ABDUL HAMID MUDJIB HAMID BERSHOLAWAT

Selasa, 17 Juli 2018

Segunung Malaikat Yang Memintakan Ampun Untuk Orang Yang Bersholawat Sekali Kepada Nabi Dengan Tidak Khusyu' & Dibalas juga Dengan 10 Kali Sholawat Dari Alloh:


Segunung Malaikat Yang Memintakan Ampun Untuk Orang Yang Bersholawat Sekali Kepada Nabi Dengan Tidak Khusyu' & Dibalas juga Dengan 10 Kali Sholawat Dari Alloh:
===========
يقول سيدى أبو الحسن الشاذلى:

رأيت رسول الله صلى الله عليه وسلم
فى المنام فسألته: يا رسول الله، صلاة الله عشراً لمن صلى عليك مرة، غافلاً أم حاضر القلب؟.
_
فأجاب المصطفى: *صلاة الله عشراً لمن صلى عليَّّ مرة غافلاً و له مثل الجبال ملائكة تستغفر له. أما من صلى عليَّ مرة حاضر القلب فلا يعلم ثوابها إلا الله.* _فرائد الفوائد_.

Abul Hasan as-Syadzili bercerita:. "Aku mimpi bertemu Rosululloh ShollaLlohu alaihi wa Sallam, aku bertanya: 'Ya Rosulalloh, Alloh membalas 10 shalawat bagi orang yang bersholawat kepadamu satu kali, itu bagi orang yang lalai apa khusyu'?'.".

Beliau menjawab:. _

"Alloh membalas 10 sholawat bagi orang yang bersholawat kepadaku satu kali dalam keadaan lalai, dan dia mendapatkan segunung malaikat yang memintakan ampun untuknya.".

"Adapun orang yang bershalawat kepadaku satu kali dalam keadaan khusyu', maka yang tahu pahalanya hanya Allah.".

والله أعلم


اللهم صل وسلم وبارك على سيدنا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين

Senin, 16 Juli 2018

SILSILAH KYAI ABDUL ADZIM SOHIB BIN KYAI ABDUL MUFID AJIE SELASE

Copas dari Ra Muhsin Abdul Salam BaSyaiban:

SILSILAH KYAI ABDUL ADZIM SOHIB
BIN KYAI ABDUL MUFID AJIE SELASE[1] 
DAN PUTRA PUTRINYA
1.      NABI MUHAMMAD S.AW
2.      SAYYIDATINA FATIMAH AZ-ZAHRO  makam di Madinah istri Sayyidina Ali  bin Abi Tolib
3.      SAYYIDINA HUSAIN, makam di Karbala, Iraq
4.      ALI ZAINAL ABIDIN AS SAJJAD makam di madinah 
5.      MUHAMMAD AL-BAQIR, makam di Madinah
6.      JA’FAR AS-SHODIQ , makam di Madinah 
7.      ALI AL URAIDHI , makan di Madinah
8.      MUHAMMAD AN-NAQIB, makam di bashroh, Iraq 
9.      ISA AR-RUMI, makam di Bashroh, Iraq
10.  AHMAD AL-MUHAJIR, makam di Alhusayyisah, HadraMaut, Yaman
11.  UBAIDILLAH/ ABDULLAH, makam di HadraMaut, Yaman   
12.  ALWI , makam di Sahal, Yaman 
13.   MUHAMMAD SOHIBUSSHOUMIAH , makam di Bait Jabir, HadraMaut, Yaman
14.  ALWI AS-TSANI, makam di Bait Jabir, HadraMaut, Yaman
15.  ALI KHOLI’ QOSAM, makam di Tarim, HadraMaut,
16.   MUHAMMAD SHOHIB MARBATH, makam di Zifar, HadraMaut, Yaman
17.  ALWI AMMIL FAQIH, makam di Tarim, HadraMaut, Yaman
18.  ABDUL MALIK AZMAT KHAN, lahir di kota Qosam Hadramaut Sekitar Th 574 H , Hijrah Ke India, meninggal dan di makam kan di Naserabad India mempunyai putra
19.  AL-AMIR ABDULLAH AZMATKHAN  ,  lahir di Nashr Abad India , di makamkan Naserabad India, mempunyai putra
20.   AL-AMIR AL-MUADZOM SYAH MAULANA AHMAD JALALUDDIN , di makamkan di Naserabad India, mempunyai putra :
21.  JAMALUDDIN AL HUSEINI/ JUMADIL QUBRO, makam di Tosora wajo Makasar, mempunyai putra :
22.  IBROHIM AS MOROQONDI makam di gersik harjo Tuba, mempunyai putra :
23.  MAULANA ISHAQ. mempunyai putra
24.  MAULANA AINUL YAQIN SUNAN GIRI.mempunyai putra
25.  ALI KHOIRUL FATIHIN SUNAN KULON., dari istri kedua Mempunyai putra
26.  PANGERAN KEBAK[2]. Mempunyai putra :
27.  SYEHK RABET ALIAS PANGERAN RAGINTANG/ KARANGENTANG SAMPANG[3]. Mempunyai putra :
28.  SYEKH ABDURRAHMAN LEK PALEK[4]Mempunyai putra :
29.  SYEKH HASAN BADRUL BUDUR ALIAS SYEKH AMBERUNG mempunnyai putra :
30.  SYEKH ABDULLAH MARTOLAKSONO Mempunyai putra :
31.  KYAI ABDUL MUFID AJIE SELASE[5],   mempunyai putra :
32.  KYAI ABDUL ADZIM SOHIB[6]. Mempunyai putra putri :
1)      Kyai Abdul Adzim Kholifah
2)      Kyai Muzakki Bujuk Batokolong
3)      Kyai Marta
4)      Kyai Nawi
5)      Kyai Tafsir
6)      Kyai Salik Tonjung Temor
7)      Bindereh Musta’khir
8)      Nyai Janib
9)      Nyai Zainab Angsokah
10)  Nyai Sarima
Namun di dialam kitab silslah Sendeng milik Kyai Hannan Al Ihsani di tulis bahwa kyai Abdul adzim sohib menikah lima kali dan mempunya 19 anak yakni:
Dengan istri pertama mempunya putra putri :
1)      Nyai Janib
2)      Kyai Soleh
3)      Nyai Zainab Angsokah
4)      Bindereh Musta’jir ( mungkin nama lain dari Musta’khir )
Dengan istri kedua Nyai Pocong  mempunyai putri putri :
5)      Nyai Abdurrahman
6)      Kyai Murta
7)      Kyai Banyu Ajuh
8)      Nyai yusuf
Dengan istri ke tiga Nyai Sogeh mempunya putra putri :
9)      Nyai Sekar Bunguh
10)  Kyai Muhari
11)  Kyai Nawa
12)  Kyai Muzakki Bujuk batokolong[7]
13)  Kyai Tafsir
Dengan istri ke empat Nyai anak potoh Sobiyan
14)  Nyai Ali
15)  Nyai Madkhol
16)  Nyai Muhammad
17)  Kyai Abdul Adzim Kholifah
18)  Nyai Sarima
Dengan istri ke lima nyai anak potoh kyai Gemmik
19)  Kyai Bungsoh
SUMBER :
1.      Kitab Silsilah yayasan Sunan Cendana,
2.      Kitab silsilah Sendeng milik kyai Hannan Al Ihsani Sendeng
3.       Kitab Silsilah Morombuh milik, Bindereh Nur Kholis Uzairi
4.       Kitab silsilah Morombuh, milik Bindereh Habib bin Abdullah
5.        Catatan silsilah Bindereh Muzammil Morombuh

[1] Dalam beberapa riwayat catatan silsilah nama beliau  di tulis dengan nama SHOLEH ada juga yang tertulis dengan nama MUSTHOFA
[2] Catatan Keraton sumenep tertulis dengan nama Pangeran Gebek
[3] Berdasarkan Catatan  keraton sumenep syekh Rabet alias Pangeran Rangintang sampang bin Pangeran Gebek bin sunan kulon
[4] Berdasarkan Riwayat bindereh Khodi’ cucu bindereh Habib Morombuh Syekh Abdurrahman lek palek bin Syekh Rabet Sampang
[5] Suami nyai Halimah Ajie selase binti Abdullah Tanjung jambul bin khotib pasepen bin khotib mantoh
[6] Makam beliau tepat d samping kiri kyai Abdul Mufid aji Selase ayah beliau
[7] Dalam kitab sejarah kyai Abdul Adzim milik bani Sirron bin Muzakki Toroy terosan di sebutkan bahwa kyai muzakki adalah anak kyai Abdul Adzim sohib dengan Nyai Masdalikah dari  Mesir

Al-Fatihah....



La Hawla Wa Laa Quwwata Illa Billah* adalah *Obat utk 99 Penyakit,* sedang penyakit yg paling ringan dari 99 penyakit itu adalah: sedih/ susah/ gelisah)

( *La Hawla Wa Laa Quwwata Illa Billah* adalah *Obat utk 99 Penyakit,* sedang penyakit yg paling ringan dari 99 penyakit itu adalah: sedih/ susah/ gelisah):
=========
لا حَولَ ولا قُوّةَ إلا باللهِ دَواءٌ لتِسْعَةٍ وتِسْعِينَ دَاءً أَيْسَرُهَا الهَمّ
=========
عن أبي هريرة رضي الله عنه عن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال: *"مَن قَالَ لا حَولَ ولا قُوّةَ إلا بالله كانَ دَواءً مِن تِسعَةٍ وتِسعِينَ دَاءً أَيْسَرُهَا الهَمّ"* رواه الحاكمُ والطّبرانيُّ وإسحاقُ بنُ راهويه.
( Nabi Bersabda: Barangsiapa membaca: *La Hawla Wa Laa Quwwata Illa Billah*, maka akan menjadi *Obat utk 99 Penyakit,* sedang penyakit yg paling ringan dari 99 penyakit itu adalah: sedih/ susah/ gelisah)
==========

Ttd,
Abdul Hamid Mudjib Hamid Al-Ishaqy

SEJARAH NAMA KAMPUNG & LOKASI DI KOTA PAMEKASAN

SEJARAH NAMA KAMPUNG & LOKASI DI KOTA PAMEKASAN

- Asal-usul nama kampung Masegit, Parteker, Jungcangcang, Duko, Kolpajung, Kowel, dll.

Sejarah penamaan tersebut bermula pada masa pemerintahan Raja Ronggosukowati (1530 M), raja pertama Kerajaan Mekkasan. Beliau adalah putera dari Raja Nugroho (Panembahan Bonorogo).

Raja Nugroho adalah putera dari Nyai Banu alias "Ratoh Pamellengan" (Ratu Pamelingan), yang saat ini diabadikan menjadi nama stadion Pamekasan. Sedangkan Nyai Banu adalah puteri dari Arya Mengo, pendiri Kerajaan Pamellengan.

MANDILARAS: nama keraton atau istana kerajaan Mekkasan, berlokasi di pusat kota Pamekasan (gedung ex. Karesidenan Madura).

LAWANGAN DAYA: kata aslinya adalah "Klabangan Daja", merupakan nama keraton kerajaan Pamellengan (Raja Nugroho).

Setelah Ronggosukowati menjadi raja, istana kerajaan dipindahkan dari keraton Klabangan Daja ke keraton Mandilaras, dan mengubah nama kerajaan Pamellengan menjadi kerajaan Mekkasan.

MASEGHIT: artinya masjid. Masjid kerajaan dibangun pertama kali pada masa Raja Ronggosukowati, dikenal dengan sebutan Maseghit Ratoh. Para penjaga masjid bermukim di dekat Maseghit Ratoh, dan kemudian disebut kampung Maseghit. Setelah penaklukan Pamekasan oleh kerajaan Mataram (Sultan Agung), masjid tersebut dirobohkan dan dibangun ulang. Pada tahun 1980, masjid tsb diberi nama Masjid Jamik Asy-Syuhada.

PARTEKER: berasal dari kata " ngampar teker" (menggelar tikar). Kampung Parteker merupakan tempat belajar mengaji dengan beralaskan tikar.

PANGERANAN: adalah tempat kediaman para pangeran kerajaan.

MENGGUNGAN: berasal dari kata "tamenggungan", merupakan tempat kediaman para tumenggung kerajaan.

PONGKORAN: berasal dari kata "pongkor", yang artinya belakang. Kampung yang berada di belakang area keraton Mandilaras.

DUKO: artinya mukim. Di kampung inilah untuk pertama kalinya Raja Ronggosukowati membuat tempat pemukiman penduduk di kota kerajaan.

PASAR SORE: pasar pertama yang dibuat di masa Raja Ronggosukowati (tanpa nama, hanya disebut pasar).

KOLPAJUNG: berasal dari kata "panyongkol pajung", yang artinya pembawa payung. Merupakan kampung tempat tinggal para pembawa payung raja.

KOWEL: berasal dari kata "kawula". Merupakan kampung tempat tinggal para kawula atau pegawai kerajaan.

JUNGCANGCANG: berasal dari kata "jung ecangcang". Dahulu perahu bisa masuk ke pinggiran kota melalui sungai, termasuk perahu yang memuat barang dagangan dari luar Madura. Suatu ketika, ada sejumlah perahu yang mirip dengan perahu Jung (yakni nama perahu Cina) masuk ke pinggiran kota. Kemudian semua perahu itu dihancurkan (ecangcang). Lokasi tersebut kemudian dikenal dengan nama Jungcangcang.

MAKAM LENDHU: merupakan makam Raja Nugroho, ayahanda dari Ronggosukowati. Setelah sang ayahanda meninggal, di daerah tersebut terjadi gempa besar (lendhu). Kemudian Raja Nugroho juga dijuluki dengan sebutan Pangeran Lendhu.

MAKAM TOTKACA: nama lain dari kompleks pemakaman Ronggosukowati. Berasal dari kata "Ghathokkaca", yakni sebutan kepada Adikoro I (Raden Gunongsare).

Setelah kerajaan Mekkasan ditaklukkan Mataram, dan pemerintahannya sempat dipegang oleh bupati dari keturunan Cakraningrat I, kemudian dipegang kembali oleh cucu Ronggosukowati, yakni bupati Adikoro I. Dari salah seorang selirnya - yang berasal dari desa Plakpak - Adikoro I memiliki seorang putera yang sangat mirip dengannya.

Saking miripnya, digambarkan kalau keduanya saling berhadapan, mirip sekali dengan orang yang sedang berkaca ("ghathok kaca"). Ghathok artinya sama. Setelah bupati Adikoro I meninggal, makamnya kemudian dikenal dengan nama makam Ghathokkaca, atau Thokkaca. Karena sebutan itu mirip dengan nama tokoh pewayangan - Gatotkaca - akhirnya lebih populer disebut Totkaca.

=====
Sumber:
"Sangkolan - Legenda dan Sejarah Madura", A. Sulaiman Sadik

Minggu, 15 Juli 2018

Raden Abdul Djabbar (Bhuju' Napo) Napo Laok, Omben, Sampang Madura Bin Sayyid Raden Zainal Abidin / Pangeran Muhammad Khotib Mantoh Polagan Madegan Sampang Madura..Al-Fatihah...


*Raden Abdul Djabbar (Bhuju' Napo) Napo Laok, Omben, Sampang Madura Bin Sayyid Raden Zainal Abidin / Pangeran Muhammad Khotib Mantoh Polagan Madegan Sampang Madura..Al-Fatihah...
*Raden Abdul Djabbar (Bhuju' Napo) Napo Laok, Omben, Sampang Madura Bin Sayyid Raden Zainal Abidin / Pangeran Muhammad Khotib Mantoh Polagan Madegan Sampang Madura*:
===========
Dikisahkan bahwa Ayahanda Bhuju' Nepa / Syeikh Yusuf Abdulloh Munif/ Abdulloh Nepa adalah Bhuju' Napo yang bernama: Raden Abdul Djabbar yang menjadi salah satu murid Bhuju' Aji Gunung yang berilmu tinggi dan termasuk Wali Besar Alloh Yang Maha Besar.

Bhuju' Napo dikisahkan juga perbah mengambil Al-Qur'an si Jimat yang ada di Mekkah Al-Mukarromah, disamping itu ada kisah lain, bahwa Bhujuk Napo mengambil Al-Qur'an si Jimat itu ke Kabupaten Bangkalan, hal mana waktu itu  Bhuju' Aji Gunung Sampang hendak melaksanakan sholat maghrib berjama'ah bersama santrinya, yang berjumlah 40 santri.

Lalu Buju' Aji Gunung memerintahkan kepada santrinya, siapakah diantara santrinya yang bisa mengambil Al-Qur'an si jimat ke Bangkalan, tapi dengan syarat bahwa Al-Qur'an tersebut harus dipasrahkan atau diberikan kepada Bhuju' Aji Gunung setelah sholat maghrib.

Akan tetapi ke-40 santrinya tersebut tidak ada yang sanggup untuk mengabulkan permintaan Sang Guru tersebut, sehingga pada akhirnya Bhuju' Aji Gunung berinisiatif dengan mengambil keputusan dengan cara memerintahkan untuk memanggil Salah satu muridnya yaitu : Raden Abdul Djabbar (Buju' Napo) yang pada waktu itu berada di belakang pondok pesantrennya sedang menggembala kambing gurunya yaitu: Bhuju' Aji Gunung.

Singkat kisah bahwa ketika Bhuju' Napo diperintahkan gurunya untuk mengambil Al-Qur'an si Jimat itu yang ada di Bangkalan, maka Bhuju' Napo mengajukan permintaan kepada Sang Guru, supaya membakar pohon kettan hitam ( romanah etem : bahasa maduranya).

Maka permintaan Bhuju' Napo tersebut dikabulkan Sang Guru sesuai permintaan Bhuju' Napo. Lalu dibakarlah pohon kettan hitam tersebut oleh Sang Guru.

Nah, pada saat pohon kettan hitam itu dibakar, seketika itu pula Bhuju' Napo menghilang berbarengan dengan mengikuti asap pembakaran pohon kettan hitam tersebut.

Kemudian pada proses selanjutnya ketika Sang Guru telah selesai menunaikan sholat maghrib, maka Bhuju' Napo memberikan dan menserah-terimakan Al-Qur'an si Jimat tersebut kepada Sang Guru sesuai dengan apa yang diinginkan oleh Sang Guru Bhuju' Aji Gunung. Wallohu A'lam.

Ada kisah lain, bahwa ketika Bhuju' Napo akan berangkat melaksanakan ibadah haji,  Bhuju' Napo menanam biji mangga terlebih dahulu sebelum beliau berangkat ibadah haji.

Kemudian singkat kisahnya bahwa setelah beliau pulang dari mekkah dalam rangka melaksanakan ibadah haji tersebut, Bhuju' Napo sudah bisa memetik, memanen dan mengambil buah mangga yang pernah ditanamnya pada saat sebelum berangkat haji itu. Subhanalloh....!!!

Adapun biji mangga tersebut hingga saat ini masih ada dan diabadikan sebagai salah satu bukti sejarah dan manaqib beliau.

Dikisahkan pula dalam kisah lain bahwa ketika Bhuju' Napo mengambil Al-Qur'an si Jimat itu, bahwa mengambilnya bukan ke Bangkalan, tapi ke Mekkah Al-Mukarromah. Kisahnya bahwa bagi Bhuju' Napo perjalanan beliau ke Mekkah sungguh sangat menyenanfkan dan mengasikkan. Bagaimana tidak, dimana dikisahkan bahwa perjalanan beliau ke Mekkah tersebut dengan menaiki raja ikan yaitu ikan paus.

Menurut cerita tutur, bahwa ikan paus itu bernama Raja Menah. Lanjut cerita bahwa dengan idzin dan kuasa Alloh SWT, si raja ikan itu menghampiri Bhuju' Napo yang pada saat itu beliau berada di tepi pantai, sehingga dengan adanya si raja ikan yang menghampirinya itu, maka beliau menaiki raja ikan tersebut hingga sampailah beliau di tepi pantai di kawasan Arab, hingga pada akhirnya bisa sampai di Mekkah Al-Mukarromah.

Lanjut cerita, bahwa Al-Qur'ab Si Jimat itu dieroleh di Mekkah Al-Mukarromah tersebut. Kemudian setelah Al-Qur'an si Jimat tersebut telah diperolehnya, lalu Bhuju' Napo pergi ke Jabal Nur untuk mengambil sebuah batu yang akan digunakan sebagai kendaraan pulang lagi ke Madura.

Ceritanya bahwa Batu yang dibuat kendaraan beliau itu pada awal mulanya berwarna Hitam, tapi karena seiribg zaman demi zaman, masa ke masa serta sering terkena sinar matahari, maka pada akhirnya batu itu sekarang berubah menjadi warna putih dan bentuknya bundar dengan garis tengah: -+ 0,5 m dengan tebalnya: -+ 15 cm.

Diceritakan bahwa batu itu dinaiki beliau, lalu bisa terbang dengan tanpa diketahui oleh siapapun dan dalam waktu yang sangat singkat saja, lalu beliau sudah bisa sampai di Sampang Madura.

Maka setibanya beliau kembali sampai di Sampang, lalu Al-Qur'an si Jimat itu, langsung diserahkan dan diberikan kepada Sang Guru Tercinta : Bhuju' Aji Gunung sampang Madura, dan Sang Guru Tercintanya-pun menerimanya dengan penuh senang senang hati, lalu batu yang dikendarainya itu dilemparkan oleh Sang Guru ke arah timur daya, dimana dikisahkan bahwa secara kebetulan batu itu jatuh di suatu kampung dan terkena pada sebatang pohon besar. Lalu pohon besar itu patah berkeping-keping, kemudian pada akhirnya menjadi kering dan lapuk/ lapok, dimana masyarakat sekitar itu biasa menyebutnya dengan "TANAPO" (bahasa : madura).

Dicerikan lagi bahwa bermula dan berasal dari sebab kejadian diatas itulah, maka kampung tersebut dinamakan : *TANAPO*, yang  diperpendek menjadi *"NAPO".*

Perlu diketahui bahwa Desa Napo itu dahulu kala adalah menjadi Desa Mardikan, yaitu desa yang bebas bayar pajak pada zaman Cakraningrat II, raja bagian barat Madura.

Adapun kisah dibebaskannya bayar pajak tersebut disebabkan karena Bhuju' Napo pernah berjasa besar terhadap Pangeran Cakraningrat II pada waktu disekap dan ditahan di Hutan Ludoyo Kediri oleh Pangeran Trunojoyo, akibat tipu daya dan tipu muslihat Raja Mataram pada waktu itu.

Kemudian setelah Pangeran Cakraningrat II kembali ke Madura setelah kondisi aman terkendali, maka Pangeran Cakraningrat II tersebut membalas budi dengan memberikan hadiah Desa Mardikan terhadap Kiai Napo (Bhuju' Napo) yang betbama: Raden Abdul Djabbar (Bhuju' Napo) yang masih Dzurriyyah keturunan pancer laki : Raden Muhammad Ainul Yaqin Kanjeng Sunan Giri dari jalur putranya Kanjeng Sunan Giri yang bernama: Raden Muhammad Ali / Panembahan Kulon/ Sunan Kulon Ratu Ing Mataram/ Raden Prabu/ Raden Prabu Tangkisari, yang berputra Sayyid Raden Zaibal Abidin/ Pangeran Khotib Mantoh, yang berputra: Raden Abdul Djabbar (Bhuju' Napo) Napo Laok, Omben Sampang Madura.

Perlu dimaklumi bahwa Hingga saat ini, batu yang pernah dikendarai oleh Bhuju' Napo tersebut, hingga sekarang masih ada dan disimpan di Musholla (samping Masjid Napo) dan beberapa pusaka peninggalan lainnya milik Bhuju' Napo masih lengkap dan terawat, dimana diceritakan juga bahwa sebagian peninggalannya itu pernah digunakan untuk jihad fi sabilillah/ berjuang melawan penjajah Belanda. Wallohu A'lam. Semoga kita semua memperoleh barokahnya Bhuju' Napo, Aaamiiin.

Al-Fatihah...






















Ziyaroh Para Wali Alloh (Bhuju') Di Madura Dengan Menggunakan 5 Bus Yang Diikuti Oleh 300 Orang Jama'ah: pada Rabu, 18 Juli 2018 Betangkat Tepat Pukul: 06.00 WIB


























































*Risalah Hasil Keputusan Rapat Koordinasi  Sabtu Malam Ahad, 14 Juli 2018 Di Rumah KH. Mas Umar Farouq Bin KH.Mas Nawawi Murtadlo Al-Ishaqy Pasrepan Tentang Ziyaroh Para Wali Alloh (Bhuju') Di Madura Dengan Menggunakan 5 Bus Yang Diikuti Oleh 300 Orang Jama'ah:*
===============

A. Bhw Hari Rabu, tanggal 18 Juli 2018 tepat
Pada Pukul: 06.00 WIB pagi (5 Bus tersebut Langsung Berangkat);

B. Bhw tempat berkumpulnya 300 orang jama'ah tersebut dibagi pada 5 titik kumpul untuk *5 Bus* dengan perincian sebagai berikut:

*Bhw Tempat Parkir Bus ke-1, berada di Pon.Pes.Roudlotul Murtadlo Pasrepan dgn koordinator : Ust. Ahmad Rifa'i Taqiyyuddin,* yang meliputi wilayah: KEBON AGUNG Kota Pasuruan, Mangguan, PASREPAN  dan sekitar Pasrepan tersebut;

*Bhw Tempat Parkir Bus ke-2, berada di depan Masjid Keboncandi dgn koordinator : Ust. Nurul Huda Kurdi Lodo*, yang meliputi KEBONCANDI, KALIMALANG, SEKAR PUTIH GONDANG WETAN, LODO, Rojogunting, Ranggeh, WONOSARI dan sekitarnya;

*Bhw Tempat Parkir Bus ke-3, berada di Pon.Pes.Roudlotul Ulum Besuk Tanggulangin Kejayan dgn koordinator: Mas Ahmad Zahid Hamidah (Mas Mamak Besuk),* yang meliputi wilayah: Kemuning,  Gambiran, kejayan, Patebon, Pukul, Sudan Wonorejo dan sekitarnya;

*Bhw Tempat Parkir Bus ke-4, berada di Pon.Pes.Nurul Huda Sedodol dgn koordinator: Ustadz Syamsul Ma'arif,* yg meliputi wilayah: Sedodol Kidul, Sedodol Tengah, Sedodol Lor, Plinggisan, Pladon Tambaksari, Karang Panas Kelampisrejo, Mojoloro, Dhompo, Cabean, Melokan, Sekar Putih Mulyorejo, Ngempit, Wangkal Sidogiri dan sekitarnya serta yang dari luar kota/ kabupaten Pasuruan;

*Bhw Tempat Parkir Bus Ke-5, juga berada di. Pon.Pes.Nurul Huda Sedodol dgn koordinator: Ustadz Rohmatulloh Ma'ad,* yg meliputi wilawah: Sedodol Kidul, Sedodol Tengah, Sedodol Lor, Plinggisan, Pladon Tambaksari, Karang Panas Kelampisrejo, Mojoloro, Dhompo, Cabean, Melokan, Sekar Putih Mulyorejo, Ngempit, Wangkal Sidogiri dan sekitarnya serta yang dari luar kota/ kabupaten Pasuruan.

Demikian Risalah Singkat Keputusan Rapat ini Disampaikan Untuk Dilaksanakan Tepat Waktu Dan Kepada Semuanya Disampaikan Terima Kasih Wa Jazakymulloh Ahsanal Jaza'.

NB: Mohon Untuk peserta Ziaroh ke Para Wali Alloh (Bhuju' ) Di Madura *Untuk datang  Sebelum Pukul: 06.00 WIB, sebab  Tepat Pukul: 06.00 WIB SUDAH HARUS SIAAAP BERANGKAT.*

*Panitia Ziyaroh Bhuju' Pangeran Khotib Mantoh,  Bhuju' Sunan Cendana, Bhuju' Napo, Bhuju' Nepa dan Syaikhona Kholil Al-Bangkalany.*


Hormat Kami,
                           Ketua,                      
                             Ttd,                                      
Drs. Abdul Hamid Mudjib Hamid Al-Ishaqy  

    
Sekretaris,

Ttd,
 Muhammad Najib Aminah Al-Ishaqy, ST.

Mengetahui:
KH. Mas Masyhudi Nawawi Murtadlo Al-Ishaqy;

KH. Mas Umar Farouq Nawawi Murtadlo Al-Ishaqy;


============
Kepada Yth.
*Panitia Ziyaroh Bhuju' Pangeran Khotib Mantoh,  Bhuju' Sunan Cendana, Bhuju' Napo, Bhuju' Nepa dan Syaikhona Kholil Al-Bangkalany.*

*Di  TEMPAT*
===========

Assalamu ’Alaikum Warohmatullohi  Wabarokatuh.

Dengan penuh hormat ta’dzim, bersama ini kami mengundang *Panitia Ziyaroh Bhuju' Pangeran Khotib Mantoh,  Bhuju' Sunan Cendana, Bhuju' Napo, Bhuju' Nepa dan Syaikhona Kholil Al-Bangkalany.*  untuk menghadiri acara: “Rapat Koordinasi Ziyaroh Para Bhuju' Leluhur Di Madura”, Yang Insya Alloh akan dilaksanakan pada :

Hari / Tanggal : Sabtu, 14 Juli 2018 M.;
Waktu  : Pukul. 19.30 WIB Sampai Selesai;
Tempat  : Di Rumah KH. Mas Umar Farouq Bin KH. Mas Nawawi Bin KH. Mas Murtadlo Bin Al-Syeikh Umar Al-Farouq Bin Al-Syeikh Ahmad Al-Hajar Al-Ishaqy Pasrepan;                                  
Alamat  : Utara Pasar Buah Desa Pasrepan, Kec. Pasrepan, Kabupaten Pasuruan.
  
Demikian Undangan ini kami sampaikan, Atas perhatian dan kehadirannya kami ucapkan terima kasih dengan iringan do’a: Jazakumulloh Ahsanal Jaza’ Wa Ajzalan Ni’am Wal Barokat, Amiin.

Wassalamu’Alaikum Warohmatullohi  Wabarokatuh.

Pasuruan, 12 Juli 2018 M.

*Panitia Ziyaroh Bhuju' Pangeran Khotib Mantoh,  Bhuju' Sunan Cendana, Bhuju' Napo, Bhuju' Nepa dan Syaikhona Kholil Al-Bangkalany.*


Hormat Kami,
                           Ketua,                      
                             Ttd,                                      
Drs. Abdul Hamid Mudjib Hamid Al-Ishaqy  

    
Sekretaris,

Ttd,
 Muhammad Najib Aminah Al-Ishaqy, ST.

Mengetahui:
KH. Mas Masyhudi Nawawi Murtadlo Al-Ishaqy;

KH. Mas Umar Farouq Nawawi Murtadlo Al-Ishaqy;


*NB:*
*Panitia Yang Paling Wajib Hadir Rapat Koordinasi sebagai berikut:*

Mas Ahmad Zahid Hamidah Besuk Tanggulangin Kejayan;

Mas Nurul Huda Kurdi Lodo Kalirejo;

Mas Ahmad Rifa'i Taqiyyuddin Rojo Gunting;

Mas Abdul Qodir Mushthofa Kemuning Gambir Kuning;

Mas Afwan Ishaq Gambiran;

Mas Abdul Shomad Aminah Kota Pasuruan;

Mas H. Ahmad Misbahul Munir Aminah Cs Sudan Wonorejo;

Mas Syamsul Ma'arif Sedodol;

Mas Misyhad Hasyim Karang Panas Kelampisrejo;

==========
*NAMA-NAMA YG AKAN IKUT ZIYAROH KE MAKAM PARA BHUJU' (LELUHUR KITA) DI MADURA:*
=========
1.Kholifah mas ud~ sekar putih
2.M lutfi~sekar putih
3.Saidah aisyah~sekar putih: 083892938652
4.Tholib~skr putih
5. S fatimah wachid
6. Khoirunnisa
7.muttaqin
8. Khabibah~skr putih
9.  Ummi kulsum khalifah~skr putih
10. Fatimatuzzahro~ malang: 083839171589
11.ainulyaqin~melokan; 085103786161
12. Siti aisyah~melokan: 085103786161
13. Kosim~melokan ;08575550065
14. Hindun~melokan
15. Nofel~melokan
16. Abd ghoni~melokan
17. Ibu saadah~melokan
18. H.  Afandi salim~melokan
19. Nanik _melokan Mulyo Rejo
20. Nur aisyah~melokan
21. Nur khariroh~jl hasanudin
22. Isa yuliana~rejoso ;085233210610
23. Rukoyah~gmbr kning
24. Badi ah~gambir kuning
25. Lk tik munir~gmbir kning
26. Hj masfufah~idem
27. H masdar~idem
28. Khazam~idem
29.Elsa~idem 085101846080
30.Kholis~idem
31.Mar'fuah~idem
32.Chazam~idem
33.Maslikha~idem
34.Nur yati~idem
35.Khikmah~idem
36.Ilyatul munadhiroh~idem
37.Kholifah~idem
38.Louchiyati~idem 085606769607
39.Rokhmah~idem
40.Nurul Huda~Lodo 085100615470
41.Ida Farida ~lodo 081554673453
42. Sfinatulmasluhah ~idem
43. Agus salim~idem
44. Abd qodir jailani~idem
45. Izul hud~idem
46. Aisyah ~idem
47. Umi saodah~idem
48. H ismail~idem
49. Zaidi abdat~idem
50. Karim~idem
51. Khoirun~idem
52. Aisyi~idem
53.Robiatuladawiyah~idem
54. Wildan~idem
55. Saiful anam~idem
56. Zabid~idem
57. Muchid~idem
58. Mahkrus ali~idem
59.Khudaifah~kalimalang
60. Sumitroh~kalimalang
61. Isnaussaniah~idem
62. M khoiron~idem
63.Makhfudo_idem
64.Khuzaemi_idem
65.Qorin_idem
66.Muhidin_idem
67.Sholikhati_idem
68.Mazaya_idem
69.Imam Mahdi_idem
70.Afit Rokhmawati_idem
71.Ibu Zidan_idem
72.Zida Azka_idem
73.Rifa'i _rojo gunting 082230110771
74.M.Nur Faizin_warung dowo 081259073206
75.Su'adah _ skar putih
76.Maslikhah_skar putih
77.H.Ghozali_wonosalam
78.Zainul Alim Ghozali_wono salam
79.Misbakhulmunir _Wono salam
80.H.Akhmad Busaeri_Kbon Agung 085101654013
81.Abdul Mujib_Kbon Agung
82.Hj.Cucun Maryunani_idem 0878146159600
83.Hj.Mutamimah_idem
84.Hj.Asyfi'ah_idem
85.Fatimatuzzahroh_idem
86.Maimunah_idem
86.Putri Hayyatussolikha_idem
87.Iza binti Maimunah _idem
88.Ella Emilia Habibah_idem
89.M .Abdillah_idem
90.Nur Afiyah_idem
91.M. Mudhofar_idem
92.Samsul Huda_idem
93.Amin Hamdani_idem
94.Husnul Hotimah_idem
95.Bpk Abbas_idem
96.Horidatul B _idem
97.Mas'ud_idem
98.Tomirin_idem
99.M.Musthofa Bisri_cabean 085219817578
100.Abd Halim_cabean
101.Siti Saudah_cabean
102.Mustain_cabean
103.Umi Kulsum_cabean
104.Soim_Patebon 085219817578
105.Malik lia Rukoyya_Kemuning 081289552646
106.Hamzah Ilyas_Mangguan Pasrepan
107.Ghufron Ilyas_Kbon Agung
108,Taufik Almakhsun_Perum Tembok 085698254240
109.Afwan  Mukhlison_gambiran
110.Nurul Hidayati_Randu Agung kejayan
111.Akhmad Khujaimi_Rangge barat 085791052489;
112. Abdul Hamid Mudjib Hamid Al-Ishaqy;
113. M. Sofyan Najib Al-Ishaqy;
114.H.Ach.Badowi 085100761791
115.Ahmad Jaelani 085748437289
116.Alaika Salamudin 08993421252
117.M.Afifudin 083846834612;
118. Sodik;
 119. Muksin;
 120. Azizah;
121. Aminah;
122. Lukman Arifin
123. M Nur Faizin
124. M Ulil Absor
125. ABDUS SOMAD
126. Ach. Jufri Makki
127. ITA AFWAN;
128..SYAMSUL plinggisan
129. Achmad Zahid Anshor Ghozaly  Besuk👏🏻🙏;
130. Hj.Aminah Sudan wonorejo;
131. H. Ahmad Misbahul Munir Sudan Wonorejo;
132. Saro Sudan Wonorejo;
133.M.Imam plinggisan
134. M. Budiyanto Ngempit
135. As'ary sedodol kidul;
136.maizun;
137.Nur;
138.jasima;
139.masruro;
140.pornoto
141. ais;
142.wahab;
143.maina;
144.rohmatulloh;
145.zulaiho;
146.holila;
147.syafi'i;
148. Cak le;
149.Sulastri;
150.nasuha;
151.dolmukti;
152.husen;
153.taufik;
154. Dol Faqeh;
155.amina;
156.matsalem;
157.liha;
158.Nasihah;
159.suhana.
160.syaihu;
161.lila;
162.fatim;
163.munif;
164.hayuma;
165.kaeb;
166.soradi;
167.joni;
168.Kholes;
169.ruqoyyah; (☝🏻Sedodol selatan☝🏻);
170. Shoheb Plinggisan;
171.mariati plinggisan;
172.Piat;
173.husniah;
174. bekpa (☝🏻sedodol tengah☝🏻);
175.H. abd ghofar (ranggeh barat)
176.Hj. uyunur rochmah (ranggeh barat)
177.zainuri akbar (ranggeh barat)
178.Abdul Qodir -Kemuning
179.Mas Munir ( kanigoro)
180.Lukman Wahab ( kanigoro)
181. Ahmad muhtadi (Probolinggo)
182. Dwi (nongko jajar)
183. mak karim (pukul)
184. sa'diyah (pukul)
185. bek roh (pukul)
186. kaji roh (pukul)
187. rojak (pukul)
188. farida (pukul)
189. mas hudi (gambiran)
190.Zainal Abidin_Ranggeh
191.Siti Aisya_Ranggeh
192.Dahlan_Ranggeh
193.Solik_Ranggeh
194.kholilah_Ranggeh
195.Choiron_Ranggeh
196.Ny.Choiron_Ranggeh
197.Nikmatus solikha_Ranggeh
198.Samsul_Ranggeh
199.Mukarromah rojogunting
200.Anis rovicky rojogunting
201. Ahmad Baidowi sedodol;
202. Yusuf;
203: Sami'an;
204. Mat Buhori;
205. Muslimatin;
206. res;
207. Zahro.sedodol kidul
208.  akhmadi ranggeh barat
209. faiza ranggeh barat
210. karoma ranggeh barat
211. khamid samsul ranggeh barat
212. m munir;
213.siti zulaikha;
214.yuk jamil cabean.
215.Maksua - lekok
216.rukoyah -lekok
217.jazil- lekok
218.ida- gambiran
219.bambang-gambiran
220.lely- gambiran
221.nurul- gambiran
222.dolloh- gambiran
223.devi - gambiran
224.habiba- gambiran
225.mahmud- gambiran
226. Masruroh keboncandi;
227. Muhbin keboncandi;
228. Bahrurrozi Sudan Wonorejo;
229.Syarofah;
230.Aminah
231.Ahmad
232.Nawawi
233. Marhumah
234. Munaji
235. Ny. Munaji
236. Moden
237. Ny moden
238. Roichah
239. Dhofir
240. Maghrobil muhibbin sudan Wonorejo;
241. Mustofa Sedodol Lor;
242. Muhtarom;
243. Mu'arif;
244. Hamidah;
245. Suarni;
246. Mutmainnah;
247. Halimah Sedodol Lor;
248. Hasen Sedodol tengah;
249. H. Rosyid;
250. Rudi;
251. Yusuf;
252. Arif;
253. Amer;
254. Asy'ary;
255. Cak Mad;
256. siti yulia;
257. nur atem;
258. Lilik;
259. Romlah;
260. Mia;
261. Halimah;
262. Moqem Sedodol Tengah;
263.Lailatul khoiriyah gambiran wa 081332244446
264.hady gambiran
265. Ruqoyya kemuning;
266. Hudaliya kemuning;
267. Abdul malik kemuning;
268. Siti qurrota akyun kemuning;
269.Mas Baidlowi keboncandi
270. Mas Nur hasan - idem
271.Mas Fauzi -idem
272.Muzayyid - idem
273.Zuhri - idem
274.Fatchul islam - lodo
275.istrinya/solichah - lodo
276.Musta'in lodo
277.M Syafnat Fu'any Al Arif
278.LIANA karangpanas kelampisrejo;
279.FAJAR;
280.NISAK;
290. NURUL;
291. ALIF;
292. KASIATI;
293. MISYHAD;
294. Mas Ihsan
295.suhadak
296.mirza
297.wiwid
298.khisbulloh
299.Neni
300.Anwar
*UDAH FULL....TUTUP*
✍🏻🤝🏻✍🏻👏🏻 *Mohon maaf bagi yg belum bisa daftar🙏🏻. Pendaftaran Yg ikut ziyaroh sudah memenuhi kuota yaitu 300 Orang, Oleh karena itu, Dengan Berucap Bismillahirtohmanirrohim, AlHamdu Lillahi Robbil Alamin, Was_Sholatu Was_Salamu Ala Sayyidil Mursalin Wa Ala Alihi Wa Shohbihi Ajma'in, Pendaftaran Ziyaroh Ke Para Wali Alloh Para Bhuju' Dinyatakan DITUTUP pd hari ini: Jum'at, 6 Juli 2018 Pukul: 09.01 WIB. Thog..Thog..Thog* ✍🏻✍🏻✍🏻✍🏻✍🏻✍🏻✍🏻✍🏻✍🏻🙏🏻