/6 19.54] Saiba Albangkalany: Tlaga biru = Tanjung Bumi alias Tebbhiruh.

[24/6 21.37] Tb Nur Fadlil: Kalau dalam data tua cirebon.. usman haji adalah alias dari sunan ngudung.. ayah sunan kudus.. sedangkan kakak sunan ampel yakni ali murtadho adalah kakeknya sunan kudus.. jadi dalam data tua cirebon.. sunan kudus bukan keponakan sunan ampel.. tapi cucu ponakan.. dan menikahi cucu perempuan sunan ampel yakni putri sunan bonang bin sunan ampel.. data tahun 1678.

[24/6 21.38] Hannan ihsan mdra: Sunan kali jaga menikah dg dewi saro saudarinya bagus abdul qodir (sunan cirebon) bin s gunung jati
*sunan derajat menikah pula dg putri s gunung jati yaitu dewi sufiyeh
Mohon koreksi.

[24/6 21.39] Tb Nur Fadlil: Dewi Rukhil (binti Sunan Bonang bin Sunan ampel) menikah dengan jafar shadiq sunan kudus bin usman haji sunan ngudung bin ali murtadho / raden santri / ratu pandita ing gresik / sunan lembayung (kakak sunan ampel ...

[24/6 21.40] Hannan ihsan mdra: Trimksih bnyk masukannya tubagus.....
Saya pelajari lagi....
Mengingat naskah panjenengan jauh lebih tua.

[24/6 21.40] Tb Nur Fadlil: Yang bernama abdul qodir .. bukan syarif hidayatullah sunan gunung jati.. tapi anak syeikh siti jenar yang pindah dari pasai ke cirebon.

[24/6 21.41] Hannan ihsan mdra: Nach ini yg beda...raja pandita di catatan kami bukan di gresik tapi di sebut " ing risbaya".

[24/6 21.41] Umar khozin mdra: Komparasi data yang cukup alot. Semoga ketemu titik terang nya. Amin.

[24/6 21.42] Hannan ihsan mdra: Di sini disebut "sunan cirebon ing gunung jati".

[24/6 21.43] Tb Nur Fadlil: Nggk masalah.. ttg lokasi.. krn bliau memang krn beliau "muter keliling" berdakwah nya.. pindah2.. tapi terakhir diriwayatkan wafat dan dimakamkan di gresik.. wallahu alam bishowab.

[24/6 21.43] Hannan ihsan mdra: Disini disebut bagus abdul qodir adalah ponakan sunan giri krn antara giri dan gunung jati saudara seayah se ibu.

[24/6 21.44] Hannan ihsan mdra: Sama2 anak syech maulana ishak.

[24/6 21.44] Umar khozin mdra: Gresik dan arosbaya dulu punya hubungan sangat dekat lewat laut. Sampai sekarang pun demikian. Bisa jadi dalam perjalanannya beliau pindah dari Gresik ke Bangkalan.

[24/6 21.44] Hannan ihsan mdra: Maulana ishak sebelum punya anak s giri...
Di pasai sudah punya 2 anak.

[24/6 21.45] Tb Nur Fadlil: Na'am.. itu distorsi.. dalam data tome pires.. memang ada beberapa tokoh yang pindah ke cirebon.. yakni lebe musa, pate qodir (abdul qodir bin siti jenar) dan pate tagaril (fatahillah) ... itu semua bukan syarif hidayatullah sunan gunung jati.. dulu (penafsiran di akhir tahun 1800an dan awal tahun 1900an).. antara fatahillah dan abdul qodir dikira salah 1 nya adalah alias syarif hidayatullah sunan gunung jati.. setelah kroscek data tahun 1600an tidak demikian.
[24/6 21.47] Tb Nur Fadlil: Selain data cirebon... kyai agus sunyoto dalam atlas walisongo juga menggunakan data tua lain dari daerah Jawa.. yang secara silsilah sunan kudus.. sinkron dengan data yg ana sebut.. 🙏
[24/6 21.59] Tb Nur Fadlil: Dalam data cirebon juga diseput.. putri sunan ampel menikah dengan sunan ngudung usman haji... jadi ibunda Sunan Kudus adalah putri Sunan Ampel... jadi sunan kudus adalah cucu garis ibu ke sunan ampel, cucu ponakan sunan ampel.. krn kakeknya kakak dari sunan ampel dan sunan kudus juga sekaligus cucu mantu sunan ampel.. krn cucu perempuan sunan ampel , putri sunan bonang nikah dengan sunan ampel yang masih misannya... 🙏
[24/6 22.16] Tb Nur Fadlil: Nah kalo untuk nama yang mirip nama tsb... ada nama nyi dewi sahro sebagai istri sunan kalijaga.. dalam data cirebon.. tercatatnya sebagai putri maulana Ishaq.. alias adik Sunan Giri.. jadi yang ana temukan ada 3 istri sunan kalijaga ..

Dari data cirebon :
1. Putri sunan ampel (nama tidak disebut dan keturunan tidak tercatat.. hanya mencatat ada putri sunan ampel yg dinikahi s. Kalijaga)

2. Nyi dewi sahro Putri maulana ishaq; memiliki anak :
1. Sunan muria + dewi sujinah *adik sunan kudus*
2. Dewi rokayah
3. Dewi Sopiyah 

Dari data jawa ada tambahan :

1. Zainab binti syeikh siti jenar .. berputri nyai ratu mandoko / mandola ibu jaka tingkir

Tambahan informasi bagi ana ttg adalagi yang putri dari abdul qodir..  mungkin bisa diterangkan adakah keterangan nama anak dari pernikahan tersebut ?
[24/6 22.24] Tb Nur Fadlil: Nama ibunda sunan kudus adalah Nyi Ageng
Maloka alias Nyi Ageng Tendes binti Sunan Ampel... (istri usman haji / sunan ngudung bin ali murtadho / raden santrin/ raja pandita)
[24/6 22.27] Tb Nur Fadlil: Jadi setiap keturunan sunan kudus.. otomatis ada tautan silsilah turunan sunan ampel juga... meskipun bukan sebagai nasab : sunan kudus bin sn. Ampel sbgmn distorsi dalam suatu kitab nasab di kalangan habaib ba'alawy gelombang 2..

[25/6 07.02] Hannan ihsan mdra: Hampir mulai ada titik terang nama.

[25/6 07.05] Hannan ihsan mdra: Nach ada mirip lagi.....
Klo di catatan kami....ada nama mirip jauh dikit 😀....
Nyi ageng tanda...
Berputra pangeran sughro
[25/6 07.08] Hannan ihsan mdra: Amir hasan mnurut kami dari sekilas baca...adlh sunan qudus II
karena disebutkan "putra kang ganteni ing qudus
[25/6 07.10] Hannan ihsan mdra: Saya tuliskan versi kami....kpn2 klo jadi insyaalloh kita bagikan
[25/6 07.15] Hannan ihsan mdra: Di catatan kami
 *Sunan* *bonang*
Menikah dg dewi irah putri jakandar berputri dewi rahil
[25/6 07.17] Hannan ihsan mdra: Wilayah s bonang adlh
1. Lasem
2. Tuban
Dalem = gunung bonang
Oleh karena menempati gunung bonang disematkan nama gunung bonang.nama asli adl R ibrohim
[25/6 07.20] Hannan ihsan mdra: Sunan *kali* *jaga*
Perihal nama
Dinamakan s kalijaga,karena rumahnya di pedukuhan kalijaga
Wilayah s kalijaga
1. Dermayu
2. Manukan
Tempat bertapa
Pulau upih ujung pangkah.

[25/6 16.59] Tb Nur Fadlil: Sepakat .. karena dalam catatan data tua.. memang amir hasan sempat menggantikan sunan kudus yang ja'far shodiq.. kemudian digantikan oleh adik beda ibu.. panembahan kudus / panembahan kali / panembahan qodhi / Kodi


Selasa, 22 Mei 2018

MENGENAL ULAMA' PEREMPUAN DAN WALIYULLOH PEREMPUAN

*MENGENAL ULAMA' PEREMPUAN DAN WALIYULLOH PEREMPUAN*

Dalam kitab Tobaqotul kubro syaekh Abdul Wahhab as Sya'roni terdapat nama-nama ulama' perempuan yang juga waliyulloh:

1. Mu'adzah al adawiyah

2. Robi'ah al adawiyah

3. Majidah al qurosiyah

4. Sayyidah 'Aisyah binti ja'far as shodiq

5. Istrinya Robah al qisyi

6. Fatimah an naisaburiyah

7. Robi'ah binti ismail

8. Ummu harun

9. Umroh istrinya hubaib

10. Amatul jalil

11. 'Ubaidah binti abi kilab

12. Chufairoh al abidah

13. Sya'wanah

14. Aminah ar romliyah

15. Manfusah binti zaid bin abil fawariz

16. Sayyidah Nafisah putrinya al hasan.

Berikut sedikit Biografinya masing-masing :

1. Mu'adzah al 'adawiyah -semoga Allah meridhoi dan merahmatinya-dulu, ketika masuk waktu siang beliau berkata " ini adalah siangku dimana aku meninggal " maka beliau tidak tidur hingga sore hari.ketika masuk waktu malam beliau berkata : " ini adalah malamku dimana aku meningal " maka beliau tidak tidur hingga waktu subuh.ketika sangat mengantuk mk beliau berdiri kemudian berjalan keliling dlm rumah sambil berkata : " wahai diri, tidur berada di depanmu ." kemudian terus menerus berkeliling dlm rumah sampai subuh karena khawatir meninggal dalam keadaan lupa da tertidur.beliau sehari semalam sholat sebanyak 600 rokaat, tidak pernah mengangkat pandangan ke langit selama 40 tahun dan ketika suaminya telah meninggal beliau tidak pernah mengenakan bantal sebagai alas hingga beliau meninggal.beliau bertemu dengan muadz -semoga Allah meridhoinya- dan aisyah - semoga Allah meridhoinya- dan beliau juga meriwayatkan hadis dari aisyah.

2. Robi'ah al adawiyah - semoga Allah ta'ala meridhoinya-beliau adalah seorang wanita yang banyak menangis dan bersedih, ketika mendengar tentang neraka maka beliau pingsan bebrapa waktu.beliau penrnah berkata : " istigfar kita membutuhkan istigfar yang lain "beliau biasanya menolak apa yang diberikan oleh orang2 dan berkata : " aku tidak punya kebutuhan dengan dunia "setelah mencapai umur 80 tahun beliau sangat kurus hampir-hampir jatuh ketika berjalan.kain kafan beliau selalu diletakkan dihadapannya.tempat sujud beliau bagaikan tempat genangan air, yaitu dari air matanya.beliau pernah mendengan sufyan as sauri berkata : " aduh..sedihnya "beliau berkata : " aduh..yang sedikit sedihnya, jika engkau banyak sedihnya maka tiada penghidupan disana."manaqib beliau sangatlah banyak dan terkena; - semoga Allah ta'ala meridhoinya-

3. Majidah al qurosiyah - semoga Allah ta'ala meridhoinya-beliau pernah berkata : " tiada gerakan yang terdengar dan tiada telapak kaki yang diletakan kecuali aku menyangka bahwa aku meninggal dalam bekasnya."beliau berkata : " wahai orang yang berpaling dari memahami, betapa kurangnya penguhuni rumah, mereka di izinkan untuk berpindah tapi mereka malah bingung, mereka berlari pelan-pelan seolah-olah yang dimaksud adalah selain mereka dan izin bukan untuk mereka, padalah tiadalah yang di maksud selain mereka ."beliau berkata : " orang-orang yang taat tidak akan mendapatkan apa yang mereka dapakan yaitu menempati syurga serta ridhonya Allah yang bersifat kasih sayang kecuali dengan payahnya tubuh "

4. Sayyidah 'Aisyah binti ja'far as shodiq - semoga Allah merahmatinya-beliau di makamkan di babu qurofah mesir.beliau pernah berkata : " demi keluhuran dan ke agungan -Mu jika Engkau masukkan aku kedalam neraka maka aku akan benar-benar mengambil peng-Esa-anku kepadaMu dengan kedua tanganku dan aku berkeliling dengan membawa peng-Esa-an tersebut terhadap ahli neraka dan aku berkata kepada mereka : ' aku telah mengEsakan-Nya kemudian Dia menyiksaku "Beliau meninggal tahun 145 H. semoga Allah meridhoinya-

5. Istrinya Robach al qissy, beliau biasa ibadah malam hari seluruhnya, ketika lewat seperempat malam beliau berkata kepada suaminya : " bangunlah wahai robach untuk melakukan sholat "robach tidak bangun dan beliaupun sholat malam.kemudian beliau mendatanginya lagi dan berkata : " bangunlah wahai robach "robach tidak bangun dan beliau pun sholat malam di seperempat malam yang lain,kemudian beliau mendatanginya lagi dan berkata : " bangunlah wahai robach "robach tidak terbangun kemudian beliaupun sholat malam di seperempat malam yang lain hingga sempurna semalam.kemudian beliau mendatanginya lagi dan berkata : " wahai robach, gelap gulitanya malamtelah lewat dan engkau masih tertidur, betapa celakanya diriku, siapakah yang menipuku sebab dirimu wahai robach, tiadalah dirimu kecuali orang yang sewenang2 dan durhaka."beliau pernah mengambil jerami dari tanah dan beliau berkata : " demi Allah, dunia itu lebih ringan bagiku daripada jerami ini "beliau ketika telah menjalankan sholat isya' maka beliau mengenakan wawangian dan pakaiannya yang bagus kemudian dia berkata kepada suaminya : " apakah engkau ada kebutuhan ?"jika suaminya menjawab " tidak " maka dia melepas pakaian hiasannya dan sholat sampai fajar - semoga Allah meridhoinya.

6. Fatimah an Naisaburiyah - semoga Allah ta'ala meridhoinya-dzun nun al misri pernah berkata : " fatimah adalah guruku "beliau pernah berkata : " barang siapa yang tidak muroqobah kepada Allah di setiap keadaanya maka sesungguhnya dia sedang turun dari setiap medan dan berbicara dengan setiap lesan, dan barang siapa yang muroqobah kepada Allah ta'ala di setiap keadaanya maka Allah menjaganya kecuali dari as sidqu, dan Allah menetapkan rasa malu dan keikhlasan kepadanya."beliau berkata : " barang siapa beramal karena Allah, berdasarkan musyahadahnya Allah thdnya maka dia adalah orang yang ikhlas."abu yazid pernah berkata tentang beliau : " aku tidak pernah melihat seorang perempuan yang seperti fatimah, tiada ku ceritakan suatu maqom dari beberapa maqom kecuali cerita tersebut telah menjadi nyata baginya."beliau meninggal di jalan ketika umroh di makkah tahun 223 H.

7. Robi'ah binti ismail - semoga Allah meridhoinya-dulu beliau biasa beribadah mulai dari awalnya malam hingga akhir malam.beliau pernah berkata : " ketika seorang hamba beramal dengan ketaatan kepada Allah ta'ala maka Allah yang maha perkasa memperlihatkan kepadanya keburukan amalan-amalannya, kemudian hamba tersebut tersibukkan dengan amalan tersebut bukan sibuk dengan makhluk-Nya."beliau dulu puasa tahunan dan berkata : " orang sepertiku tiadalah berbuka di dunia."beliau berkata kepada suaminya : " aku tidak mencintaimu sebagaimana cinta kepada para suami, hanya saja aku mencintaimu sebagaimana cinta kepada saudara."beliau berkata : " tidaklah aku mendengar adzan sama sekali kecuali aku ingat akan panggilan hari kiamat, dan tiadalah aku melihat salju yang turun sama sekali kecuali aku ingat akan terbangya lembaran2, dan tiadalah aku melihat panas kecuali aku ingat akan kumpul di hari kiamat."beliau betkata : " aku sering melihat jin datang dan pergi,aku juga sering melihat bidadari2 yang menutupiku dengan lengan2 bajunya."manaqib beliau sangatlah banyak - semoga Allah meridhoinya-

8. Ummu Harun -semoga Allah meridhoinya-beliau termasuk orang-orang yang takut dan ahli ibadah dan hanya memakan roti saja.beliau pernah berkata : " tiadalah aku merasa senang kecuali dengan masuknya waktu malam , maka ketika siang telah keluar sedihlah aku."beliau biasa beribadah malam seluruhnya , dan ketika waktu sahur tiba beliau berkata : " ruh telah masuk dalam hatiku."suatu kali beliau pernah keluar, kemudian mendengar seseorang berkata : " tangkaplah dia " kemudian beliau pingsan.beliau tidak pernah meminyaki rambutnya selama 20 tahun dan ketika penutup kepalanya terbuka maka rambutnya di temukan seindah2 rambutnya perempuan.ketka ada seekor macan yang menghadangnya di hutan maka beliau berkata : " jika diriku ini adalah rizkimu maka makanlah "kemudian macan tersebut kembali dan menjauh dari beliau .semoga Allah meridhoinya.

9. Umroh istrinya Chubaib - semoga Allah meridhoinya-beliau dulu beribadah malam selurhnya, ketika datang waktu sahur beliau berkata kepada suaminya : " bangunlah wahai lelaki, malam telah pergi dan siang telah datang, bintang di langit telah habis dan rombongan2 sholihin telah berjalan sedngkan engkau tertinggal tidak menyusul mereka."pernah beliau mengeluh sekali mengenai sakit matanya, kemudian di tanyakan kepada beliau : " bagaimana keadaan sakit matamu ?"beliau menjawab : " sakitnya hatiku lebih berat "semoga Allah meridhoinya.

10. Amatul Jalil - semoga Allah meridhoinya -beliau adalah termasuk seorang ahli ibadah yang zuhud, para hli ibadah suatu kali pernah berbeda pendapat mengenai pengertian kewaliyan, kemudian mereka berkata : " mari kita ketempatnya amatul jalil."kemudian mereka berkata kepada beliau " " apa menurut pendapatmu mengenai pengertian dari kewaliyan ?"beliau berkata : " waktu-waktunya seorang wali adalah waktu-waktunya sibuk jauh dari dunia, waktu yang tidak kosong darinya sesuatu selain Allah azza wajalla."kemudian beliau berkata kepada salah seorang dari mereka : " barang siapa yang mengatakan kepadamu bahwa seorang waliyulloh itu mempunyai satu kesibukan selain Allah ta'ala maka dustakanlah dia."semoga Allah meridhoinya.

11. 'Ubaidah binti abi kilab - semoga Allah ta'ala meridhoinya-dulu beliau biasa bolak balik ke malik bin dinar, beliau pernah mendengar seseorang berkata : " seorang yang bertaqwa tidak akan mencapai hakikatnya taqwa hingga tiada sesuatupun yang lebih di cintainya kecuali datang kepada Allah azza wajalla."kemudian beliau jatuh pingsan.beliau pernah berkata : " aku tidak peduli dalam keadaan apa di pagi hari atau di sore hari."dulu orang2 lebih mendahulukan beliau daripada robi'ah.semoga Allah meridhoi keduanya.

12. Chufairoh al abidah - semoga Allah meridhoinya-suatu kali para ahli ibadah mengunjungi beliau, kemudian beliau berkata : "apa yang kalian lakukan ?"mereka berkata : " kami meminta doa darimu "beliau berkata : " jikalau orang2 yang bersalah itu bisu maka orang yang sudah tua kalian tidak akan bicara sebab bisu, tetapi doa adalah sunnah."kemudian beliau berdoa : " semoga Allah menjadikan tempat menetap kalian adalah syurga, menjadikan ingat kematian dariku dan dari kalian terhadap keadaan dan menjaga keimanan kita hingga mati, dan Dia adalah dzat yang maha kasih sayang.

13. Sya' wanah - semoga Allah ta'ala meridhoinya-dulu beliau tidak pernah putus dari menangis, ditanyakan kepada beliau mengenai hal itu, maka beliau menjawab : " demi Allah, sungguh aku suka untuk menangis hingga habis air mataku kemudian aku menangis darah hingga tidak tersisa darah dalam jasadku."beliau berkata : " barang siapa yang tidak mampu untuk menangis maka sayangilah orang-orang yang menangis, karena sesungguhnya orang yang menangis hanya menangis karena pengetahuannya tentang dirinya sendiri , apa yang dipetik darinya dan apa yang datang kepadanya."beliau penah menangis dan berkata : " wahai Tuhanku, sesungguhnya Engkau mengetahui bahwa orang yang dahaga dari kecintaan kepadaMu tidaklah puas selamanya."orang yang penah melayani beliau berkata : " mulai dari jatuhnya pandangan mataku thd sa'wanah aku tidak pernah condong kepada dunia sama sekali sebab berkahnya sa'wanah, dan aku tk penah menganggap kecil seorangpun dari mslimin dalam pandangan kedua mataku."dulu fudhail bin iyadh biasa bolak balik kepada beliau dan meminta doanya.

14. Aminah ar Romliyah - semoga Allah meridhoinya-dulu bisyr bin haris -smoga Allah meridhoinya- pernah mengunjungi beliau .suatu kali bisyr jatuh sakit kemudian aminah mengunjunginya dari ramlah, ketika beliau berada disamping bisyr tiba masuk imam ahmad bin hambal -semoga Allah meridhoinya- mengunjungi bisyr juga.imam ahmad melihat aminah dan berkata kepada bisyr : " siapakan dia ?"bisyr berkata kepada imam ahmad : " beliau adalah aminah ar romliyah, sakitku telah sampai kepadanya kemudian beliau datang menjengukku."imam ahmad berkata : " mintalah kepada beliau agar mendoakan kita."bisyr berkata kepada aminah : " berdoalah kepada Allah untuk kami ."kemudian aminah berdoa : " Yaa Alah, sesungguhnya bisyr bin haris dan ahmad bin hambal meminta selamat kepadaMu dari neraka maka semoa Engkau menyelamatkan keduanya ya Arhamar rohimiin "imam ahmad berkata : "ketika telah masuk waktu malam dilemparkan kepadaku seuah sobekan kertas dari langit yang bertuliskan ' bismillahirrochmaanirrochiim, kami telah melakukan hal itu dan fari kamilah tambahannya."semoga Allah meridhoi mereka.

15. Manfusah putri Zaid bin abil fawaris.dulu ketika putra beliau meninggal, beliau letakkan kepala putranya di pangkuan dan berkata: " demi Allah, pendahuluanmu di depanku lebih baik bagiku daripada pengakhiranmu setelahku, dan kesabaranku thdmu itu lebih utama daripada kesdihaku kepadamu, tetapi perpisahan denganmu adalah kerugian dan sesungguhnya aku mempunyai pengaharapan, semoga Allah membalasmu kebaikan."kemudian beliau bersyair dengan syairnya amr bin ma'di yakrib -semoga Allah meridhoinya-" dan sesunggunya kami adalah kaum yang tidak menetes air matanya # terhadap orang yang meninggal dari kami walaupun punggung kami pecah "

16. Sayidah Nafisah putri al husain bin zaid bin al husain bin ali bin abi tholib -semoga Allah meridhoi mereka-beliau dilahirkan di makkah tahun 145 H, tumbuh dalam ibadah dan menikah dengan ishaq yang dipercaya, mempunyai dua anak yaitu qosim dan ummu kalsum.beliau tinggal di mesir 7 tahun dan meninggal tahun 280 H.suami beliau keluar dari mesir dengan kedua anaknya.beliau dimakamkan di baqi', ibnu mulaqqin.ketika imam syafi'i memasuki daerah mesir ,beliau sering bolak balik mengunjungi sayyidah nafisah dan imam syafi'i sholat taraweh bersama beliau di masjidnya sayyidah nafisah -semoga Allah meridhoi keduanya-.

*Wallohu a'lam bish-showab*
Al-Fatihah...

100 Juz Rahmat / Kasih Sayang Alloh

100 Juz Rahmat / Kasih Sayang Alloh SWT:
========
جعل الله الرحمة مائة جزء، فأمسك عنده  تسعة وتسعين، وأنزل فى الأرض جزاء واحد. فمن ذلك تتراحم الخلائق حتى ترفع الذابة حافرها عن ولدها خشية أن يصيب الضرر، وأخر تسعة وتسعين يرحم الله تعالى بها عباده يوم القيامة  (رواه المسلم عن أبي هريرة ر.ض)
Alloh menjadikan Rahmat/kasih sayangnya 100 juz, 99 juz Alloh Letakkan disisinya, dan 1 juz Alloh turunkan ke dunia, dan dengan 1 juz kasih sayang Alloh itu maka makhluk saling berkasih sayang sehingga hewan melata mengangkat kakinya karna takut akan mencederai anak nya, dan 99 juz Kasih sayang yg Alloh Tangguhkan akan Alloh berikan pada Hambanya di hari qiyamat. (HR.Muslim dr Abu Huroiroh r.a)


Udeng Mbah Nawawi Banten*

*Udeng Mbah Nawawi Banten*

Suatu ketika Mbah Nawawi Banten berjalan menuju Masjid di negeri Mesir, dipertengahan jalan beliau diledeki anak-anak kecil dengan perkataan: Ini orang cina, bukan, ini orang philipine. Selepas sampai Masjid beliau menggaruk-nggaruk kepalanya sebelah kanan, hingga udeng-udengnya bergeser kesebelah kiri, dengan kejadian tersebutlah kota itu pula menjadi miring seakan-akan seperti ada gempa yang mengakibatkan orang-orang yang jualan dipasar, barang dagangannya jadi hancur semua. Ulama-ulama setempat yang mengetahui peristiwa tersebut akhirnya menemui Mbah Nawawi, dan bertanya: Kaukah yang hatimu tersakiti hanya karena diledeki anak-anak kecil? Dan dijawab oleh Mbah Nawawi: Aku berjalan menuju Masjid ini perasaan saya tidak ada yang meledeki saya, lalu ditimpali lagi dengan yang bertanya tadi: Sudahlah jangan berpura-pura, itu buktinya udeng-udengmu bergeser kekiri, dan dijawab lagi oleh mbah Nawawi: Ini tadi aku garuk-garuk kepala kerna memang gatel.

Waspadalah !!!.... terhadap para wali, biarpun hatinya tidak merasa sakit karena banyak yang menyakiti, tetapi bisa jadi yang maha terkasih (Allah) yang tersakiti.

Diambil dari ngaji bareng Simbah Eyang Kakung

7 Romadlon, Haul ke-73 Hadhrotus Syaikh Hasyim Asy’ari

7 Romadlon, Haul ke-73 Hadhrotus Syaikh Hasyim Asy’ari

السّلام عليكم والرّحمۃ والبركۃ

Kepada seluruh umat muslimin-muslimat wa bilkhusus warga Nahdliyin…..

Malam ini (7 Romadlon 1349 H) adalah malam haul ke-73 Hadlorotus Syaikh KH. HASYIM ASY’ARI (Pendiri NU)

Wafat: 7 Ramadlon 1366 H.

Maka Pada Malam ini: 7 Ramadlon 1439 H (Genap ke-73 Haul Beliau)

Oleh karenanya, mari dengan keikhlasan kita luangkan bersama-sama kirim hadiah minimal Surat Al-Fatihah kepada Beliau…..

Lahu Al-Faaatihah..

والسّلام عليكم والرحمۃ والبركۃ

____

ALMAGHFUR LAHU: HADLROTUS SYAIKH KH.HASYIM ASY’ARY

Kisah Wafatnya Mbah Hasyim Asy’ari (Pendiri NU & Pejuang Kemerdekaan RI)

Hadhratus Syaikh KH. M. Hasyim Asy’ari terlahir pada Selasa Kliwon 24 Dzul Qa’dah 1287 H (14 Februari 1871 M) di Pesantren Gedang Tambakrejo Jombang, Jawa Timur. Beliau merupakan putra ketiga dari 11 bersaudara dari pasangan Kyai Asy’ari dan Nyai Halimah.

Dalam buku ‘Profil Pesantren Tebuireng’ dan NU-Online, tertulis bahwa tanggal 3 Ramadhan 1366 H (21 Juli 1947 M) jam 9 malam Hadhratus Syaikh KH. M. Hasyim Asy’ari selesai mengimami shalat Tarawih. Sebagaimana biasanya beliau duduk di kursi untuk memberikan pengajian kepada ibu-ibu muslimat. Tak lama kemudian datanglah tamu utusan Jenderal Soedirman dan Bung Tomo. Mbah Hasyim menemui utusan tersebut dengan didampingi Kyai Ghufron yang juga pimpinan Laskar Sabilillah Surabaya.

Sang tamu menyampaikan surat dari Jendral Sudirman yang berisi 3 pesan pokok. Kepada utusan kepercayaan dua tokoh penting tersebut Kyai Hasyim meminta waktu semalam untuk berpikir dan selanjutnya memberikan jawaban. Isi pesan tersebut adalah:

1) Di wilayah Jawa Timur, Belanda melakukan serangan militer besar-besaran untuk merebut kota-kota di wilayah Karesidenan Malang, Besuki, Surabaya, Madura, Bojonegoro dan Madiun.

2) Hadhratus Syaikh dimohon berkenan untuk mengungsi ke Sarangan, Magetan, agar tidak tertangkap oleh Belanda. Sebab, jika tertangkap, beliau akan dipaksa membuat statemen mendukung Belanda. Jika hal itu terjadi, maka moral para pejuang akan runtuh.

3) Jajaran TNI di sekitar Jombang diperintahkan untuk membantu pengungsian Kyai Hasyim.

Keesokan harinya Mbah Hasyim memberikan jawaban bahwa beliau tidak berkenan menerima tawaran yang disampaikan. Empat hari kemudian, tepatnya pada tanggal 7 Ramadhan 1366 M, sekitar pukul 21.00 WIB datang lagi utusan Jendral Soedirman dan Bung Tomo. Kedatangan utusan tersebut dengan membawa surat untuk disampaikan kepada Hadhratus Syaikh Kyai Hasyim. Secara khusus Bung Tomo memohon kepada Kyai Hasyim mengeluarkan komando ‘jihad fi sabilillah’ bagi umat Islam Indonesia. Karena saat itu Belanda telah menguasai wilayah Karesidenan Malang dan banyak anggota Laskar Hizbullah dan Sabilillah yang menjadi korban. Hadhratus Syaikh kembali meminta waktu semalam untuk memberi jawaban.

Tidak lama berselang, Mbah Hasyim mendapat laporan dari Kyai Ghufron selaku pimpinan Sabilillah Surabaya bersama dua orang utusan Bung Tomo, bahwa Kota Singosari Malang yang juga merupakan basis pertahanan Hizbullah dan Sabilillah telah jatuh ke tangan Belanda. Kondisi para pejuang semakin tersudut, dan korban rakyat sipil kian meningkat. Mendengar laporan itu Mbah Hasyim berujar: “Masya Allah, masya Allah…” sambil memegang kepalanya, tapi hal ini ditafsirkan oleh Kyai Ghufron bahwa beliau sedang mengantuk.

Akhirnya para tamu pun pamit keluar, tetapi Mbah Hasyim tetap diam tidak menjawab. Sehingga Kyai Ghufron mendekat ke Mbah Hasyim, dan meminta kedua tamu tersebut meninggalkan tempat. Tak lama kemudian Kyai Ghufron baru menyadari bahwa Mbah Hasyim tidak sadarkan diri. Sehingga dengan tergopoh-gopoh ia memanggil keluarga dan membujurkan tubuh Mbah Hasyim.

Kala itu putra-putri Mbah Hasyim sedang tidak berada di Tebuireng. Tapi tidak lama kemudian mereka mulai berdatangan setelah mendengar sang ayahanda tidak sadarkan diri. Semisal Kyai Yusuf Hasyim yang waktu itu sedang berada di markas tentara pejuang, kemudian dapat hadir dan mendatangkan seorang dokter, yakni dr. Angka Nitisastro.

Setelah diperiksa, barulah diketahui bahwa Mbah Hasyim mengalami pendarahan otak (asemblonding) yang sangat serius. Walaupun dokter telah berusaha mengurangi penyakitnya, namun Tuhan berkehendak lain. Hadhratus Syaikh KH. M. Hasyim Asy’ari akhirnya wafat pada waktu sahur (pukul 03.00 dini hari) tanggal 07 Ramadhan 1366 H (25 Juli 1947).

Atas jasa-jasa beliau selama perang kemerdekaan melawan Belanda (1945-1947), terutama yang berkaitan dengan 3 fatwanya yang sangat penting, yakni:

1. Perang melawan Belanda adalah jihad yang wajib dilaksanakan oleh semua umat Islam Indonesia.

2. Kaum Muslimin diharamkan melakukan perjalanan haji dengan kapal Belanda.

3. Kaum Muslimin diharamkan memakai dasi dan atribut-atribut lain yang menjadi ciri khas penjajah Belanda.

Maka Presiden Soekarno lewat Keputusan Presiden (Kepres) No. 249/1964 menetapkan bahwa KH. Muhammad Hasyim Asy’ari sebagai pahlawan nasional.

Sedikit berbeda dengan kutipan di atas, Kyai Sanusi Lebaksiu Tegal yang merupakan santri Mbah Hasyim Asy’ari menuturkan bahwa menjelang wafat sang gurunya itu dirinya sedang turut mengaji. Seperti tidak terjadi apa-apa, sebagaimana laiknya orang yang sehat, Mbah Hasyim mengajar sebuah kitab di hadapan para santrinya. Hal tersebut merupakan rutinitas Mbah Hasyim setiap ba’da Shubuh.

Sebagai salah satu saksi mata, Kyai Sanusi menyaksikan tatkala Mbah Hasyim sedang membacakan kitab tiba-tiba terdiam menundukkan kepalanya. Para santri mengira beliau hanya sedang mengantuk. Tapi setelah salah seorang santrinya mendekat (mungkin Kyai Ghufron, sebagaimana kutipan di atas) dan memastikan keadaan Mbah Hasyim, ternyata nyawa gurunya itu telah tiada.

Sontak saja para santri yang saat itu sedang mengaji geger bercampur duka yang mendalam. Guru yang sangat dicintainya itu telah kembali ke haribaan Ilahi Rabbi. Inna lillahi wainna ilaihi raji’un, kabar kewafatan Pendiri NU dan Ponpes. Tebuireng itu pun dengan cepat tersiar ke berbagai penjuru tanah air.

Rasa bela sungkawa yang amat dalam datang dari hampir seluruh lapisan masyarakat, terutama dari para pejabat sipil maupun militer, kawan seperjuangan, para ulama, warga NU dan terlebih para santri Tebuireng. Umat Islam telah kehilangan pemimpin besarnya yang kini terbaring di pusara beliau di tengah Pondok Pesantren Tebuireng Jombang.

Pada saat mengantar kepergiannya, sahabat sekaligus saudara beliau, KH. A. Wahab Hasbullah, sempat mengemukakan kata sambutan. Inti dari sambutan Mbah Wahab adalah menjelaskan tentang prinsip hidup Hadhratus Syaikh KH. M. Hasyim Asy’ari, di antaranya: “Berjuang terus dengan tiada mengenal surut, dan kalau perlu zonder istirahat.”

Lahu ALFAATIHAH…