ABDUL HAMID MUDJIB HAMID BERSHOLAWAT

Kamis, 01 Juni 2017

Keutamaan Romadlon Oleh Mbah KH.Maimoen Zubeir

(05) Kajian kitab Ithafu Ahli Al-Islam Bi-Khushushiyyati Al-Siyam karya Al-Imam Ibnu Hajar Al-Haitami yang dibaca oleh Syaikhina Maimoen Zubair Sarang di Musholla Pondok Pesantren Al-Anwar.
***
Diposkan 6 Romadlon 1438 H/ 1 Juni 2017 M.
***

Keutamaan Romadlon

Nabi bersabda:

إذا جاء رمضان فتحت أبواب الجنة وغلقت أبواب النار وصفدت الشياطين (رواه الشيخان عن أبي هريرة)

"Apabila Romadlon datang, maka pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka dikunci dan setan-setan dibelenggu".

شهر رمضان شهر مبارك تفتح فيه أبواب الجنة وتغلق فيه أبواب السعير وتصفد فيه الشياطين وينادي مناد كل ليلة يا باغي الخير هلم ويا باغي الشر أقصر (أخرجه أحمد والبيهقي عن رجل من الصحابة رضوان الله عليهم)

"Bulan Romadhon adalah bulan yang diberkahi, dibukalah pintu-pintu surga, ditutuplah pintu-pintu neraka, dan dibelenggulah setan-setan pada bulan itu. Setiap malam selalu ada orang yang mengundangkan suara: Wahai orang yang mengharapkan kebaikan datanglah, wahai orang yang menginginkan kejelekan tahanlah".

Dari hadits tersebut dapat diperoleh pemahaman bahwa terbukanya pintu surga dan terkuncinya pintu neraka adalah secara nyata (Haqiqi). Hal itu sebagai bentuk pemberitahuan terhadap malaikat dan lainnya tentang besarnya keutamaan Romadlon dan bertambahnya pahala dan kebaikan pada bulan itu, sedikitnya kejelekan pada bulan itu. Hal itu dikarenakan terbelenggunya syetan secara hakiki pada kebanyakan waktu Romadlon, atau terbelenggu secara majazi, atau dengan kata lain tercegahnya syetan dari merusak dan menyesatkan kebanyakan manusia.

Hal itu tidaklah bertentangan dengan kenyataan yang kita lihat berupa masih banyaknya kemaksiatan, dosa-dosa besar, bahkan dosa terbesar yang diterjang oleh kebanyakan manusia pada bulan romadlon.

Dari dua hadist di atas pun kita bisa mengambil kesimpulan tentang diperbolehkannya mengatakan bulan Romadhon atau hanya Romadlon tanpa didahului dengan kata "bulan".

تفتح ابواب الجنة في أول ليلة من رمضان إلى آخر كل ليلة، وتغلق فيه أبواب النار وتصفد فيه مردة الشياطين ويبعث الله مناديا ينادي يا باغي الخير هلم هل من داع يستجاب له هل من مستغفر يغفر له هل من تائب يتاب عليه ولله عند وقت الفطر في كل ليلة من رمضان عتقاء يعتقهم من النار (رواه ابن صصرى في أماليه وابن النجار عن أنس رضي الله عنه)

"Pintu-pintu surga dibuka pada permulaan malam Romadlon sampai akhir tiap malam Romadlon, pintu-pintu neraka dikunci, Setan-setan dibelenggu, dan ALLOH mengutus orang yang mengumandangkan: Wahai orang yang mengharapkan kebaikan datanglah, adakah orang yang berdoa maka dikabulkan doa untuknya? Adakah orang yang beristighfar maka diampuninya​? Adakah orang yang bertaubat maka diterima taubatnya?. Dan bagi ALLOH pada waktu berbuka tiap malam dari Romadlon terdapat orang-orang yang dimerdekakan dari neraka".

Dari hadits tersebut dapat diperoleh pemahaman tentang waktu keutamaan yang terdapat pada bulan Romadhon.

نعم الشهر شهر رمضان تفتح فيه أبواب الجنة وتغلق فيه أبواب النيران وتصفد فيه مردة الشياطين ويغفر فيه إلا من تأبى (رواه الخطيب وابن النجار عن أبي هريرة رضي الله عنه).

"Sebaik-baik bulan adalah bulan Romadhon, pada bulan itu dibuka pintu-pintu surga, dikunci pintu-pintu neraka, dibelenggu setan-setan yang sombong dan congkak, serta diampuni kecuali orang yang enggan".

Yang dimaksud dengan orang yang enggan dari diampuninya dosa adalah orang-orang yang mencegah diri dan berpaling dari sebab-sebab diampuninya dosa.

أظلكم شهر رمضان هذا بمحلوف رسول الله صلى الله عليه وسلم ما مر على المسلمين شهر هو خير لهم منه ولا يأتي على المنافقين شهر هو شر لهم منه إن الله يكتب أجره وثوابه من قبل أن يدخل ويكتب وزره وشقاءه قبل أن يدخل (أخرجه أحمد والبيهقي عن أبي هريرة رضي الله عنه).

"Bulan Romadhon ini telah meliputi kalian, pada masa Rosulloh Shollallohu Alaihi wassalam. Tidaklah ada bulan yang datang kepada orang muslimin yang lebih baik untuk mereka dari padanya, dan tidaklah ada bulan yang lewat atas orang-orang munafik yang jelek dari pada bulan itu. Sesungguhnya ALLOH menulis pahala dan ganjarannya sebelum masuknya bulan Romadlon,dan menulis dosa dan balasannya sebelum masuknya bulan Romadlon".

Hal itu karena orang yang beriman menyiapkan diri dan hartanya untuk diinfaqkan sebagai kekuatan beribadah, sedangkan orang yang munafik menyiapkan diri untuk mencela dan mencari-cari kesalahan orang beriman. Sehingga bulan Romadlon menjadi sebuah keberuntungan bagi orang yang beriman dan sebagai siksaan bagi orang yang munafik.

أول شهر رمضان رحمة ووسطه مغفرة وآخره عتق من النار (رواه ابن ابي الدنيا والخطيب والديلمي وابن عساكر عن أبي هريرة رضي الله عنه)

"Permulaan bulan Romadlon itu Rahmat, pertengahannya​ maghfiroh dan akhirnya adalah kemerdekaan dari neraka".

Sedangkan orang yang dimerdekakan dari neraka adalah enam puluh ribu tiap malamnya​, dan orang yang dimerdekakan pada akhir malam bulan Romadlon pada saat berbuka, yaitu malam 'Idlul Fithri, sejumlah 30 × 60.000= 1.800.000 orang.
Seperti disebutkan dalam hadits berikut.

...ولله تعالى عند كل فطر من شهر رمضان كل ليلة عتقاء من النار ستون ألفا فإذا كان يوم الفطر أعتق مثل ما أعتق في جميع الشهر ثلاثين مرة ستين ألفا (رواه البيهقي عن ابن مسعود رضي الله عنه)

Orang yang sholat pada malam harinya, akan dicatatkan baginya seribu lima ratus kebaikan tiap kali ia bersujud, dibangunkan​ sebuah rumah dari Yaqut merah di surga, yang didalamnya enam puluh ribu pintu, Setiap pintu tersebut terdapat istana dari emas yang dihiasi dengan Yaqut merah. Dan orang yang berpuasa pada awal romadlon, maka dosa-dosa yang telah lampau akan diampuni sampai hari yang sama pada bulan Romadlon, dimintakan ampunan oleh tujuh puluh ribu malaikat tiap hari mulai sholat pagi sampai terbenamnya matahari, dan mendapatkan suatu pahala berupa pohon yang besarnya ditempuh perjalanan lima ratus ribu tahun bagi tiap sujud yang dilakukan pada malam hari atau siang bulan Romadlon, seperti dalam hadits:

...وليس من عبد مؤمن يصلي في ليلة منها إلا كتب الله له ألفا وخمسمائة حسنة بكل سجدة وبنى له بيتا في الجنة من ياقوتة حمراء فإذا صام أول يوم من رمضان غفر له ما تقدم من ذنبه إلى مثل ذلك اليوم من شهر رمضان واستغفر له كل يوم سبعون ألف وملك من صلاة الغد إلى أن توارى بالحجاب-أي إلى غروب الشمس وكان له بكل سجدة يسجدها في شهر رمضان بليل أو نهار شجرة يسير الراكب في ظلها خمسمائة عام (أخرجه البيهقي عن أبي سعيد رضي الله عنه).