Masjid Al-Kabsy (Masjid An-Nahr)
Zaman dulu, begitu jamaah haji tiba di Mina, di tempat tempat lempar batu jamarat, pertama tama yang dicarinya adalah tempat penyembelihan korban nabi Ibrahim as yang letaknya antara dua jumrah shughra’ dan wustha’ walaupun sudah tidak kelihatan lagi bekasnya. Diriwayatkan bahwa Rasulallah saw menyembelih korbannya di tempat nabi Ibrahim menyembih korban dombahnya sebagai tebusan dari korban penyembelihan anaknya Ismail. 
Diriwayatkan dari Said bin Jubair dari Ibnu Abbas ra ia berkata: “Batu karang yang terletak di Mina yang berasal dari Tsabir adalah batu yang telah diketahui bahwa nabi Ibrahim as menyembelih dombanya sebagai tebusan dari anaknya Ismail as. Domba itu turun dari Tsabir lalu disembelihnya oleh ibrahim as”. Kemudian di tempat itu dibangun sebuah masjid oleh Lubabah puteri Ali bin Abdullah bin Abbas yang dikenal dengan masjid al-Kabsy atau masjid an-Nahr.
Masjid kabsy atau Nahr termasuk salah satu dari tujuh masjid bersejarah di Mina. Semuanya habis dibongkar hanya yang tertinggal masjid al-kheif. Masjid masjid yang telah dibongkar dipergunakan untuk perluasan dan perlebaran jalan menuju ke tempat tempat jumrah. Konon masjid Kabsy atau Nahr pernah dipugar oleh raja Quthbuddin Abubakar bin al Mansur dari yaman pada tahun 645 H

sumber: http://hasansagaf.wordpress.com/2010/06/20/masjid-al-kabsy/?preview=true&preview_id=273&preview_nonce=52691f6e40