ABDUL HAMID MUDJIB HAMID BERSHOLAWAT

Kamis, 31 Agustus 2017

Berkat Sholawat Nabi SAW, Ahli Kubur Tidak Disiksa/ Di'adzab

Ahli Kubur Tidak Disiksa Berkat Sholawat Nabi SAW. (Basahi Lisanmu Dengan Sholawat Nabi SAW)

Dikisahkan seorang perempuan datang kepada Imam Hasan Al Basri r.a untuk meminta tolong. "Sesungguhnya aku memiliki seorang anak gadis yg telah meninggal. Aku begitu ingin melihatnya dalam mimpi. Tolong ajarkan padaku bagaimana caranya..." Maka Imam Hasan Al Basri pun mengajarkannya hingga ia dapat berjumpa dengan anaknya lewat mimpi.

Namun perempuan tersebut sangat terkejut. Ia menjumpai putrinya dalam keadaan diadzab, lehernya terbelenggu, dan kakinya diikat!!! Dengan hati yang sedih ia pun menceritakan mimpinya kepada Imam Hasan Al Basri. Dan beliaupun turut sedih mendengarnya.

Selang beberapa waktu, Imam Hasan Al Basri tiba-tiba bermimpi gadis tersebut. Namun dalam keadaan nikmat dan bahagia di surga Allah dengan mengenakan mahkota yang indah. Si gadis pun berkata, "Wahai Imam Hasan Al Basri, tidakkah engkau mengenaliku? Aku adalah anak dari perempuan yang datang kepadamu."

Imam Hasan Al Basri pun terkejut dan bertanya, "Apa yg membuatmu menjadi seperti ini?" Gadis itu menjawab, "Ada seorang laki-laki melewati pekuburan kami. Lalu ia bersholawat kepada Nabi SAW sekali. Ketika itu di pekuburan kami ada 550 orang yang sedang diadzab. Lalu terdengarlah seruan : Angkat siksa mereka dengan berkat shalawat laki-laki ini!!!"

Berkat sholawat itulah para ahli kubur itu pun mendapatkan ampunan Allah.

Demikian besar keutamaan bersholawat sebanyak 1 kali. Maka bagaimana jika kita bersholawat 10 kali? Atau bahkan 100 kali?! Dan bagaimana jika ia senantiasa membasahi lisannya dengan bersholawat? Tidakkah ia akan meraih syafaat Rasulullah kelak di hari kiamat?

Semoga Allah SWT memberi taufik kepada kita untuk membasahi lisan kita dengan berdzikir dan bersholawat kepada Baginda Muhammad SAW. Hingga kelak kita dikumpulkan bersama beliau di firdausil a'laa... Aamiin...

Shollu 'alan nabiy....

Mukasyafatul quluub - Imam Ghazali r.a

Tidak ada komentar:

Posting Komentar