ABDUL HAMID MUDJIB HAMID BERSHOLAWAT

Jumat, 29 Agustus 2014

Qoshidah ‘Alaina (Qoshidah Rasululloh Shollallohu ‘Alayhi wasallam)

============

‘Alaina (Qoshidah Rasululloh Shollallohu ‘Alayhi wasallam)

Lantunan Qoshidah “Alaina”, qosidah tertua yang dilantunkan Rasulullah SAW saat perang Khandaq. Qasidah tersebut berisi doa-doa untuk menenangkan para shohabat yang saat itu terkepung pasukan kaum kuffar. Lagi-lagi suasana haru dan syahdu tak bisa dibendung, Imajinasi para jama’ah seolah dibawa pada situasi dan suasana saat Rasulullah SAW berusaha menenangkan hati para sahabat kala itu. Tidak sedikit jama’ah yang menitikkan air mata haru menyimak kata per kata lantunan merdu suara Muhammad Qalby, munsyid Majelis Rasulullah SAW.
:رأيت النبي صلی الله عليه وسلم يوم الخندق ينقل معنا التراب وهو يقول
Ro-aitun-nabiyya Shollallâhu ‘alayhi wa sallama yaumal khondaqi yanqulu ma’anât-turôba wa huwa yaqûlu:
Kulihat Rasul saw di saat hari membangun Khandaq beliau saw memindahkan tanah sambil bersenandung:
والله لولا الله مااهتدينا
ولا صمنا ولا صلينا
Wallâhi laulâ Allâhu mâ-htadainâ  wa lâ shumnâ wa lâ shollainâ
Demi Allah kalau bukan karena Allah kita tak akan mendapat petunjuk, tidak pula kita sholat, tidak pula kita puasa,
فأنرلن سکينة علينا
وثبت الأقدام إن لا قينا
Fa-anzilan sakînatan ‘alaynâ  wa tsabbitil aqdâma in lâqoinâ
Maka turunkanlah ketenangan sakinah pada kami, Dan kuatkan langkah langkah kami jika menemui musuh musuh kami,
والمشرکون قد بغوا علينا
إذا أرادوا فتنة ابينا
Wal musyrikûna qod baghou ‘alainâ  idzâ arôdû fitnatan abainâ
Dan musyrikin telah murka dan benci pada kami, mereka menginginkan pertempuran dan fitnah, dan kami tidak menginginkannya”
(shahih Bukhari 6130)