ABDUL HAMID MUDJIB HAMID BERSHOLAWAT

Rabu, 16 Oktober 2013

KALIAN SEMUA FAQIR (يا أيها النَّاسُ أنتُمُ الفُقراءُ)

===========
......JIKA ORANG PERTAMA DAN TERAKHIR KALIAN, BAIK DARI JIN DAN MANUSIA SEMUANYA, MEREKA BERTAQWA SEPERTI TAQWA ORANG YANG PALING TAQWA DIANTARA KALIAN, HAI ITU TIADA AKAN MENAMBAH KERAJAANKU(ALLOH) SEDIKITPUN...........
==========
“Hai hamba-hambaKu (Alloh), sesungguhnya Aku haramkan perilaku dzolim atas diriKu, dan Aku mengharamkannya pula di antara kalian, maka janganlah kamu saling mendzolimi. Hai hamba-hambaKu, kalian semua sesat kecuali yang Aku beri petunjuk, maka mintalah petunjuk kepadaKu niscaya Aku tunjuki kalian. Hai hamba-hambaKu, kalian semua lapar kecuali yang Aku beri makan, maka mintalah makan kepadaKu niscaya Aku beri kalian makan. Hai hamba-hambaKu, kalian semua telanjang kecuali yang telah Aku beri pakaian, maka mintalah pakaian kepadaKu niscaya Aku beri kalian pakaian. Hai hamba-hambaKu, sesungguhnya kalian melakukan kesalahan pada siang dan malam hari dan Aku mengampuni dosa-dosa semua, maka mintalah ampun kepadaKu niscaya Aku ampuni kalian. Hai hamba-hambaKu, sesungguhnya kalian tak dapat memberikan bahaya kepadaKu, dan kalian tidak dapat memberi manfaat kepadaKu. Hai hamba-hambaKu, jika orang yang pertama dan terakhir dari kalian, baik dari manusia dan jin semua, mereka itu bertaqwa seperti taqwa orang yang paling taqwa di antara kalian, hal itu tidak akan menambah kerajaanKu sedikitpun. Hai hamba-hambaKu, jika orang yang pertama dan terakhir dari kalian, baik dari manusia dan jin seluruhnya, mereka durhaka seperti orang yang paling durhaka di antara kalian, itu tidak akan mengurangi kerajaanKu sedikitpun. Hai hamba-hambaKu, jika orang yang pertama dan terakhir di antara kalian, manusia dan jin seluruhnya, mereka berada di satu tanah lapang, lalu masing-masing mereka meminta keinginannya kepadaKu, lalu Aku berikan pada setiap mereka permintaan mereka, maka hal itu tidak akan mengurangi apa yang ada padaKu, kecuali seperti berkurangnya air laut ketika jarum dicelupkan ke dalamnya (lalu diangkat kembali). Hai hamba-hambaKu, sesungguhnya yang kalian dapatkan hanya amal perbuatan kalian. Aku catat semuanya untuk kalian, kemudian Aku membalasnya. Maka barangsiapa mendapatkan kebaikan, hendaklah dia memuji Allah, dan barangsiapa mendapatkan selain itu, maka janganlah ia mencela melainkan (mencela) dirinya sendiri.”
{HR. Muslim (no.2577)
----------------
Terjemahan hadits diatas diriwayatkan Abu Dzar Al-Ghifary RA rodliyallaahu ‘anhu dari Nabi shollallaahu ‘alayhi wa’alaa aalihi wasallam yang diriwayatkan dari Robbnya (hadits qudsi), di mana Alloh ‘azza wajalla berfirman:
يا عبادي، إني حرَّمت الظلم نفسي، وجعلته بينكم محرَّماً، فلا تظالموا، يا عبادي، كلُّكم ضالٌّ إلا من هديته، فاستهدوني أهدكم، يا عبادي، كلُّكم جائع إلا من أطعمته، فاستطعموني أطعمكم، يا عبادي، كلُّكم عارٍ إلا من كسوته، فاستكسوني أكسكم، يا عبادي، إنكم تخطئون بالليل والنهار، وأنا أغفر الذنوب جميعاً، فاستغفروني أغفر لكم، يا عبادي، إنّكم لن تبلغوا ضرّي فتضرّوني، ولن تبلغوا نفعي فتنفعوني، يا عبادي، لو أن أولكم وآخركم وإنسكم وجنَّكم، كانوا على أتقى قلب رجل واحد منكم، ما زاد ذلك في ملكي شيئاً، يا عبادي، لو أنّ أوّلكم وآخركم وإنسكم وجنّكم، كانوا على أفجر قلب رجل واحد منكم، ما نقص ذلك من ملكي شيئاً، يا عبادي، لو أنّ أوّلكم وآخركم وإنسكم وجنّكم، قاموا في صعيدٍ واحدٍ، فسألوني، فأعطيت كل واحد مسألته، ما نقص ذلك مما عندي إلا كما ينقص المخيط إذا أدخل البحر، يا عبادي، إنّما هي أعمالكم أحصيها لكم، ثم أوفيكم إياها، فمن وجد خيراً فليحمد اللَّه، ومن وجد غير ذلك فلا يلومنَّ إلا نفسه
===========
 Hadits tersebut menunjukkan bahwa seluruh makhluq membutuhkan Alloh di dalam mendatangkan kemaslahatan-kemaslahatan mereka dan menolak bahaya-bahaya terhadap diri mereka, baik dalam perkara Agama maupun urusan dunia mereka, dan sesungguhnya para hamba, tidak memiliki sesuatu apapun dari semua itu dan sesungguhnya orang yang belum dikaruniai Alloh petunjuk dan rizki, maka sesungguhnya Alloh telah menghalanginya dari keduanya (petunjuk dan rizki) di dunia dan barangsiapa yang tidak diberi Alloh ampunan dari dosa-dosanya, maka kesalahan-kesalahannya akan menjerumuskannya (ke neraka) di akherat.
{LIhat Jamii’ Al-‘Uluum wal Hikam, Ibnu Rojab rohimahullaah (2/73).

Alloh berfirman yg artinya:“Hai manusia, kamulah yang butuh kepada Allah; dan Allah Dia lah Yang Mahakaya (tidak membutuhkan sesuatu) lagi Maha Terpuji.”{QS. Fathir: 15.}
يا أيها النَّاسُ أنتُمُ الفُقراءُ إلى اللَّه واللهُ هوَ الغنيُّ الحَميدُ