ABDUL HAMID MUDJIB HAMID BERSHOLAWAT

Selasa, 22 Mei 2012

Perjalanan

Perjalanan. 1. Perjalanan adalah sebagian dari siksaan. (HR. Bukhari) 2. Apabila kamu tiga orang dalam perjalanan hendaklah menunjuk seorang menjadi pemimpin rombongan dan yang berhak menjadi pimpinan adalah orang yang paling pandai dalam bacaan Al Qur’an. (HR. Muslim) 3. Rasulullah Saw apabila melepas orang yang akan pergi dalam suatu perjalanan beliau menyalaminya dan tidak mendahului melepaskan tangan beliau sampai orang itu melepaskan tangannya seraya beliau berpesan: “Aku titipkan kepada Allah agamamu, amanatmu dan amalan-amalanmu yang terakhir”. (HR. Tirmidzi dan An-Nasaa’i) 4. Seorang hamba yang hendak melakukan perjalanan (bepergian) meninggalkan suatu peninggalan bagi keluarganya lebih afdol dari shalat dua rakaat lalu berkata: “Ya Allah, aku menitipkan diriku, keluargaku, harta-bendaku, agamaku, duniaku, akhiratku, tanggung-jawabku, dan amalan-amalan menjelang akhir hayatku.” (HR. Ath-Thahawi) 5. Apabila kamu hendak melakukan perjalanan atau bepergian ke suatu tempat hendaklah berkata kepada keluargamu: “Aku titipkan kamu kepada Allah yang tidak akan mengecewakan titipan-titipanNya”. (HR. Tirmidzi) 6. Rasulullah Saw apabila mengantar orang-orang mukmin yang akan bepergian beliau bersabda: “Semoga Allah membekali kamu dengan takwa, mengarahkan kamu kepada segala kebaikan, melaksanakan bagimu segala kebutuhan dan keperluanmu, menyelamatkan agama dan duniamu, mengembalikan kamu pulang dengan selamat dan memperoleh keberuntungan”. (HR. Ibnu Babawih) 7. Aman bagi umatku dari bahaya tenggelam apabila pada saat menaiki kapal mereka mengucapkan: “Dengan nama Allah di waktu berlayar dan berlabuhnya. Sesungguhnya Robbku Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Mereka tidak mengagungkan Allah dengan pengagungan yang semestinya padahal bumi seluruhnya dalam genggamanNya pada hari kiamat dan langit digulung dengan tangan kananNya. Maha Suci dan Maha Tinggi Dia dari apa yang mereka persekutukan. (HR. Abu Ya’la dan Ad-Dainuri) 8. “Ya Allah, Engkaulah teman kami dalam perjalanan dan yang kami serahi urusan keluarga kami. Ya Allah, aku berlindung kepadamu dari kekurangan (biaya perjalanan dan kawan) dan kesusahan sepulang ke rumah. Ya Allah, dekatkan jarak bumi dan ringankan perjalanan kami.” (HR. Ath-Thabrani) 9. Rasulullah Saw bila dalam perjalanan memasuki malam hari berkata: “Hai bumi, Robbku dan Robbmu Allah. Aku berlindung kepada Allah dari gangguanmu dan gangguan yang ada, yang hidup di mukamu. Aku berlindung kepada Allah dari gangguan singa, srigala, ular, kalajengking dan dari penghuni negeri serta dari bapak dan anaknya”. (HR. Abu Dawud) 10. Barangsiapa memasuki rumah (atau penginapan) dan mengucapkan: “Aku berlindung dengan segala firman-firman Allah yang lengkap sempurna dari gangguan (kejahatan) semua makhluk-Nya”, maka dia tidak akan mengalami gangguan apapun sampai dia meninggalkan rumah tersebut. (HR. Abu Ya’la)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar