ABDUL HAMID MUDJIB HAMID BERSHOLAWAT

Rabu, 26 Desember 2012

Rahasia Bilangan dalam Sholat

 ==================
Rahasia Bilangan dalam Sholat
===================
Rabu, 19/12/2012 12:23
Muhammad Ali at-Tirmidzi mengatakan bahwa shalat adalah tiang agama. Shalat merupakan perkara yang pertama kali difardhukan oleh Allah swt. kepada kaum muslimin.

Begitu pentingnya posisi sholat dalam Islam, sehingga pemaknaan atasnya tidak pernah habis. Seperti yang diungkapkan oleh Al-Syaikh Nawawi al-Bantani mengenai rahasia bilangan dalam sholat.

Dalam kitabnya Syarah Sulamul Munajah menjelaskan adanya rahasia dibalik angka-angka dalam sholat. Lima waktu yang diwajibkan oleh Alloh SWT kepada muslim menunjukkan rasa syukur atas nikmat yang diberikan-Nya atas lima indera perasa ‘panca indra’ sekaligus merupakan upaya menutup berbagai keburukannya.

Oleh karena itu dua raka'at sholat shubuh merupakan panjatan rasa syukur atas kedua bibir  yang terdapat dalam indera pengecap (mulut). Karena hanya dengan keduanyalah kita bisa merasai segala hal yang bersifat halus maupun kasar.

Sedangkan empat raka'at sholat dhuhur menunjuk pada rasa syukur kita atas indera penciuman (hidung) yang dapat mencium berbagai bau dari empat arah. Dengan demikian empat rakaat dhuhur sekalijgus dapat dijadikan sebagai semangat menutup keburukan yang datang dai empat arah itu juga.

Empat rakaat sholat 'ashar merupakan apresiasi manusia rasa syukur atas indera pendengaran (telinga) yang dapat menerima berbagai jenis suara dari empat arah. 

Adapun tiga raka’at maghrib menunjukkan rasa syukur manusia atas kemampuan melihat yang datang dari tiga arah; depan, kanan dan kiri. Sedangkan penglihatan kearah belakang tidak mungkin bisa.

Adapaun empat rakaat sholat isya’ merujuk pada rasa syukur manusia atas nikmat atas empat macam rasa; dingin, panas, pahit dan manis Demikianlah rahasia angka yang berhubungan dengan raka'at sholat.

sumber:http://www.nu.or.id/a,public-m,dinamic-s,detail-ids,10-id,41316-lang,id-c,ubudiyyah-t,Rahasia+Bilangan+dalam+Shalat-.phpx

Tidak ada komentar:

Posting Komentar