ABDUL HAMID MUDJIB HAMID BERSHOLAWAT

Rabu, 17 April 2013

HADLROTUSSEIKH KH. AHMAD WARSON MUNAWWIR SANG MAHA GURU BAHASA 'ARAB()BAHASA SURGA) KAMI. BERPULANG KE ROHMATULLOH DAN SURGA SEBAGAI TEMPAT BELIAU, AMIIN


اِنّا لِلّهِ وَاِنّا اِلَيْهِ رَاجِعُوْنَ

(KH. Ahmad Warson Munawwir)
================================



المعهد الاسلاميّ المنوّر كربياك جقجا كرتا
al-munawwir.com
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------

KOMPLEK Q / MADRASAH SALAFIYAH III



A. SEKILAS TENTANG PP.AL-MUNAWWIR KOMPLEK Q
PP.Al-Munawwir adalah salah satu benteng terakhir untuk membekali diri dengan aqidah islamiyah sesuai dengan tuntunan Rosul dan  Al – Qur’an yang diwariskan para ‘ulama’. Maka dari itu, PP.Al- Munawwir komplek Q memberi kesempatan bagi mereka yang menuntut ilmu umum dan agama untuk belajar dan memperdalam khazanah ilmu agama Islam dari para pewaris Nabi SAW sehingga tercipta ilmuan yang berkepribadian Ilmiah dan Qur’ani. Pondok Pesantren Putri Al – Munawwir komplek Q Krapyak Yogyakarta yang berdiri pada tanggal 22 September 1989 adalah salah satu komplek khusus putri di PP.Al-Munawwir yang pendirinya di pelopori oleh KH.Ahmad Warson Munawwir. Berlokasi di perbatasan kota Yogyakarta, kurang lebih 275 m utara dari pondok pusat, dengan  no telp. (0274) 387374.

B. VISI DAN MISI
Pondok Pesantren Putri PP.Al-Munawwir komplek Q Krapyak Yogyakarta sebagai salah satu lembaga pendidikan Islam non – formal hingga kini mampu bertahan dan bahkan terus berkembang dalam rangka membentuk manusia Indonesia seutuhnya sebagaimana dituangkan dalam GBHN, untuk membangun bangsa dan Negara. Maka dalam kiprahnya, sejak awal berdiri hingga sekarang, Pondok Pesantren ini bertujuan :
  1. Menyiapkan santri agar mampu mengembangkan diri sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dijiwai nilai – nilai Islam.
  2. Menyiapkan santri agar mampu menjadi anggota masyarakat dalam mengadakan hubungan baik dengan lingkungan social, budaya dan alam sekitar yang dijiwai suasana keagamaan.
  3. Menyiapkan santri agar mendapat bekal ilmu pengetahuan agama Islam yang luas dan mendalam sesuai dengan tradisi keilmuan pesantren.
  4. Menyiapkan santri agar memiliki akhlaqul karimah (Akhlaq Qur’an) yang diterapkan dalam kehidupan sehari – hari.
  5. Menyiapkan santri agar memiliki keterampilan membaca kitab kuning dan memahami maksudnya untuk diamalkan dalam kehidupan sehari – hari.
  6. Menyiapkan santri agar menjadi juru dakwah (da’i) yang handal dengan tetap memperhatikan nilai – nilai ahlussunah wal jama’ah.
C. PROGRAM KEGIATAN
  1. Madrasah Layliyah
  2. Kuliah Subuh
  3. Pengajian Al - Qur'an
  4. Khitobah
  5. Club Bhs.Inggris dan Bhs.Arab
  6. Club Hadroh
  7. Teater
  8. Baksos
  9. TPA
  10. Mengisi Kultum di kampung (Romadhon)
  11. Tahfidzul Qur’an
  12. Rihlah antar pondok
  13. Senam
  14. Club Olahraga
D. MADRASAH SALAFIYAH III
Madrasah Salafiyah III adalah salah satu dari lembaga pendidikan formal yang pendiriaannya berada dalam satu bagian PP.Al-Munawwir Krapyak Yogyakarta. Santri belajar dengan dikelompokkan menjadi 6 kelas sesuai dengan kemampuan santri dan diatur dengan kurikulum yang sesuai.
E. KURIKULUM
  1. Al-Qur’an
  2. Ilmu Tafsir
  3. Ilmu Tajwid
  4. Ilmu Tauhid
  5. Ulumus Syari’ah ( Fiqh dan  Qowaid Fiqhiyyah )
  6. Akhlak / Tasawwuf
  7. Ulumul Lughoh ( Nahwu, Sharaf dan Bahasa Arab )
  8. Tarikh
  9. Praktek Ibadah
  10. Qiroatul Kutub
  11. Bahsul Masail
  12. Munaqosah
F. KITAB YANG DIKAJI
Madarijal-lughoh al-Arobiyah, Taisirul Kholaq, Hidayah al-Mustafid, Jawahirul Kalamiyah, al-Mabadi’ Fiqh, Fathu Qorib, Shorf al-Wadhih, Minhajul Muslimin, Washoya, khulashoh min Ta’limul Muta’alim, Al – Jurumiyah, Kitab at-Tauhid, Fathu Qorib, Nahwu wa Shorfu, Qowaidul Fiqhiyyah, Ushul min Ushul Fiqh, al-Wuquf, Tanwirul Qulub, Fiqh al-‘Ashr, al-‘Arabiyah lin Nasyiin, Rowai’ul Bayan.
G. STAFF PENGAJAR
Pengajar/Ustadz dan Ustadzah yang mengajar di Madrasah Salafiyah III adalah semuanya alumni dan santri senior PP.Al-Munawwir Krapyak Yogyakarta yang mana mereka pernah sekolah di perguruan tinggi baik yang berhasil menyelesaikan s1, S2 maupun S3, dari perguruan tinggi agama maupun umum.
H. PENDAFTARAN MASUK MADRASAH
Santri akan mengikuti ujian penempatan kelas, tujuannya untuk penyesuaian kelas yang sesuai dengan kemampuannya masing – masing.
I. PERATURAN MADRASAH
Selama madrasah, setiap santri diwajibkan untuk menggunakan kerudung putih dan  seragam sesuai dengan hari – hari yang telah ditentukan :
  • Seragam batik pada hari Jum’at s/d Ahad
  • Seragam Jas Almamater dan bawahan putih di hari Senin s/d Rabu
J. PROGRAM TAHFIDZUL QUR’AN
Program ini khusus diperuntukkan bagi santri yang berkenan menghafal 30 Juz. Dalam hal ini, santri ditempatkan khusus di satu asrama. Kepemimpinan Madrasah Tahfidh Al-Qur’an dipegang oleh Gus Muhammad Fairuz Munawwir ( Putra KH.Ahmad Warson Munawwir ). Seluruh santri juga diwajibkan mengikuti pengajian umum diluar pengajian madrasah.
K. JADWAL PENGAJIAN
HARI
PUKUL
KEGIATAN
PEMBIMBING
Sabtu  -  Kamis
05 . 15 – 09.00
Setoran
Gus Fairuz
Jum’at – Sabtu
18.45 – 19.45
Kitab
Ustadz
Ahad – Rabu
18.45 – 19.45
Deresan Kelompok
Roisah
Jum’at
19.45
Kitab
Ustadz
Ahad – Rabu
21.00  - 21.30
Deresan
Sie.Deresan

L. PENGAJIAN UMUM
Pengajian umum adalah sistem pengajaran yang wajib diikuti oleh seluruh santriwati yang diasuh oleh pengasuh pondok atau oleh ustadz senior
M. JADWAL PENGAJIAN UMUM
HARI
PUKUL
KITAB
PEMBIMBING
Selasa
05.00 – 06.00
Mafahim
Al-Ustadz H. Suhadi Chozin, S.Ag
Rabu – Kamis
05.00 – 06.00
Mafahim
Al-Ustadz Agus Najib, S.Ag
Sabtu – Ahad
05.00 – 06.00
Mafahim
Al- Ustadz Dr.Ahmad Thoifur

N. SISTEM PENERIMAAN SANTRI BARU
  1. SYARAT – SYARAT PENDAFTARAN
    1. Showan dan mohon restu dari bapak pengasuh dengan diantar orang tua wali
    2. Mendaftarkan diri di kantor PP.Al-Munawwir komplek Q
    3. Menyerahkan pas foto 2×3 cm sebanyak 2 lembar (berjilbab) dan kartu identitas / KTP
    4. Sanggup dan bersedia mengikuti kegiatan peraturan dan tata tertib pondok
  1. BIAYA ADMINISTRASI
    1. Pendaftaran.......................................................... Rp. 25.000,-
    2. Uang Gedung....................................................... Rp. 800.000,-
    3. Fasilitas (almari, kamar, jas almamater)................Rp. 250.000,-
    4. Paket Kitab + Kamus Al-Munawwir.....................Rp. 350.000,-
    5. Syahriyah*.............................................................Rp. 172.000,-
    6. Haul.........................................................................Rp. 50.000,-
    7. Sumbangan perpustakaan....................................... Rp. 12.000,-
    8. Handphone..............................................................Rp. 10.000,-
TOTAL                                                                               Rp. 1.670.000,-
* Adapun santri akan dikenakan biaya tambahan dalam pembayaran syahriyah sesuai dengan alat komunikasi atau transportasi pribadi yang dimilikinya, dengan rincian sebagai berikut  :
·         Syahriyah + Handphone........................                Rp. 182.000,-
·         Syahriyah + Hp + Laptop.........................              Rp. 202.000,-
·         Syahriyah + Hp + Motor..........................                Rp. 187.000,-
·         Syahriyah + Hp + Motor + Laptop..........              Rp. 207.000,-
O. FASILITAS
Fasilitas penunjang diantaranya Asrama santri yang luas, Musholla, Perpustakaan, Kamar mandi, WC, dan komputer. Dengan pengontrolan sesuai qonun, santri Komplek Q juga diperbolehkan membawa alat komunikasi pribadi baik handphone maupun laptop.
P. KEPENGURUSAN
STRUKTUR KEPENGURUSAN
PERIODE 2011 – 2012
PP. EL – MUNA Q KRAPYAK YOGYAKARTA
 Pengasuh:
KH. Ahmad Warson Munawwir

Dewan Pengasuh:
Maratul Istia’nah
Kurniati

BPH ( Badan Pengurus Harian ):
  Ketua                          :  Muthoharoh
 Wakil ketua               :
Sekretaris I                :  Ummu Umaroh
Sekretaris II               :  Tri Surani
Bendahara Umum     :  Dewi Kristina
Bendahara I               :  Eem Emilia
KOORDINATOR RAYON
Rayon I                       :  Iha Siti Mufliha
Rayon II                      :  Laily Marwati
Rayon III                     :  Halimatun Nisa
Rayon IV                    :  Risti Khoirun Nisa’
Rayon V                     :  Indah
DIVISI – DIVISI
DIVISI IBADAH JAMIYYAH ( IBJ )
Mutrofingatun Sa’adah ( KOORD )
Patonah
Firda
Dewi Fajriya

DIVISI PENGAJIAN AL – QUR’AN ( PQ )
Ani Rohmah ( KOORD )
Kholifatul Ubaidah
Binti Kholifatul Jannah
Chichi Aisyatud D

DIVISI KEAMANAN:
Hariyani ( KOORD )
Fina Zahra
Pinta Zumrotul Izzah
Aini Mufidati
Muti’atul Maghfiroh
Prapti Siwi Wardani

DIVISI PERS PESANTREN:
Nur Ubaida R ( KOORD )
 Amalia Masturotul M
Laely Asyhari R.A
Nurul Latifah

DIVISI PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA ( SDM ):
Inayatul fitriyyah ( KOORD )
Novi Kusuma Wardani
Puji Lestari
Ida Aulia Rahma
A’yuninal Mahbubah

DIVISI PERPUSTAKAAN:
Munawwarotul F ( KOORD )
Elfiyan Maghfiroh
Zaenatul Fuad

DIVISI KEBERSIHAN DAN KESEHATAN:
Shofianal Uyun ( KOORD )
Anis Rif’atul Husni
Robaniyah
Zaematun Nisa
Kuni Masrohati
============
 SUMBER: http://www.almunawwir.com/index.php/halaman_utama/view_detail/0000000011/asrama



اِنّا لِلّهِ وَاِنّا اِلَيْهِ رَاجِعُوْنَ
Maha Guru Bahasa Surga (Bahasa 'Arab) Bangsa itu telah berpulang ke rohmatulloh menuju surga-Nya sebagai tempat Beliau yang sangat pantas dan layak selamanya.

Krapyak Yogyakarta Berduka Cita Dan Menangis bahkan "Seantero 'Alam" , Hari Rabu,18 April 2013. KH. Ahmad Warson Moenawwir, Penyusun kamus Bahasa Arab -Indonesia “Al-Munawwir” yang masyhur itu berpulang pada usia 79 tahun. Al-Marhum wafat pada Kamis Pahing, 7 Jumadil Akhir 1434 H/18 April 2013 M tepat 3 hari sebelum peringatan haul ke-74 KH. M. Moenawwir (Ahahanda Beliau) yang diadakan Ahad, 21 April 2013. Kondisi suami dari NY. Hj. Husnul Khotimah ini sebelumnya sudah sering sakit-sakitan karena faktor usia. Beliau lahir pada Jum’at Pon, jam 00.30, tanggal 22 Sya’ban tahun Wawu (1865) 30 Nopember 1934/20 Sya’ban 1353 H.

Berita wafatnya Hadlrotus Syeikh KH. Ahmad Warson, mulai tersebar sejak pukul 06.00 pagi tadi. Berdasarkan informasi yang diterima, bahawa selepas shubuh tadi(Rabu,
18 April 2013) al-Marhum sempat dibawa ke rumah sakit. Namun Alloh SWT berkehendak, Hadlrotus Syeikh KH. Ahmad Warson menghembuskan nafas terakhir dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Hadlrotus Syeikh KH. Ahmad WarsonKyai Warsun meniggalkan 1 istri dan 2 orang putra, serta 4 orang cucu. Jenazah akan dimakamkan di makam Dongkelan berdampingan dengan keluarga Pondok Pesantren Al-Munawwir yang lain pada Kamis, 18 April 2013, pukul 16.00 wib. Selamat jalan Maha Guru Bahasa 'Arab kami sebagai Bahasa Surga, sebab Lughotu Ahlil Jannah adalah Bahasa 'Arab, bahkan buah karya Pabjenengan Hadlrotus Syeikh KH. Ahmad Warson, akan terus hidup sebagai amal jariyah yang tiada putus pahalanya yang selalu setia akan mendampingi Panjenengan
Hadlrotus Syeikh KH. Ahmad Warson.

Dalem(saya) santri dan murid Panjenengan Hadlrotus Syeikh KH. Ahmad Warson bersaksi dengan setulus hati hati dan sebenarnya bahwa Panjenegan Hadlrotus Syeikh KH. Ahmad Warson adalah seorang 'Ulama' yang Ahli 'Ilmu dan mengamalkan 'Ilmunya yang sangat tulus dan ikhlas dengan tanpa pamrih dalam melanjutkan misi-misi kenabian (Risalah Nubuwwah) sebagaimana disampaikan oleh Al-Imam Al-Ghozali bahwa Asyrofus Shina'at Ba'dannubuwwah Al-Ta'lim (Pekerjaan/Perbuatan paling mulya setelah kenabian adalah mengajar/mendidik). 

Dalem(saya) juga bersaksi dengan sesungguhnya bahwa Panjenegan Hadlrotus Syeikh KH. Ahmad Warson adalah termasuk Maha Guru Bahasa Surga(Bahasa 'Arab) dalem fiddini waddun-ya wal-akhiroh. dalem mengaji di hadapan Panjenegan Hadlrotus Syeikh KH. Ahmad Warson selama 4(Empat) tahun lamanya, yang dimulai dari Panjenegan Hadlrotus Syeikh KH. Ahmad Warson mengajar kami hanya berempat gelintir, kadang lima, terkadang enam dan terkadang hanya tujuh santri/murid di kursi ruang tamu Panjenegan Hadlrotus Syeikh KH. Ahmad Warson. Hal mana Panjenegan Hadlrotus Syeikh KH. Ahmad Warson tetap istigomah mengajar, mendidik dan membimbing dalem dan sahabat dalem yang hanya segelintir itu dengan ikhlas, tekun, ajeg, sabar dan sangat tulus tanpa pamrih kecuali karena Alloh SAW dan Rosul-Nya SAW. Apalah artinya dalem dan sahabat-sahabat dalem yang hanya segelintir itu dibanding kebesaran Panjenegan Hadlrotus Syeikh KH. Ahmad Warson, hingga terus istiqomah dan sempat, tekun, ajeg dan sabar dalam mengajar dalem dan sahabat-shabat dalem, hingga akhirnya tambah dan bertambah hingga akhirnya ratusan jumlahnya yang megaji kepada Panjenegan Hadlrotus Syeikh KH. Ahmad Warson. Ini pertanda bahwa Ilmu
Panjenegan Hadlrotus Syeikh KH. Ahmad Warson penuh barokah dan kemanfa'atan bagi ummat dan alam semesta ini fiddini waddun-ya wal-akhiroh.

Dalem sangat merindukan bersalaman dengan Panjenegan Hadlrotus Syeikh KH. Ahmad Warson setiap selesai mengaji dengan dalem cium asto(telapak tangan) Panjenegan Hadlrotus Syeikh KH. Ahmad Warson bolak balik. rasanya terus membekas hingga kini dan selamanya hal ini dalem rasakan Ya  Hadlrotus Syeikh KH. Ahmad Warson. Dharma bhakti yang tulus dari Panjenegan Hadlrotus Syeikh KH. Ahmad Warson, semoga dalem bisa melanjutkan dan men-suri-tauladani serta mencontohnya selamanya, termasuk untuk anak cucu, dzurriyyah dan murid-murid dalem. 

Kendatipun dalem jauh di ada di Wilayah Jawa Timur, tapi Al-fatihah dalem dan do'a-do'a dalem setiap waktu dan setiap hari tiada pernah dalem tinggalkan dan lupakan, semoga hal ini dapat terus dalem jalankan dan dalem terus mengharpkan bimbingan Panjenegan Hadlrotus Syeikh KH. Ahmad Warson kendatipun
Panjenegan Hadlrotus Syeikh KH. Ahmad Warson telah berpulang ke Rohmatulloh menuju surga-Nya sebagai tempat Panjenegan Hadlrotus Syeikh KH. Ahmad Warson. 

Dalem simpan terus dan pakai selalu KAMUS AL-MUNAWWIR yang Panjenegan Hadlrotus Syeikh KH. Ahmad Warson berikan kepada dalem dengan asto(tangan) Panjenegan Hadlrotus Syeikh KH. Ahmad Warson seraya diiringi do'a ketika itu dengan do'a: "MUBAROK, MUBAROK, MUBAROK", lalu dalem terima KAMUS AL-MUNAWWIR yang Panjenegan Hadlrotus Syeikh KH. Ahmad Warson dengan kedua tangan dalem dengan ucapan: 'Amiin, Matur Sembah Nuwun:. Selamat jalan Maha Guru Bahasa Surga (Bahasa 'Arab) dalem Panjeneganipun: Hadlrotus Syeikh KH. Ahmad Warson dengan iringan do'a dalem sebagai santri Panjenegan Hadlrotus Syeikh KH. Ahmad Warson:
اللهم اغفر له وارحمه وعافه واعف عنه واكرم نزله ووسع مدخله ونقه من الذنوب والخطايا كما ينقىالثوب الابيض اللهم جازه بالحسنات احساناوبالسيئات عفواً وغفراناًاللهم انزل عليه بردا وسلامااللهم انقله برحمتك من القبورالى نور وسعه الدور والقصور ومن ضيق اللحون ا لي جناتك جنا ت الخلودفي سدر مخضود وطلح منضودوفاكهة كثيرة لا مقطوعة ولا ممنوعةوفرش مرفوعة اللهم اجعل قبره روضة من رياض الجنةاللهم بيض وجهه ويمن كتابه ويسر حسابه ولين ترابه وطيب ثـراه وثبته على الصراط اللهم اظله تحت ظل عرشك يوم لا ظل الا ظلك ولا باقٍ الا وجهـك ولا تحرمه النظـر إلى وجهـك الكريم اللهـم آمين.
اللهم يا حنان يا منان يا واسع الغفران اغفر له وارحمه وعافه واعف عنه وأكرم نزله ووسع مدخله واغسله بالماء والثلج والبرد ونقه من الذنوب والخطايا كما ينقى الثوب الأبيض من الدنس .
اللهم أبدله داراً خير من داره وأهلاً خير من أهله وأدخله الجنة وأعذه من عذاب القبر ومن عذاب النار .
اللهم عامله بما أنت أهله ولا تعامله بما هو أهله .
اللهم أجزه عن الإحسان إحسانا وعن الإساءة عفوا وغفرانا .
اللهم إن كان محسناً فزد في حسناته وإن كان سيئاً فتجاوز عنه يا رب العالمين.
اللهم أدخلة الجنة من غير مناقشة حساب ولا سابقة عذاب .
اللهم آنسه في وحداته وآنسه في وحشته وآنسه في غربته .
اللهم أنزله منازل الشهداء والصالحين وحسن أولئك رفيقا .
اللهم اجعل قبره روضة من رياض الجنة ولا تجعله حفرة من حفر النار .
اللهم أفسح له في قبره مد بصرة وافرش له من فراش الجنة .
اللهم أعذه من عذاب القبر وجاف الأرض عن جنبيه .
اللهم املأ قبره بالرضا والنور والفسحة والسرور.
اللهم قه السيئات ( ومن تق السيئات يومئذ فقد رحمته ) .
اللهم اغفر له في المهديين واخلفه في الغابرين واغفر لنا وله يا رب العالمين وأفسح له في قبره ونور فيه .
اللهم إن عبدالله في ذمتك وحبل جوارك فقه فتنه القبر وعذاب النار وأنت أهل الوفاء والحق فاغفر له وارحمه إنك أنت الغفور الرحيم .
اللهم عن هذا عبدك وابن عبدك وابن أمتك وخرج من روح الدنيا وسعتها ومحبوبيها وأحبائه فيها إلى ظلمة القبر وما هو لا قيه كان يشهد ألا إله إلا أنت وأن محمداً عبدك ورسولك وأنت أعلم به .
اللهم إنه نزل بك وأنت خير منزول به وأصبح فقيراً إلى رحمتك وأنت غني عن عذابه آته برحمتك رضاك وقه فتنه القبر وعذابه وآته برحمتك الأمن من عذابك حتى تبعثه إلى جنتك يا أرحم الراحمين .
اللهم انقله من مواطن الدود وضيق اللحود إلى جنات الخلود ( في سدر مخضود وطلح منضود وظل ممدود وماء مسكوب وفاكهة كثيرة لا مقطوعة ولا ممنوعة وفرش مرفوعة ) .
اللهم إرحمه تحت الأرض واستر يوم العرض ولا تخزه يوم يبعثون ( يوم لا ينفع مال ولا بنون إلا من آتى الله بقلب سليم ) .
اللهم يمن كتابه ويسر حسابه وثقل ميزانه وثبت على صراط أقدامه وأسكنه في أعلى الجنان في جوار نبيك ومصطفاك صلى الله علية وسلم
اللهم آمنه من فزعه يوم القيامه ومن هول يوم القيامة واجعل نفسه آمنه مطمئنة ولقنه حجته .
اللهم اجعله في بطن القبر مطمئنا وعند قيام الأشهاد آمنا وبجود رضوانك واثقاَ وإلى علو درجاتك سابقاً
اللهم اجعل عن يمينه نوراً وعن شماله نوراً ومن أمامه نوراً ومن فوقه نوراً حتى تبعثه آمناً مطمئناً في نور من نورك
اللهم انظر إليه نظرة رضا فإن من تنظر إليه نظرة رضا لا تعذبه أبداً .
اللهم احشره مع المتقين إلى الرحمن وافدا .
اللهم احشره في زمرة المقربين وبشر بروح وريحان وجنة نعيم
اللهم احشره مع أصحاب اليمين واجعل تحيته سلام لك من أصحاب اليمين.
اللهم إنه صبر على البلاء فامنحه درجة الصابرين الذين يوفون أجورهم بغير حساب .
اللهم إنه كان مصلياً لك فثبته على الصراط يوم تزل الأقدام .
اللهم إنه كان صائماً لك فثبته فأدخله من باب الريان .
اللهم إنه كان لكتابك تالياً فشفع فيه القرآن وارحمه من النيران واجعله يا رحمن يترقى في الجنة إلى آخر آية قراها وآخر حرف تلاه .
اللهم ارزقه بكل حرف حلاوة وبكل كلمة كرامة وبكل آية سعادة وبكل سورة سلامة وبكل جزء جزاء
اللهـم آمين يا رب العالمين


Lahu
الفاتحة

---------------------- 


اِنّا لِلّهِ وَاِنّا اِلَيْهِ رَاجِعُوْنَ
============
Maha Guru Bahasa Surga (Bahasa 'Arab) Bangsa itu telah berpulang ke rohmatulloh menuju surga-Nya sebagai tempat Beliau yang sangat pantas dan layak selamanya
==========
Krapyak Yogyakarta Berduka Cita Dan Menangis bahkan "Seantero 'Alam" , Hari Rabu,18 April 2013. KH. Ahmad Warson Moenawwir, Penyusun kamus Bahasa Arab -Indonesia “Al-Munawwir” yang masyhur itu berpulang pada usia 79 tahun. Al-Marhum wafat pada Kamis Pahing, 7 Jumadil Akhir 1434 H/18 April 2013 M tepat 3 hari sebelum peringatan haul ke-74 KH. M. Moenawwir (Ahahanda Beliau) yang diadakan Ahad, 21 April 2013. Kondisi suami dari NY. Hj. Husnul Khotimah ini sebelumnya sudah sering sakit-sakitan karena faktor usia. Beliau lahir pada Jum’at Pon, jam 00.30, tanggal 22 Sya’ban tahun Wawu (1865) 30 Nopember 1934/20 Sya’ban 1353 H

Berita wafatnya Hadlrotus Syeikh KH. Ahmad Warson, mulai tersebar sejak pukul 06.00 pagi tadi. Berdasarkan informasi yang diterima, bahawa selepas shubuh tadi(Rabu,18 April 2013) al-Marhum sempat dibawa ke rumah sakit. Namun Alloh SWT berkehendak, Hadlrotus Syeikh KH. Ahmad Warson menghembuskan nafas terakhir dalam perjalanan menuju rumah sakit

Hadlrotus Syeikh KH. Ahmad WarsonKyai Warsun meniggalkan 1 istri dan 2 orang putra, serta 4 orang cucu. Jenazah akan dimakamkan di makam Dongkelan berdampingan dengan keluarga Pondok Pesantren Al-Munawwir yang lain pada Kamis, 18 April 2013, pukul 16.00 wib. Selamat jalan Maha Guru Bahasa 'Arab kami sebagai Bahasa Surga, sebab Lughotu Ahlil Jannah adalah Bahasa 'Arab, bahkan buah karya Pabjenengan Hadlrotus Syeikh KH. Ahmad Warson, akan terus hidup sebagai amal jariyah yang tiada putus pahalanya yang selalu setia akan mendampingi Panjenengan
Hadlrotus Syeikh KH. Ahmad Warson

Dalem(saya) santri dan murid Panjenengan Hadlrotus Syeikh KH. Ahmad Warson bersaksi dengan setulus hati hati dan sebenarnya bahwa Panjenegan Hadlrotus Syeikh KH. Ahmad Warson adalah seorang 'Ulama' yang Ahli 'Ilmu dan mengamalkan 'Ilmunya yang sangat tulus dan ikhlas dengan tanpa pamrih dalam melanjutkan misi-misi kenabian (Risalah Nubuwwah) sebagaimana disampaikan oleh Al-Imam Al-Ghozali bahwa Asyrofus Shina'at Ba'dannubuwwah Al-Ta'lim (Pekerjaan/Perbuatan paling mulya setelah kenabian adalah mengajar/mendidik)
Dalem(saya) juga bersaksi dengan sesungguhnya bahwa Panjenegan Hadlrotus Syeikh KH. Ahmad Warson adalah termasuk Maha Guru Bahasa Surga(Bahasa 'Arab) dalem fiddini waddun-ya wal-akhiroh. dalem mengaji di hadapan Panjenegan Hadlrotus Syeikh KH. Ahmad Warson selama 4(Empat) tahun lamanya, yang dimulai dari Panjenegan Hadlrotus Syeikh KH. Ahmad Warson mengajar kami hanya berempat gelintir, kadang lima, terkadang enam dan terkadang hanya tujuh santri/murid di kursi ruang tamu Panjenegan Hadlrotus Syeikh KH. Ahmad Warson. Hal mana Panjenegan Hadlrotus Syeikh KH. Ahmad Warson tetap istigomah mengajar, mendidik dan membimbing dalem dan sahabat dalem yang hanya segelintir itu dengan ikhlas, tekun, ajeg, sabar dan sangat tulus tanpa pamrih kecuali karena Alloh SAW dan Rosul-Nya SAW. Apalah artinya dalem dan sahabat-sahabat dalem yang hanya segelintir itu dibanding kebesaran Panjenegan Hadlrotus Syeikh KH. Ahmad Warson, hingga terus istiqomah dan sempat, tekun, ajeg dan sabar dalam mengajar dalem dan sahabat-shabat dalem, hingga akhirnya tambah dan bertambah hingga akhirnya ratusan jumlahnya yang megaji kepada Panjenegan Hadlrotus Syeikh KH. Ahmad Warson. Ini pertanda bahwa Ilmu
Panjenegan Hadlrotus Syeikh KH. Ahmad Warson penuh barokah dan kemanfa'atan bagi ummat dan alam semesta ini fiddini waddun-ya wal-akhiroh.

Dalem sangat merindukan bersalaman dengan Panjenegan Hadlrotus Syeikh KH. Ahmad Warson setiap selesai mengaji dengan dalem cium asto(telapak tangan) Panjenegan Hadlrotus Syeikh KH. Ahmad Warson bolak balik. rasanya terus membekas hingga kini dan selamanya hal ini dalem rasakan Ya Hadlrotus Syeikh KH. Ahmad Warson. Dharma bhakti yang tulus dari Panjenegan Hadlrotus Syeikh KH. Ahmad Warson, semoga dalem bisa melanjutkan dan men-suri-tauladani serta mencontohnya selamanya, termasuk untuk anak cucu, dzurriyyah dan murid-murid dalem.

Kendatipun dalem jauh di ada di Wilayah Jawa Timur, tapi Al-fatihah dalem dan do'a-do'a dalem setiap waktu dan setiap hari tiada pernah dalem tinggalkan dan lupakan, semoga hal ini dapat terus dalem jalankan dan dalem terus mengharpkan bimbingan Panjenegan Hadlrotus Syeikh KH. Ahmad Warson kendatipun
Panjenegan Hadlrotus Syeikh KH. Ahmad Warson telah berpulang ke Rohmatulloh menuju surga-Nya sebagai tempat Panjenegan Hadlrotus Syeikh KH. Ahmad Warson.

Dalem simpan terus dan pakai selalu KAMUS AL-MUNAWWIR yang Panjenegan Hadlrotus Syeikh KH. Ahmad Warson berikan kepada dalem dengan asto(tangan) Panjenegan Hadlrotus Syeikh KH. Ahmad Warson seraya diiringi do'a ketika itu dengan do'a: "MUBAROK, MUBAROK, MUBAROK", lalu dalem terima KAMUS AL-MUNAWWIR yang Panjenegan Hadlrotus Syeikh KH. Ahmad Warson dengan kedua tangan dalem dengan ucapan: 'Amiin, Matur Sembah Nuwun:. Selamat jalan Maha Guru Bahasa Surga (Bahasa 'Arab) dalem Panjeneganipun: Hadlrotus Syeikh KH. Ahmad Warson dengan iringan do'a dalem sebagai santri Panjenegan Hadlrotus Syeikh KH. Ahmad Warson:

اللهم اغفر له وارحمه وعافه واعف عنه واكرم نزله ووسع مدخله ونقه من الذنوب والخطايا كما ينقىالثوب الابيض اللهم جازه بالحسنات احساناوبالسيئات عفواً وغفراناًاللهم انزل عليه بردا وسلامااللهم انقله برحمتك من القبورالى نور وسعه الدور والقصور ومن ضيق اللحون ا لي جناتك جنا ت الخلودفي سدر مخضود وطلح منضودوفاكهة كثيرة لا مقطوعة ولا ممنوعةوفرش مرفوعة اللهم اجعل قبره روضة من رياض الجنةاللهم بيض وجهه ويمن كتابه ويسر حسابه ولين ترابه وطيب ثـراه وثبته على الصراط اللهم اظله تحت ظل عرشك يوم لا ظل الا ظلك ولا باقٍ الا وجهـك ولا تحرمه النظـر إلى وجهـك الكريم اللهـم آمين.
اللهم يا حنان يا منان يا واسع الغفران اغفر له وارحمه وعافه واعف عنه وأكرم نزله ووسع مدخله واغسله بالماء والثلج والبرد ونقه من الذنوب والخطايا كما ينقى الثوب الأبيض من الدنس .
اللهم أبدله داراً خير من داره وأهلاً خير من أهله وأدخله الجنة وأعذه من عذاب القبر ومن عذاب النار .
اللهم عامله بما أنت أهله ولا تعامله بما هو أهله .
اللهم أجزه عن الإحسان إحسانا وعن الإساءة عفوا وغفرانا .
اللهم إن كان محسناً فزد في حسناته وإن كان سيئاً فتجاوز عنه يا رب العالمين.
اللهم أدخلة الجنة من غير مناقشة حساب ولا سابقة عذاب .
اللهم آنسه في وحداته وآنسه في وحشته وآنسه في غربته .
اللهم أنزله منازل الشهداء والصالحين وحسن أولئك رفيقا .
اللهم اجعل قبره روضة من رياض الجنة ولا تجعله حفرة من حفر النار .
اللهم أفسح له في قبره مد بصرة وافرش له من فراش الجنة .
اللهم أعذه من عذاب القبر وجاف الأرض عن جنبيه .
اللهم املأ قبره بالرضا والنور والفسحة والسرور.
اللهم قه السيئات ( ومن تق السيئات يومئذ فقد رحمته ) .
اللهم اغفر له في المهديين واخلفه في الغابرين واغفر لنا وله يا رب العالمين وأفسح له في قبره ونور فيه .
اللهم إن عبدالله في ذمتك وحبل جوارك فقه فتنه القبر وعذاب النار وأنت أهل الوفاء والحق فاغفر له وارحمه إنك أنت الغفور الرحيم .
اللهم عن هذا عبدك وابن عبدك وابن أمتك وخرج من روح الدنيا وسعتها ومحبوبيها وأحبائه فيها إلى ظلمة القبر وما هو لا قيه كان يشهد ألا إله إلا أنت وأن محمداً عبدك ورسولك وأنت أعلم به .
اللهم إنه نزل بك وأنت خير منزول به وأصبح فقيراً إلى رحمتك وأنت غني عن عذابه آته برحمتك رضاك وقه فتنه القبر وعذابه وآته برحمتك الأمن من عذابك حتى تبعثه إلى جنتك يا أرحم الراحمين .
اللهم انقله من مواطن الدود وضيق اللحود إلى جنات الخلود ( في سدر مخضود وطلح منضود وظل ممدود وماء مسكوب وفاكهة كثيرة لا مقطوعة ولا ممنوعة وفرش مرفوعة ) .
اللهم إرحمه تحت الأرض واستر يوم العرض ولا تخزه يوم يبعثون ( يوم لا ينفع مال ولا بنون إلا من آتى الله بقلب سليم ) .
اللهم يمن كتابه ويسر حسابه وثقل ميزانه وثبت على صراط أقدامه وأسكنه في أعلى الجنان في جوار نبيك ومصطفاك صلى الله علية وسلم
اللهم آمنه من فزعه يوم القيامه ومن هول يوم القيامة واجعل نفسه آمنه مطمئنة ولقنه حجته .
اللهم اجعله في بطن القبر مطمئنا وعند قيام الأشهاد آمنا وبجود رضوانك واثقاَ وإلى علو درجاتك سابقاً
اللهم اجعل عن يمينه نوراً وعن شماله نوراً ومن أمامه نوراً ومن فوقه نوراً حتى تبعثه آمناً مطمئناً في نور من نورك
اللهم انظر إليه نظرة رضا فإن من تنظر إليه نظرة رضا لا تعذبه أبداً .
اللهم احشره مع المتقين إلى الرحمن وافدا .
اللهم احشره في زمرة المقربين وبشر بروح وريحان وجنة نعيم
اللهم احشره مع أصحاب اليمين واجعل تحيته سلام لك من أصحاب اليمين.
اللهم إنه صبر على البلاء فامنحه درجة الصابرين الذين يوفون أجورهم بغير حساب .
اللهم إنه كان مصلياً لك فثبته على الصراط يوم تزل الأقدام .
اللهم إنه كان صائماً لك فثبته فأدخله من باب الريان .
اللهم إنه كان لكتابك تالياً فشفع فيه القرآن وارحمه من النيران واجعله يا رحمن يترقى في الجنة إلى آخر آية قراها وآخر حرف تلاه .
اللهم ارزقه بكل حرف حلاوة وبكل كلمة كرامة وبكل آية سعادة وبكل سورة سلامة وبكل جزء جزاء
اللهـم آمين يا رب العالمين

Lahu
الفاتحة

اللهم انفعنا من بركاته وان تَرْزُقنا محبته وادخلنا في سلسلته
 يوم لا ينفع مال ولابنون الا من اتى الله بقلب سليم
 

===========

Kamus Sebagai Sumbangsih Khazanah Keilmuan

Wawancara eksklusif dengan KH. Ahmad Warson Munawwir

Bagi yang pernah belajar Bahasa Arab pasti akrab dengan Kamus Al-Munawwir, sebuah kamus besar dan monumental di Indonesia. Tetapi tampaknya belum banyak yang mengnal lebih dekat dengan pengarangnya. Redaksi Majalah Tebuireng mengunjungi Pesantren Krapyak Yogyakarta dan sowan ke Pengasuh yang tak lain ialah pengarang kamus tersebut, yaitu KH. Ahamad Warson Munawir. Berikut hasil wawancara A. Fathurohman Rustandi dengan sosok kiai kharisamatik yang menyebut data kelahirannya pada 22 Sya’ban tahun wawu (70 tahun silam) itu pada hari Ahad, 18 November 2012.

Sejarah berdirinya Pesantren Krapyak ini?

Tahun 1909 M mulai didirikan Pondok Pesantren Krapyak, dan pada tahun 1910 mulai ditempati mengajar Al-Quran oleh ayah saya, KH. M. Munawwir, beliau adalah seorang kiai yang khusus memperdalam Al-Qur’an sekitar 28 tahun.

Pada waktu itu bersamaan dengan adik ipar Kiai Munawwir, yaitu Kiai Ahmad Dahlan (pendiri Muhammadiyah) dan tanah ayah yang di Kauman itu dihibahkan untuk kegiatan sosial Muhammadiyah kemudian dijadikan SD Muhammadiyah Kauman, kalau di sini tidak pernah ada gesekan antara NU dan Muhammadiyah. Dulu alm.KH. Yusuf Hasyim (Pengasuh Tebuireng) juga mondoknya di sini saya masih menangi (menjumpai) satu kurun satu angkatan dengan kaka saya namanya Zainal Abidin Hamid satu angkatan mengaji dan sekolahnya, itu yang seangkatan KH. Habib Termas, sekitar tahun 1950-an. Saya tidak menangi Mbah Hasyim, pernah tahun 1960-an ada pertemuan ulama se-Indonesia yang dipimpin Mbah Wahab Hasbullah di Pesantren Krapyak, Gus Dur pun dulu ngajinya di sini, dia tinggal di Kauman tapi ngajinya di sini, dia tinggal di Kauman bersama aktivis Muhammadiyah. Ayah saya itu tinggal di Kauman Jogja dulunya sebelum akhirnya mendirikan Pondok Krapyak ini.

Bagaimana pengalaman mondok Pak Kiai dahulu?

Saya pondoknya ya hanya di Krapyak, satu-satunya guru saya KH. Aly Maksum itu, pada waktu itu ya hanya di Krapyak ini, dalam perjalanan selama mondok lebih tertarik pada bahasa Arab makanya bisa nyusun kamus Al-Munawwir ini.

Bisa bercerita tentang proses penulisan kamus Al-Munawwir yang Kiai susun dan telah tersebar di Indonesia ini?

Waktu itu memang orang itu menggunakan kamus Al-Munjid. Ini kan makin hari makin mengalami kesulitan, menurut hemat saya makin mengalami kesulitan kamus yang Arab-arab itu. Dari situ ada inisiatif memberikan sumbangsih dalam khazanah keilmuan, khususnya bahasa Arab, menyusunnya mungkin lebih dari lima tahun. Dikoreksi oleh Kiai Aly Maksum itu saja lama sekali. Mungkin lebih dari lima tahun sejak tahun 1960-an, memang tidak sebentar tapi itulah proses. Makanya untuk para santri juga harus bisa menjalani prosesnya dengan baik.

Saya mulai menyusun kamus Al-Munawwir sekitar tahun 1958 yang Arab-Indonesia. Waktu saya menyusun kamus itu masih ada Mbah Ali Maksum yang mentashih kamus tersebut sambil tiduran di sini (ruang tamu rumah beliau, red.) sambil dipijiti, lalu saya membacakan perkata dan kalau ada yang kurang pas beliau akan bilang “diganti..diganti..”, Beliau itu kakak ipar saya yang tertua. Sementara untuk yang Arab-Indonesia-Inggris, insyaallah akan terbit, yang menulis anak saya (Gus Fairus). Arab dan Indonesia saya yang susun, kalau inggrisnya anak saya. Sekarang sedang dalam proses percetakan.

Bagaimana silsilah keluarga besar Pak Kiai di Krapyak?

Saya dari keluarga besar, ayah saya KH. M. Munawwir pendiri Pesantren Krapyak. beliau punya lima istri, untuk istri kelima beliau menikahinya sesudah kewafatan istri pertama. Saya ini anak ke 10 dari sebelas saudara kandung. Memang pada waktu itu tradisi pesantren kiai punya istri lebih dari satu tidak ada masalah, apalagi nikahnya setelah wafat istrinya, tapi kalau sekarang bisa rame.

Aktivitas Bapak Kiai kini?

Kegiatan sekarang ini hanya mengajar ngaji di pondok saja. Sudah sepuh tidak bisa ke mana-mana lagi, tidak seperti dulu ketika muda. Saya terakhir kali keluar agak jauh ketika takziah ke Almaghfurlah KH. Abdullah Faqih Langitan Tuban. Dengan kondisi usia tua seperti ini saya sudah tidak bisa mengisi pengajian ke luar kota lagi. Padahal ketika muda saya biasa mengisi ngaji ke mana-mana (tersenyum ramah, ed.). [Aa]

Wawancara ini pernah dimuat di Majalah Tebuireng Edisi 25