ABDUL HAMID MUDJIB HAMID BERSHOLAWAT

Rabu, 04 Desember 2013

KEUTAMAAN DAN HIKMAH SHOLAT

==========

KEUTAMAAN DAN HIKMAH SHOLAT

1. Dapat menghapus atau menyebabkan terampuninya dosa (HR. Al-Bukhory & Muslim)
2. Alloh Ta'ala meninggikan derajat (HR. Muslim)
3. Merupakan sebaik-baik aturan yang disyari'atkan (HR. Ath-Thobarony)
4. Merupakan sebaik-baik amal perbuatan (HR. Achmad & Ibnu Hibbaan)
5. Dapat menyembuhkan jiwa dan raga (HR. Achmad)
6. Membuat perjanjian di sisi Alloh Ta'ala dengan jaminan masuk surga (HR. Maalik, Abu Dawud & An-Nasaa'iy)
7. mendatangkan pengampunan, rohmat sertakeridloan dari Alloh Ta'ala (HR. At-Tirmidzy)
8. Alloh Ta'ala membanggakan orang yang sholat di hadapan para malaikat (HR. Al-Bukhory & Muslim)
9. Merupakan tali penghubung antara hamba dengan Alloh Ta'ala (HR. Ath-Thobaroony)

10. Amalan untuk memdekatkan diri kepada Allah Ta'ala (H.R. Al Bukhori, Muslim)
11. Tempat berbisik kepada Allah Ta'ala (H.R. Al Bukhori)
12. Sarana untuk menghdapkan diri kepada Allah Ta'ala (H.R. Al Bukhori)
13. Dzikir hamba kepada Allah Ta'ala (H.R. Muslim)
14. Malaikat senantiasa meng-amin-i serta memohonkan pengampunan dan keselamatan selama di tempat sholat (H.R. Al Bukhori, Muslim)
15. Dapat mencegah dari perbuatan keji dan munkar ( Q.S. Al Ankabut : 45)
16. Mendidik hamba dalam menjauhi perbuatan tercela ((H.R. Ahmad)
17. Menjadi cahaya bagi seorang mukmin , baik di dunia maupun di akhirat (H.R. Ahmad, Al Bukhori, Muslim)
18. Menjadi penolong serta pelindung di alam kubur (H.R. Abu Ya'la, Al Baihaqi)
19. Menyelamatkan anggota sujud dari api neraka ( H.R. Al Bukhori,Muslim)
20. Mempersiapkan hamba untuk dapat bersujud kepada Allah Ta'ala di saat semua makhluq bersujud kepada-Nya (H.R Al Bukhori)
21. Dipersiapkan pintu khusus saat memasuki surga (H.R Al Bukhori)
22. Dapat bertemu dan menyertai Rasululloh Shollallohu 'alaihi wasallam di dalam surga (H.R. Al Bukhori, Muslim)
==========
Lihat kitab Syaroful Ummah Al Muhammadiyah, halaman 41-51, dan terjemahannya Keagungan Umat Muhammad Shollallohu 'Alaihi wasallam, halaman 45-57