ABDUL HAMID MUDJIB HAMID BERSHOLAWAT

Rabu, 30 Mei 2012

Pahala Sholat Tarowih dari hari ke-1 Hingga Ke-30

================== Pahala Sholat Tarowih (Dari No 1 sebagai hari pertama hingga terakhir Nompr 30 sebagai Hari Ketiga Puluh): 1. Kembali bersih atau suci seperti saat dilahirkan oleh ibunya 2. Dosanya dan dosa kedua orang tuanya diampuni 3. Allah swt mengampuni dosa-dosa yang telah lalu 4. Pahalanya seperti membaca Taurat, Injil, Zabur, Al-Qur'an 5. Pahalanya seperti sholat di Masjidil-Haram, Masjidil Aqsho, dan Masjid Nabawi 6. Bagai thowaf di Baitul-Makmur, seluruh bebatuan dan tanah liat memohonkan ampunan. 7. Ibarat bertemu Nabi Musa membantu beliau memerangi Fir’aun 8. Diberi anugerah seperti yang diberikan kepada Nabi Ibrahim 9. Seperti sholat tarawihnya Nabi Muhammad saw 10. Diberi rizeki kebaikan di dunia dan di akherat 11. Saat meninggalnya suci seperti hari ia dilahirkan oleh ibunya 12. Di hari kiamat, wajahnya bersih bagai bulan purnama 13. Aman atau selamat dari resiko atau bahaya di masa mendatang 14. Malaikat bersaksi untuknya, bahwa ia sholat tarawih 15. Dimohonkan ampunan oleh seluruh Malaikat dan para malaikat pembawa Kursy dan Arsy. 16. Dibebaskan dari siksaan api neraka, dan masuk sorga 17. Pahalanya turun sebanyak pahala para Nabi 18. Allah meridhoinya dan juga meridhoi kedua orang tuanya 19. Derajatnya diangkat sampai ke sorga Firdaus 20. Mendapatkan pahala seperti pahalanya para syuhada’ dan sholihin 21. Dibangunkan sebuah rumah indah di sorga oleh Allah swt 22. Di hari kiamat, aman dari segala rasa susah dan duka lara 23. Dibangunkan sebuah kota di sorga oleh Allah swt 24. Sebanyak 24 Doa (Permohonannya) dikabulkan Allah swt 25. Dibebaskan dari berbagai siksaan kubur 26. Allah SWT melipatgandakan pahalanya selama 40 tahun 27. Melewati titian Shiratal-Mustaqim dengan mudah dan aman 28. Di Sorga, derajatnya diangkat 1000 kali lipat 29. Pahalanya seperti 1000 kali haji yang mabrur 30. Di sorga, memakan buah-buahan, mandi air Salsabil, minum telaga Kautsar, dan diakui sebagai hamba Allah. (Kitab Dzurrah An-Nashihin karya Utsman bin Hasan As-Syakir )