ABDUL HAMID MUDJIB HAMID BERSHOLAWAT

Sabtu, 10 Juni 2017

Cinta Kanjeng Nabi Muhammad SAW

.
Sayyidina Al-Habib Jakfar Bin Ahmad Al-Aydarus ( ayahanda habib ali Alaydrus batu pahat,malaysia )  salah satu orang yang mengetahui arti dan meletakkan cinta pada tempatnya beliau berkata:
قَالَ الفَتَى العَيدَرُوس حُبُّ خَير الأَنَام
Berkata seorang pemuda dari bangsa Al-Aydarus : Mencintai khoiril anam (Nabi Salallahu alaihi wasalam).
مَزَّق فُؤَادِي وَلَحمِي وَالحَشَاء وَ العِظَام
Mencabik-cabik hati daging dan semua isi perutku serta tulang-tulangku.
كَلّفَنِي أَسهَر وَ أَتعَب وَالخَلَائِق نِيَام
Memaksaku begadang dan bertempur dengan rasa capek ketika manusia tertidur di lelapnya malam.
كُلُّ مَن عَشّق النَّبِي لِي رَقَدُو الخَلق قَام
Siapa saja yang mengaku mencinta nabi (Salallahu alaihi wasalam), terbangun. Ketika manusia terlelap daalm tidurnya.
مَن حَبَّ صَفوَةَ مُضَر يُحرَم عَليهِ المَنَام
Siapa yang mencintai sofwat mudhor (Salallahu alaihi wasalam) maka dia kan mengharamkan atas dirinya tidur malam.
Ketika membawa "QOSIDAH INI" Sayyidina Al-Habib Umar Bin Hafidz berkata :
" Beginilah seharusnya orang yang di landa cinta."
Jadikan qosidah di atas timbangan cinta anda. Jangan mudah-mudah mengatakan cinta karena cinta butuh bukti dan perjuangan. Mudah mudahan Allah memberi kita cinta yang suci. Amiin.