ABDUL HAMID MUDJIB HAMID BERSHOLAWAT

Selasa, 18 Juli 2017

Silsilah Emas Nasab KH.Abdul Rachman Wahid (GUS DUR)

Silsilah Emas Nasab Gus Dur:
1.Nabi Muhammad SAW
2. Fatimah Az-Zahra
3. Al-Husain putera Ali bin Abu Tholib dan Fatimah Az-Zahra binti Muhammad
• Al-Imam Sayyidina Hussain
4. Sayyidina ‘Ali Zainal ‘Abidin bin
5. Sayyidina Muhammad Al Baqir bin
6. Sayyidina Ja’far As-Sodiq bin
7. Sayyid Al-Imam Ali Uradhi bin
8. Sayyid Muhammad An-Naqib bin
9. Sayyid ‘Isa Naqib Ar-Rumi bin
10.:Ahmad al-Muhajir bin
11. Sayyid Al-Imam ‘Ubaidillah bin
12. Sayyid Alawi Awwal bin
13. Sayyid Muhammad Sohibus Saumi’ah bin
14. Sayyid Alawi Ats-Tsani bin
15. Sayyid Ali Kholi’ Qosim bin
16. Muhammad Sohib Mirbath (Hadhramaut)
17. Sayyid Alawi Ammil Faqih (Hadhramaut) bin
18. Sayyid Amir ‘Abdul Malik Al-Muhajir (Nasrabad, India) bin
19. Sayyid Abdullah Al-’Azhomatu Khan bin
20. Sayyid Ahmad Shah Jalal @ Ahmad Jalaludin Al-Khan bin
21. Sayyid Syaikh Jumadil Qubro @ Jamaluddin Akbar Al-Khan bin
22. Sayyid Maulana Malik Ibrahim Asmoroqandi / Syech Syamsu Tamres bin
23. Adipati Andayaningrat / Kyai Ageng Penging Sepuh bergelar Syarif Muhammad Kebungsuan II bin
24. Kyai Ageng Kebo Kenogo bin
25. Sultan Hadiwijaya / Jaka Tingkir / Sayyid Abdurrahman Azmatkhan bin
26. Pangeran Benowo / Sultan Prabu Wijoyo I / Sayyid Abdul Halim bi n
27. Pangeran Mas Putra Adipati Pajang / Sayyid Abdurrahman / MBAH SAMBU bin
28. Panembahan Raden / Sultan Prabu Wijoyo II / Pangeran Benowo II + Raden Ayu Panembahan Raden Kajoran
29. Sayyid Ahmad / Pangeran Sumo Hadiwijoyo alias Mbah Mutamakkin bin
30. Sayyidina Abdul Wahid bin
31. Sayyidina Abu Sarwan bin
32. Sayyidina KH. As’ari bin
33. Sayyidina KH. Hasyim As’ari bin
34. Sayyidina KH. Abdul Wahid Hasyim bin
35. KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur)


Sumber : Ranjisarkub.

Meluruskan Silsilah Nasab KH Abdurrahman Wahid versi Ranji Silsilah Kuno Pangeran Kajoran 1677 dan versi Beberapa Kitab Kuno Pendukungnya http://ranji.sarkub.com/meluruskan-silsilah-nasab-kh-abdurrahman-wahid-versi-ranji-silsilah-kuno-pangeran-kajoran-1677-dan-versi-beberapa-kitab-kuno-pendukungnya/

Sabtu, 15 Juli 2017

Jika...dan Jika...., TAPI KEBAHAGIAAN ITU UNTUK ORANG YANG BERSYUKUR

_RENUNGAN AKHIR PEKAN_

*Penyejuk hati*

~JIKA DAN JIKA~
_______________

💵 Jika *kekayaan* bisa membuat orang bahagia, tentunya Adolf Merckle, orang terkaya dari jerman, tidak akan menabrakkan badannya ke kereta api.

🎙 Jika *ketenaran* bisa membuat orang bahagia, tentunya Michael Jackson, penyanyi terkenal di USA, tidak akan meminum obat tidur hingga overdosis.

👤 Jika *kekuasaan* bisa membuat orang bahagia, tentunya G. Vargas, presiden Brazil, tidak akan menembak jantungnya.

💁 Jika *kecantikan* bisa membuat orang bahagia, tentunya Marilyn Monroe, artis cantik dari usa, tidak akan meminum alkohol dan obat depresi hingga overdosis.

💊 Jika *kesehatan* bisa membuat orang bahagia, tentunya Thierry Costa, dokter terkenal dari Perancis, tidak akan bunuh diri, akibat sebuah acara di televisi.

👍 Ternyata, *bahagia atau tidaknya hidup seseorang itu,*  bukan ditentukan oleh: Seberapa kayanya, tenarnya, cantiknya, kuasanya, sehatnya atau se-sukses apapun hidupnya.

💟 Tapi yang bisa membuat seseorang itu bahagia adalah *sikap hati orang itu sendiri...*
mau-kah Ia mensyukuri semua yang sudah dimilikinya dalam segala hal.

💰 "Kalau kebahagiaan *bisa dibeli*, pasti orang-orang kaya akan membeli kebahagiaan itu dan kita akan sulit mendapatkan kebahagiaan karena sudah di-borong oleh mereka."

🌏 "Kalau kebahagiaan itu *ada di suatu tempat*, pasti belahan lain di bumi ini akan kosong ...karena semua orang akan ke sana berkumpul  di mana kebahagiaan itu berada."

❤ Untungnya *kebahagiaan itu berada di dalam hati setiap manusia*
Jadi ...kita tidak perlu membeli atau pergi mencari susah payah kebahagiaan itu.

⚠ Yang kita perlukan adalah *HATI yang BERSIH dan IKHLAS* serta *PIKIRAN* yang *JERNIH*, maka kita bisa merasakan *BAHAGIA* itu kapan pun, di manapun dan dengan kondisi apapun."

🙏 *KEBAHAGiAAN* itu milik *"Orang-orang yang pandai BERSYUKUR".*

Jumat, 14 Juli 2017

Alloh Al-Wajibul Wujud (Kajian Al-Hikam)

📚 *Kajian Syarah Al-hikam karya Syekh Ahmad bin Attho'illah as-sakandariy r.a.*
🕯 *Bersama Sholikhul Azhad bin Mahfudz al-qondaliy*

📚📖✍...
*( YANG MENGHIJABMU DARI ALLAH ADALAH PERSANGKAANMU SENDIRI )*
ما حجبك عن الله وجود موجود معه ولكن حجبك عنه توهم موجود معه.
_*"Tiada suatu wujud/benda yang bisa menghijabmu dari Allah yang wujud disampingNya,tetapi yang menghijabmu adalah persangkaanmu atas adanya sesuatu disamping Allah"*_
🔅Segala sesuatu selain dari Allah itu pada hakikatnya tidak maujud/tidak ada,sebab yg wajib ada hanya Allah,sedangkan yg lainnya terserah pada belas kasih Allah,untuk diadakan atau ditiadakan.
🔅Adanya makhluq didunia ini bagaikan bayangan pohon didalam air,maka ia tidak akan menghalangi jalannya kapal/perahu,maka hakikat yg sebenarnya tidak ada suatu benda apapun yg maujud disamping Allah untuk menghijabmu dari Allah,hanya engkau sendiri yg mengira bayangan itu sebagai sesuatu yg maujud.
🔅Suatu contoh: ada seorang yg bermalam di suatu tempat,tiba-tiba pada malam hari ketika ia akan buang air,terdengar suara angin yg menderu masuk kesuatu lubang kayu sehingga sama persis dengan suara harimau,maka iapun tidak berani keluar,tetapi pada pagiharinya ia tdk melihat bekas-bekas harimau,maka atas kejadian tsb ia tahu bahwa suara tsb hanya tekanan angin yg masuk kelubang kayu,maka iapun tiada tertahan karena harimau,hanya karena pikiran adanya harimau.
 والله اعلم بالصواب

#majlisnu.
#ngajihikamonline.

Kamis, 13 Juli 2017

Alloh Pilihkan Yang Terbaik Untuk hamba-Nya

*DIBALIK KEBINGUNGAN*

*Nabi NUH* belum tahu Banjir akan datang ketika ia membuat Kapal dan ditertawai Kaumnya.

*Nabi IBRAHIM* belum tahu akan tersedia seekor qibas/domba ketika pisau nyaris saja menybelih urat leher buah hatinya Nabi Ismail kecil.

*Nabi MUSA* jg belum tahu laut bakal terbelah oleh tongkatnya saat diperintah memukulkannya ketika hampir saja dekat diburu Firaun.

Apa hikmah dari kisah para Nabi tsb yg bisa menjadi pelajaran bagi kita?!
Mereka ahli tawakkal yg hanya tahu harus patuh pada perintah ALLOH tanpa berhenti berharap yg terbaik.

Karenanya dibalik KEBINGUNGAN kita pun,  bisa jadi ALLOH telah menyiapkan surprise / kejutannya!

SERINGKALI Alloh berkehendak di-detik2 terakhir dalam pengharapan dan ketaatan hamba2NYA. Karenanya jangan pernah berkecil hati saat mengalami apapun yg membuat bingung, mana belum ada jawaban atas doa yg dipanjatkan?!

Ingat bhw Alloh SWT  mencintai para hambaNya dgn caraNya. Sesungguhnya Dia Maha Segala2nya dan memilihkan yg terbaik utk hambaNya menurut pilihanNya, bukan menurut pilihan hambaNya...!!

Maka kerjakan sajalah apa yg menjadi bagian dari tugas, kewajibanmu sbg hambaNya, dan tawakkal/berserah diri dgn sabar,  biarlah Alloh  yg memenuhi  dan menilihkan yg terbaik sbg bagian ma'unah/pertolonganNYA atas apa yg dikerjakanmu lillahi ta'ala SWT.

 تفاءل عندما تصعب عليك الأمور ، فإن الله تعالى أقسم مرتين فإنّ مع العُسر يُسرا ، إنّ مع العسر يسرا .

Optimislah saat segala urusan terasa sulit bagimu, karena Alloh telah bersumpah dua kali "sesungguhnya sebuah kesulitan bersama kemudahan, sesungguhnya sebuah kesulitan bersama kemudahan"


Moga manfaat.......

Titip Salam Rosululloh SAW Via Syaikhona KH.M.Kholil Al-Bangkalany Kepada KH.Khozin Buduran Sidoarjo

KISAH TITIP SALAMNYA KANJENG NABI MUHAMMAD SAW KEPADA KYAI KHOZIN BUDURAN-SIDOARJO

Salah seorang waliyulloh yang terkenal keramat, Syaikhona Muhammad Kholil Bangkalan-Madura, suatu kali menunaikan ibadah haji. Beberapa saat ketika beliau singgah di Madinah hendak berziaroh kemakam Rosululloh di Ar-Roudhoh, beliau berjumpa dengan Nabi SAW. Ketika itu beliau terlihat mesra sekali bercengkrama dengan Nabi, hingga sebelum berpisah, Nabi mengatakan kepada Syaikhona Kholil Bangkalan bahwasannya kalau Syaikhona kembali ketanah air supaya menyampaikan salamnya Nabi kepada Khozin dari Buduran-Sidoarjo.
Begitulah, selepas kapal yang ditumpangi Kyai Kholil sandar di pelabuhan Kota Surabaya ( sekarang Tanjung Perak ), beliau tidak langsung menuju Bangkalan-Madura, akan tetapi langsung menuju Buduran-Sidoarjo mencari orang yang bernama Khozin sebagaimana yang disarankan Nabi SAW kepadanya. Begitu sampai di Buduran, beliau menanyai beberapa orang yang dijumpainya, menanyakan rumah Khozin. Setiap jawaban yang beliau peroleh berfariasi, mulai Khozin tukang cukur rambut, tukang sepatu sampai profesi yang disebutkan, dan semuanya tidak cocok dengan sosok yang beliau bayangkan. Hingga suatu saat kemudian dipagi hari beliau bertemu dengan bapak tua berpakaian kaos oblong, dengan memakai sarung yang agak dicincingnya sedang menyapu halaman sebuah rumah yang mirip sebuah pesantren dengan beberapa gothaan ( bilik-bilik bambu para santri ), Kyai Kholil lalu menghampiri bapak tersebut yang tengah sibuk dengan aktifitasnya tersebut. Setelah mengucapkan salam dan dijawab oleh bapak tersebut, beliau bertanya ;

" Pak, dimanakah rumah Khozin ?"

" Kalau nama Khozin, banyak disini ". Jawab orang tersebut.

" Tapi kalau Kyai hendak mencari Khozin yang dimaksud Rosululloh sewaktu sampean di Madinah, ya saya ini Khozin yang beliau maksud ". Lanjut bapak tersebut.

Syaikhona Kholil tersentak kaget setelah mendengar jawaban spontan tersebut. Serta merta beliau menjatuhkan koper perbekalan yang dibawanya dan mencium tangan bapak tersebut berulang kali.

Ya, itulah Kyai Khozin Khoiruddin pengasuh pondok Siwalan Panji Buduran sekaligus perintis tradisi khotaman Tafsir Jalalain, yang diera Kyai Ya'kub Hamdani terkenal sebagai pondoknya para wali. Hadrotussyaikh Kyai Hasyim Asy'ari adalah alumni ponpes ini, dimana beliau sempat diambil menantu oleh Kyai Ya'qub dengan mempersunting puterinya yang bernama Khodijah, dari perkawinan beliau lahir seorang putra bernama Abdulloh. Tapi sayang keduanya ( Nyai Khodijah dan Abdulloh putranya ) wafat di Makkah pada tahun 1930, dipondok ini gothaan kyai Hasyim ketika masih nyantri sampai sekarang diabadikan, dan diantara alumni yang lain adalah seperti Mbah Hamid Abdulloh Pasuruan, Kyai As'ad Syamsul Arifin Situbondo, Mbah Ud Pagerwojo, Mbah Jaelani Tulangan ( konon menurut penuturan cucunya kepada saya, disuatu musim kemarau waktu itu banyak para petani yang kehausan karena sumur disawah maupun rumah kering kerontang, ditengah kehausan itu tiba-tiba mereka melihat Mbah Jaelani melayang-layang diudara sambil membawa timba-timba berisi air beserta pikulannya ), ada juga wali kendil ( kakak beradik yang meninggal ketika masih menjadi santri . Si adik ahli mutholaah kitab sedangkan si kakak ahli tirakat, hingga pada suatu hari kakaknya marah melihat adiknya menanak nasi karena tidak menghormati kakaknya yang sedang berpuasa. Ditendangnya kendil buat menanak nasi itu hingga pecah berantakan. Melihat itu si adik diam sambil mengambil serpihan-serpihan kendil yang pecah berantakan itu ditempelkannya lagi potongan serpihan itu dengan ludahnya hingga kembali utuh seperti sedia kala. Hingga ketika keduanya meninggal, makam adiknya tidak mau berjejer berdampingan dengan kakaknya, setiap hari makam adiknya bergeser maju bahkan konon sampai menembus pagar batas makam, dan pada akhirnya oleh Kyai Ya'kub makam santrinya itu diperingatkan agar cukup sampai disitu saja. Hingga sampai sekarang makam keduanya yang awalnya berjejer sudah tidak lagi seperti pertama kali dimakamkan, makam adiknya lebih maju kedepan melewati batas nisan kakaknya ),dan Kyai Kholil Bangkalan sendiri termasuk alumni Siwalan Panji.

Pondok Siwalan Panji ini berdiri sekitar tahun 1787 oleh Kyai Hamdani. Menurut Gus Rokhim ( alm ) pemangku pondok Khamdaniyah yang juga generasi ke tujuh dari Mbah Khamdani, ketika tanah siwalanpanji masih berupa tanah rawa, Mbah Hamdani meminta kepada Allah agar tanah rawah ini diangkat kepermukaan untuk dijadikan sebagai kawasan syiar Islam waktu itu.

“Ketika itu Mbah Hamdani meminta pertolongan kepada Allah, tidak berselang lama, tanah yang sebelumnya rawa, tiba-tiba terangkat dan menjadi daratan,”. Tidak hanya itu, pada awal awal pengerjaan pondok, kayu bangunan pondok yang didatangkan dari cepu melalui jalur laut tiba-tiba pecah dan terserak dan berpencar. Namun karena pertolongan Allah, kayu-kayu yang semula berpencar ini, bergerak sendiri melalui sungai menuju sungai di seberang kawasan pondok.

“Ada satu kayu yang tersangkut di kawasan Kediri, dan sekarang disebut menjadi kayu cagak Panji,” cerita Gus Rokhim.

Dijuluki pondoknya para wali karena setiap tahun alumni yang keluar bbeberapa diantaranya sudah mempunyai karomah-karomah luar biasa ketika masih menjadi santri.

Konon dari beberapa riwayat yang saya kumpulkan, dipondok Panji atau Siwalan Panji inilah kitab Tafsir Jalalain pertama kalinya dibaca secara klasikal pada tahun 1789 M. Sistem penddikin ala madrosah Diniyyah juga sudah ada pada waktu itu, hanya saja formatnya tidak seperti sekarang yang tersusun sistematis dan terencana.

Semenjak itu Syaikhona Kholil selalu mewanti wanti agar santri beliau yang boyong agar tabarrukan dulu di pondok Panji yang diasuh Kyai Khozin ketika itu, sebagai bentuk ketakdzhiman Syaikhona Kholil kepada Kyai Khozin.

Mungkin inilah salah satu alasan mengapa sampai sekarang pondok Panji, terutama pondok Al Khozini banyak dipenuhi santri dari Madura, sebagai bentuk ketakdzhiman mereka pada dawuh Syaikhona Kholil Bangkalan.

Wallohu a'lamu bis showab

————————AL-FATIHAH...

Raihlah Ridlo Orang Tua Kita

Assalamu'alaikum Warohmatullohoi Wabarokatuh.

*Berbhakti Kepada Orang Tua Bukan Sampai Mereka Wafat, Tapi Sampai Kita Wafat. (Sharelah agar bermanfaat bagi yang lain)*
.
✅ Ketika usiamu satu tahun:
Ia menyusuimu dan memandikanmu.
Tapi engkau malah membalasnya dengan menangis sepanjang malam.
.
✅ Ketika usiamu dua tahun:
Ia melatih dan mengajarimu berjalan.
Tapi engkau malah membalasnya dengan kabur saat dipangginya.
.
✅ Ketika usiamu tiga tahun:
Ia memberimu makanan ringan yg lezat.
Tapi engkau malah membalasnya dengan menjatuhkan makanan tersebut ke lantai.
.
✅ Ketika usiamu empat tahun:
Ia mengajarimu bagaimana cara menggambar.
Tapi engkau malah membalasnya dengan mencorat-coret tembok.
.
✅ Ketika usiamu lima tahun:
Ia memakaikanmu pakaian terbagus saat lebaran.
Tapi engkau malah membalasnya dengan mengotori pakaian tersebut.
.
✅ Ketika usiamu enam tahun:
Ia mendaftarkanmu ke sekolah.
Tapi engkau malah membalasnya dengan berteriak tidak mau masuk sekolah.
.
✅ Ketika usiamu 10 tahun:
Ia menunggumu pulang sekolah untuk memelukmu.
Tapi engkau malah langsung masuk ke kamarmu.
.
✅ Ketika usiamu 15 tahun:
Ia menangis haru atas kelulusanmu.
Tapi engkau malah membalasnya dengan meminta hadiah kelulusan.
.
✅ Ketika usiamu 20 tahun:
Ia berharap engkau dapat menemaninya mengunjungi sanak saudara.
Tapi engkau malah asyik nongkrong bersama teman-temanmu.
.
✅ Ketika usiamu 25 tahun:
Ia ingin selalu membantu beban rumah tanggamu.
Tapi engkau malah berusaha jauh darinya, engkau lebih nyaman bersama pasangan hidupmu.
.
✅ Ketika usiamu 30 tahun:
Ia mengajari dan menasehatimu seputar berkeluarga dan cara mendidik anak.
Tapi engkau malah berkata: "Ibu dan Ayah ga usah ikut campur urusan rumah tangga kami".
.
✅ Ketika usiamu 35 tahun:
Ia merindukanmu dan memintamu untuk makan malam bersamanya.
Tapi engkau malah berkata: "Aku sibuk beberapa hari ini".
.
✅ Ketika usiamu 40 tahun:
Ia mengabarimu bahwa ia sedang sakit dan membutuhkanmu untuk merawatnya.
Tapi engkau malah berkata: "Sejak kapan tanggung jawab orang tua berpindah ke anak-anak?".
➖➖➖➖➖

Suatu hari nanti, ia akan meninggalkan dunia ini beserta cintanya untukmu. Jangan pernah sakiti hatinya selama ia masih hidup. Jangan pernah tinggalkan ia dan melupakan cintanya untukmu. Berusahalah menggapai ridhonya, karena tidak akan pernah engkau memiliki kecuali hanya satu ibu di dunia ini.
.
"Celakalah..!!", demikian sabda Nabi SAW, "orang yang mendapati kedua orang tuanya hidup, tapi justru ia masuk neraka (disebabkan karena durhaka dan tidak mendapat ridho dari keduanya)". (HR. Muslim)

Wassalamu'alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh

Akhirat Lebih Dekat...(Kajian Al-Hikam)

📚 *Kajian Syarah Al-hikam karya Syekh Ahmad bin Attho'illah as-sakandariy r.a.*
🕯 *Bersama Sholikhul Azhad bin Mahfudz al-qondaliy*

📚📖✍...
*( HASIL DARI NUR KEYAKINAN YANG MENERANGI HATI )*
لو أشرق لك نوراليقين  لرأيت اﻵخرة أقرب إليك من أن ترحل إليها ولرأيت محاسن الدنيا قد ظهرت مسفة الفناء عليها.
_*"Andaikan nur keyakinan telah menerangi hatimu,niscaya engkau dapat melihat akhirat lebih dekat kepadamu sebelum engkau melangkahkan kaki kepadanya,juga niscaya engkau akan dapat melihat segala kecantikan dunia ini,telah diliputi kesuraman,kerusakan yang bakal menghinggapinya"*_
🔅Rosululloh S.A.W. bersabda:
إن النور إذا دخل القلب انشرح له الصدر وانفتح قيل يارسول الله ..؟؟ هل لذلك من علامة يعرف بها..؟ قال: نعم. التجافى عن دار الغرور والإنابة إلى دار الخلود والإستعداد للموت قبل نزوله (الحديث)
_"Sesungguhnya nur(cahaya) jika masuk dalam hati,maka terbuka dan lapanglah dadanya. Ketika Nabi S.A.W. ditanya: "Ya Rosululloh,apakah yg demikian itu ada tandanya..?" Nabi Menjawab: "Ya,yaitu merenggangkan diri dari dunia yg penuh dengan tipu daya,condong pada akhirat yang kekal dan bersiap-siap untuk menghadapi maut sebelum tiba saatnya"_
🔅Anas bin Malik r.a. berkata:
_"Ketika Rosululloh S.A.W. sedang berjalan,beliau berjumpa dgn seorang pemuda dari shahabat anshar"_, Rosululloh kemudian bertanya: _"Bagaimana keadaanmu pagi ini,wahai Haritsah.?"_ Jawabannya: _"Saya kini menjadi seorang mu'min yg sungguh-sungguh."_ Rosululloh S.A.W. bersabda: _"Wahai haritsah,perhatikan perkataanmu,sebab tiap kata itu harus ada bukti hakikinya."_ maka haritsah berkata: _"Ya Rosulalloh,jiwaku jemu dari dunia,kini seoalah-olah aku berhadapan dgn arasy,dan melihat ahli sorga sedang ziarah,mengziarahi satu dgn yg lain,sebagaimana seolah-olah aku melihat ahli neraka menjerit-jerit didalamnya."_ Nabi S.A.W. bersabda: _"Engkau telah melihat,maka tetapkanlah/jangan berubah seorang hamba yg telah diberi nur didalam hatinya."_ Haritsah berkata: _"Ya Rosululloh,do'akan aku mati syahid."_ Maka Rosululloh S.A.W. berdo'a untuknya.
    Dan ketika pada suatu hari ada panggilan untuk berjihad,maka dialah yg pertama menyambut dan yang pertama kali mati syahid. Dan ketika ibunya mendengar bahwa putranya mati syahid,ia datang bertanya kepada Rosululloh:
_"Ya Rosululloh,beritahukan kepadaku tentang haritsah putraku, jika ia disorga aku tidak akan menangis atau menyesal,tetapi jika lain dari itu,maka aku akan menangis selama hidupku didunia."_ Nabi S.A.W. bersabda: _"Wahai ibu haritsah,bukan hanya satu sorga tetapi sorga didalam sorga-sorga. Dan haritsah telah mencapai firdaus yg tertinggi."_ maka kembalilah ibu haritsah dgn senang hati dan berkata: _"Untung,untung,bagimu wahai haritsah."_
🔅Anas bin malik r.a. juga berkata:
_"Pada suatu hari sahabat Mu'adz bin jabal masuk ketempat Nabi S.A.W.sambil menangis,maka ditanya oleh Nabi: _"Bagaimana keadaanmu pagi ini,wahai Mu'adz.?"_ Jawabannya: _"Saya kini menjadi seorang mu'min yg sungguh-sungguh kepada Allah."_ Rosululloh S.A.W. bersabda: _"Tiap kata yg benar itu harus ada bukti hakikinya,maka apakah bukti perkataanmu itu.?"_ Mu'adz menjawab: _"Ya Nabiyalloh,kini jika aku berada diwaktu pagi merasa mungkin tidak sampai sore,dan jika sore merasa mungkin tidak sampai pagi,dan tiap melangkahkan kaki mungkin tidak bisa melangkahkan yg lain,dan terlihat kepadaku seolah-olah manusia telah dipanggil untuk menerima suratan/catatan amal bersama Nabi-nabi dan berhala-berhala yg disembah selain Allah,juga seolah-olah saya melihat siksa ahli neraka dan ni'mat ahIi sorga."_ Maka Nabi S.A.W. bersabda: _"Engkau telah melihat,maka tetapkanlah"_
🔅Rosululloh S.A.W. ketika memberitahukan sahabat-sahabatnya hal gugurnya zaid bin haritsah,ja'far bin abu tholib dan Abdullah bin Rowahah r.a. Beliau bersabda: _"Demi Allah,mereka tidak akan senang,andaikan mereka masih ada diantara kita"_ Rosululloh memberitakan demikian dgn air mata yg berlinang-linang.
والله اعلم بالصواب

#majlisnu.
#ngajihikamonline.

Habib Oemar Bin Hafidz BSA: SEBENARNYA BURUNG ONTA MENERTAWAKAN MANUSIA

Guru Mulia Al-Habib Umar Bin Hafidz BSA:

"Ketika burung Onta ingin bersembunyi dari manusia, mereka akan menyembunyikan kepala mereka di dalam tanah (sedangkan badan mereka terlihat jelas di luar)".

Pendengar ceramah: (tertawa)

Habib Umar: mereka (burung Onta) berpikir bahwa saat mereka tidak dapat melihat orang, orang tidak akan bisa melihat mereka.

Pendengar ceramah: (Tertawa)

Habib Umar: Begitulah kebanyakan manusia berperilaku. Mereka berpikir bahwa ketika mereka tidak dapat melihat Alloh, Alloh tidak dapat melihat mereka .. sebenarnya, burung Onta lah yang seharusnya menertawakan kita.

Pendengar ceramah: (terdiam)...

Wallahu'alam



☘Allohumma Sholli 'Ala Sayyidina Muhammad wa 'Ala alihi wa shobihi wasallim☘

Mbah Hamid Pasuruan: Paling Hanya 3-5 Kader Saja Yang Bisa Diandalkan Dari 100 Lulusan

*PETUAH MBAH HAMID, WALIULLAH PASURUAN JAWA TIMUR*

Ada satu kisah dari waliyullah agung dari Pasuruan, Kiai Hamid, tentang bagaimana cara kita mengajak, mendidik atau mengajari siapapun, tapi tidak sesuai dengan yang kita harapkan.

Suatu hari di sekitar tahun 60-an, salah seorang santri beliau yang menjadi pimpinan GP Ansor Cabang Pasuruan nyaris putus asa dalam kaderisasi di ranting-ranting.

Pasalnya, dari 100 lulusan pelatihan, paling hanya ada 3-5 orang kader saja yg betul-betul bisa diandalkan.

Dalam kegalauannya ini, si santri memutuskan sowan pada Kiai Hamid dahulu untuk konsultasi.

Saat dia sowan, sembari menunjuk pada pohon-pohon kelapa yang berjejer  di pekarangan rumah, Kiai Hamid berkata panjang lebar :
*“Aku menanam pohon ini, yang aku butuhkan itu buah kelapanya. Ternyata yang keluar pertama kali malah blarak, bukan kelapa.*

*Setelah itu glugu, baru setelah beberapa waktu keluar mancung. Mancung pecah, nongol manggar,  yang (sebagian rontok lalu sisanya) kemudian jadi bluluk, terus (banyak yang rontok juga dan sisanya) jadi cengkir, terus (sebagian lagi) jadi degan, baru kemudian jadi kelapa.*

*Lho setelah jadi kelapa pun masih ada saput, batok, kulit tipis (yang semua itu bukan yg saya butuhkan tadi).*

*Lantas, ketika mau diambil santannya, masih harus diparut kemudian diperas. Yang jadi santan tinggal sedikit. Lha itu sunnatulloh.*

*Lha yang 95 orang kader itu, carilah, jadi apa dia. Glugu bisa dipakai untuk perkakas rumah, blarak untuk ketupat.”*

*Kalau inginnya mencetak orang ‘alim, tidak bisa diharapkan bahwa semua murid di kelas itu bakal jadi ‘alim semua. Pasti ada seleksi alam, akan ada proses pengerucutan. Meski begitu, bukan berarti pendidikan itu gagal.*

*Katakanlah yang jadi hanya 5 %, tapi yang lain bukan lantas terbuang percuma. Yang lain tetap berguna, tapi untuk fungsi lain, untuk peran lain".*

*(Dari Buku Percik-percik Keteladanan Mbah  Kyai Hamid Pasuruan).*