ABDUL HAMID MUDJIB HAMID BERSHOLAWAT

Selasa, 30 September 2014

MENEBUS/MENGHAPUS DOSA DENGAN MEMBERI SESUATU YANG DIMINTA ANAK KECIL

============
MENEBUS/MENGHAPUS DOSA DENGAN MEMBERI SESUATU YANG DIMINTA ANAK KECIL:
-----------------------
Al-Syekh Nawawi Al-Banteny RA dalam kitabnya, Qâmi‘uth Tughyân halaman 18 menjelaskan bahwa Sayyidina Ali bin Abi Tholib Karromallohu wajhah menceritakan, bahwa ada seorang tamu datang kepada bagina Nabi Muhammad untuk melaporkan bahwa ia telah melakukan perbuatan maksiat, dan meminta kepada Nabi agar memohon ampunan kepada Alloh atas dosa-dosa tamu tersebut.

Sebelum permintaan itu dipenuhi, Rasululloh pun bertanya kepada si tamu tersebut, “maksiat apa yang telah kamu lakukan?

“Saya malu mengungkapkan perbuatan ma'siat tersebut, Ya Rasulalloh SAW,” Jawab si Tamu.

Kemudian Nabi mendesak, “Kenapa kau harus malu menceritakan di depan saya tentang dosa-dosa yang telah kamu perbuat, sedangkan kepada Alloh swt. yang selalu memantaumu tidak malu?

Setelah itu Rasulullah meminta kepada si tamu untuk segera pergi. “Pergilah, sebelum api neraka datang ke sini karena ulah dosa-dosamu...!”

Akhirnya si tamu tersebut pergi sambil menangis dengan perasaan sedih bercampur kecewa.

Tidak lama kemudian, Malaikat Jibril datang dan menenggur Nabi, “Ya Muhammad janganlah membuat si tamu yang melakukan maksiat merasa sedih dan putus asa, karena si tamu sudah membayar kafarot (denda/tebusan) atas dosanya, walaupun dosa tersebut besar”.

Nabi Muhammad pun bertaya, “Apa kafarotnya?

“Kafarotnya/ Tebusannya adalah anak kecil. Ketika tamu yang datang tadi tiba di rumahnya, tiba-tiba ada anak kecil mencegatnya dan meminta sesuatu yang bisa dimakan. Akhirnya tamu itu memberikan makanan. Lantas anak itu pergi dengan perasaan senang dan bahagia. Itulah kafarat atas dosa si tamu,” jelas Malaikat Jibril kepada Rasululloh SAW.