ABDUL HAMID MUDJIB HAMID BERSHOLAWAT

Sabtu, 23 Februari 2013

Diuji Bahasa Arab, Ratusan Siswa Mesir Dapat Nilai Nol

==================
Diuji Bahasa Arab, Ratusan Siswa Mesir Dapat Nilai Nol
===========================
Meski Bahasa Arab telah menjadi bahasa ibu negara Mesir, tapi banyak diantara mereka yang tidak menguasai dengan benar dan baik tata bahasa Arab. Hal itu menimpa lebih dari 300 siswa tingkat SMU di Mesir. Dalam ujian akhir yang mereka ikuti beberapa waktu lalu, ternyata mereka meraih nilai nol dalam pelajaran Bahasa Arab.

Kejadian tersebut membuat para pakar Bahasa Arab setempat berpikir keras. Mereka menilai bahwa fenomena di atas tak lain karena dipicu oleh kejumudan metode pengajaran Bahasa Arab yang dipergunakan departemen pendidikan.

Muhamad Antar, seorang guru Bahasa Arab di Kairo mengatakan, sebenarnya ketidakpedulian para siswa terhadap Bahasa Arab dikarenakan perombakan kurikulum yang akhir-akhir ini diberlakukan atas tingkatan SMU. 

Perombakan yang ditempuh departemen pendidikan dan pengajaran antara mengurangi jam pengajaran bahasa Arab. Artinya, mereka telah meremehkan pentingnya Bahasa Arab bagi sisw bagi penutur Arab sendiri.

Seperti diberitakan Islamonline, kemarin,Antarah menjelaskan, di samping itu, rendahnya kemampuan guru Bahasa Arab yang perlu dikaji ulang. Sebab, ini juga mempengaruhi kualitas pengajaran di Mesir.

Dr Mujib Al-Mishri, dosen di fakultas Sastra di Universitas Aini Asy-Syams mengatakan, masyarakat Mesir saat ini tengah menghadapi problem dalam pengajaran Bahasa Arab di sekolah-sekolah. Buktinya, para guru Bahasa Arab sama seklai tak berbicara dengan Bahasa Arab yang Fusha (baik dan benar).

Lain halnya dengan guru bahasa Perancis atau bahasa lainnya, mereka lebih suka berbicara dengan bahasa-bahasa itu untuk meningkatkan kemampuan bahasanya, tambah Al-Mishri.
Dari pihak siswa sendiri beralasan bahwa ketidaklulusan mereka dalam Bahasa Arab karena maraknya para siswa yang kursus bahasa-bahasa asing lainnya, pasalnya lembaga-lembaga kursus itu sama sekali tak peduli dengan Bahasa Arab.

Syarif, salah satu siswa yang gagal di Bahasa Arab mengatakan, Sejak kecil saya mengalami kesulitan dalam memahami Bahasa Arab, terlebih karena saya banyak belajar di kursus-kursus bahasa asing di berbagai tingkatan sekolah saya.

Saya merasa tak menyukai dan akrab dengan Bahasa Arab, sampai-sampai lagu-lagu dan syair-syairnya yang begitu pelik, tapi saya tak menyangka bahwa saya ternyata tak dapat menguasai kertas soal itu dan mendapat nilai nol, ujar Syarif.(MA/io)
 
sumber:http://www.nu.or.id/a,public-m,dinamic-s,detail-ids,1-id,1867-lang,id-c,warta-t,Diuji++Bahasa+Arab++Ratusan+Siswa+Mesir+Dapat+Nilai+Nol-.phpx