ABDUL HAMID MUDJIB HAMID BERSHOLAWAT

Jumat, 02 Juni 2017

"Pemimpin bulan adalah bulan Romadlon, dan pemimpin hari adalah Jum'at"

(06) Kajian kitab Ithafu Ahli Al-Islam Bi-Khushushiyyati Al-Siyam karya Al-Imam Ibnu Hajar Al-Haitami yang dibaca oleh Syaikhina Maimoen Zubair Sarang di Musholla Pondok Pesantren Al-Anwar.
***
Diposkan hari Jum'at Pon, 7 Romadlon 1438 H/ 2 Juni 2017 M.
***

سيد الشهور شهر رمضان وسيد الأيام الجمعة (رواه الطبراني والبيهقي وغيرهما)

"Pemimpin bulan adalah bulan Romadlon, dan pemimpin hari adalah Jum'at".

سيد الشهور شهر رمضان، وأعظمها حرمة ذو الحجة (رواه البزار والبيهقي عن أبي سعيد وابن عساكر)

"Pemimpin bulan adalah bulan romadlon, sedang bulan paling agung kehormatannya adalah Dzulhijjah".

Bulan Romadlon lebih mulia (Afdlol) dari pada bulan Dzulhijjah. Pemahaman ini diambil dari kata "Pemimpin (Siyadah)" dalam hadits itu.

Hal ini tidak bertentangan dengan lebih agungnya kehormatan bulan Dzulhijjah, karena kehormatan itu dipandang dari wujudnya haji dan umroh pada bulan Dzulhijjah, serta dikarenakan bulan Dzulhijjah termasuk salah satu bulan yang mulia (Asyhur Al-Hurum).

إن عدة الشهور عند الله اثنا عشر شهرا في كتاب الله يوم خلق السموات والأرض منها أربعة حرم.

Disamping itu, Muharram lebih Afdlol dari pada Dzulhijjah, sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa kehormatan yang lebih (A'dlomiyyatul Hurmah) yang dimiliki Dzulhijjah tidak menjadikan lebih Afdlolnya bulan Dzulhijjah atas Muharrom, lebih-lebih terhadap bulan Romadlon. Sehingga jelas bahwa Romadlon lebih Afdlol dari Dzulhijjah.

إن الله تعالى فرض صيام رمضان وسننت لكم قيامه فمن صامه وقامه إيمانا واحتسابا خرج من ذنوبه كيوم ولدته أمه (رواه أحمد والترمذي عن عبد الرحمن بن عوف)

"Sesungguhnya ALLOH mewajibkan puasa Romadlon, dan aku sunahkan sholat Romadlon terhadap kalian. Maka barangsiapa berpuasa dan sholat Romadlon dengan iman dan ihtisab (mencari ridho ALLOH), maka ia keluar dari dosa-dosanya seperti hari kelahirannya​".

Hadits tersebut menunjukkan bahwa kewajiban puasa Romadlon karena perintah ALLOH, dalam firman-nya:

يا أيها الذين آمنوا كتب عليكم الصيام....

Sedangkan kesunahan menjalankan ibadah sholat malam pada bulan Romadlon karena anjuran dari Nabi Muhammad.

من صام رمضان إيمانا واحتسابا غفر له ما تقدم من ذنبه وما تأخر (رواه الدار قطني عن ابن عباس)

"Barangsiapa yang berpuasa Romadlon dengan iman dan ihtisab, maka ia diampuni dosa-dosanya yang telah lampau dan yang akan datang".

Diampuninya​ dosa yang lalu sudah jelas, sedangkan maksud terampuninya dosa yang akan datang adalah janji ALLOH terhadap hamba bila suatu saat melakukan dosa, maka ia akan mendapatkan suatu ampunan. Maka tidaklah menjadi isykal tentang kemustahilan mengampuni suatu dosa sebelum terjadinya dosa itu.

تفتح فيه أبواب السماء وتغلق فيه أبواب النار....(رواه الدار قطني عن عقبة بن فرقد)

"Pada bulan Romadlon dibukalah pintu-pintu langit dan dikuncilah pintu-pintu neraka".

إذا جاء شهر رمضان فتحت أبواب الرحمة وغلقت أبواب النار....(رواه النسائي عن أبي هريرة رضي الله).

"Apabila masuk bulan Romadlon, maka dibukalah pintu-pintu Rahmat dan dikuncilah pintu-pintu neraka".

إذا جاء رمضان فتحت أبواب الجنة وتغلق أبواب النار...(رواه الشيخان عن أبي هريرة رضي الله عنه)

"Apabila masuk bulan Romadlon, maka dibukalah pintu-pintu surga dan dikuncilah pintu-pintu neraka".

Pada ketiga hadist tersebut terdapat perbedaan riwayat, yaitu pada permasalahan pintu yang dibuka:
1. Pintu langit.
2. Pintu rahmat.
3. Pintu surga.

Redaksi "terbukanya pintu surga" dalam hadist di atas menunjukkan bahwa pintu surga benar-benar dibuka secara nyata. Bukan sebagai kinayah tentang luasnya rahmat ALLOH, karena luasnya rahmat ALLOH sudah bisa ditunjukkan dengan redaksi "terbukanya pintu rahmat atau pintu langit" pada dua hadist yang lain.

Hal ini tentu lebih menambah suatu faidah pemahaman, yaitu terbukanya pintu langit, pintu surga dan pintu rahmat pada bulan Romadlon.

Begitu pula dengan redaksi "dikuncinya pintu neraka", yang menunjukkan bahwa pintu neraka memang benar-benar dikunci pada bulan Romadlon.

ليس ليوم فضل على يوم في الصيام إلا شهر رمضان ويوم عاشوراء (رواه الطبراني والبيهقي عن ابن عباس رضي الله عنه)

"Tidak ada hari yang mengungguli hari yang lain dalam puasa kecuali bulan Romadlon dan hari Asyura".

Pengecualian pada hadist itu bukanlah secara Hakiki, tetapi dipandang dari salah satu sudut pandang (Hashr Idlofi). Hal itu karena puasa hari arofah lebih Afdlol dari pada puasa Asyura. Puasa hari arofah (9 Dzulhijjah) melebur dosa dua tahun, sedangkan puasa hari Asyura (10 Muharrom) melebur dosa setahun. Begitu pula terdapat hadist yang menyebutkan keutamaan puasa senin, kamis, enam hari bulan syawwal yang menunjukkan keistimewaan hari satu dengan hari lainnya.

أبسطوا النفقة في شهر رمضان فإن النفقة فيه كالنفقة في سبيل الله (رواه ابن ابي الدنيا عن ضمرة وراشد بن سعد مرسلا)

"Perluaslah nafaqoh kalian pada bulan Romadlon, karena sesungguhnya nafaqoh pada bulan Romadlon itu seperti nafaqoh di jalan ALLOH".

Memperluas nafaqoh pada bulan Romadlon pun tentu tetap dengan melakukan kewajiban pokok yaitu puasa.

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: لولا أن الشياطين يحومون على قلوب بني آدم لنظروا إلى ملكوت السماء (في الإحياء)

"Jikalau setan-setan tidak mengelilingi hati anak Adam, niscaya mereka akan melihat alam malakut langit".

Tentang hal alam, Syaikhina Maimoen Zubair menyebutkan bahwa dibumi maupun langit terdapat alam mulki dan alam malakut, seperti disebutkan oleh Al-Qur'an:

ولله ملك السموات والأرض (آل عمران: ١٨٩).
وكذلك نري إبراهيم ملكوت السموات والأرض (الأنعام:٧٥).

Bagaimana cara menyempitkan jalan syetan?.

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: إن الشيطان ليجري من ابن آدم مجرى الدم فضيقوا مجاريه بالجوع (الإحياء)

"Sesungguhnya setan berjalan pada tempat mengalirnya darah anak Adam, maka sempitkanlah jalan setan dengan lapar".