ABDUL HAMID MUDJIB HAMID BERSHOLAWAT

Kamis, 20 Juni 2013

Jadikan NU sebagai 'Ruhuddin' dan 'Ruhul Wathaniyyah'

=======
TAUSHIYAH KANG SAID
Jadikan NU sebagai 'Ruhuddin' dan 'Ruhul Wathaniyyah'
============
Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj mengatakan, NU harus dijadikan sebagai ruhuddin dan dan ruhul wathaniyyah. Ia mengatakan hal itu pada ramah-tamah yang digelar PCNU Kabupaten Purbalingga, di Kantor Cabang NU, Selasa, (18/6).

NU sebagai Ruhuddin, kata kiai yang akrab disapa Kang Said ini, artinya NU harus bisa menjadi pelopor semangat beragama di manapun tempatnya. Semangat beragama tidak hanya menjaga eksistensi keberagamaan Aswaja yang selama ini dijalankan.

“Namun juga semangat beragama dengan pemeluk agama lain, dengan tetap menjaga toleransi beragama, apalagi jika seagama,” katanya menjelaskan.

Sementara NU, tambah Kang Said, sebagai ruhul wathaniyyah, artinya NU harus bisa menjadi semangat kebangsaan bagi umat Nahdliyiin selaku bangsa yang cinta terhadap tanah airnya. Semangat kebangsaan yang menjunjung tinggi NKRI dan empat pilar kebangsaan yang telah dirumuskan oleh para pendiri negara ini.

Kang Said mengimbau, NU Purbalingga harus menjelaskan hal ini kepada warga Nahdliyin di wilayah Purbalingga, “Agar warga NU memiliki pemahaman yang seragam terhadap kemajemukan bangsa yang harus dijaga bersama," lanjutnya.

Lebih jauh Kang Said mengatakan, warga NU juga tidak boleh kaget dan terlalu risau dengan kemunculan kelompok-kelompok radikal yang intoleran terhadap kelompok lain dan umat agama lain di indonesia, karena kelompok macam ini pada dasarnya telah bermunculan sejak zaman sahabat.

 “Justru, kelompok-kelompok seperti itu hadir pada saat para sahabat ingin melanjutkan perjuangan pembangunan peradaban masyarakat yang tamaddun seperti cita-cita Rasulullah saw.”

PCNU Purbalingga sebagai induk dari seluruh elemen NU yang ada di sini, harus sering turun ke bawah untuk mendampingi warga NU dari usaha provokatif kelompok lain. Sehingga dengan sendirinya kekuatan jamaah dan jami'yah NU kuat dan tidak mempan oleh rongrongan kelompok-kelompok tersebut.

"Saya yakin, Pak Heru (Bupati Purbalingga-red) dan jajarannya siap membantu kita dalam rangka menjaga harmonisasi beragama dan bermasyarakat Purbalingga yang selama ini dikenal guyub rukun, wong Pak Bupatinya juga NU toh," kata Kang Said.

Acara yang dimulai selepas maghrib ini dihadiri seluruh unsur NU di wilayah Purbalingga. Ikut menyambut kedatangan Kang Said, Bupati Purbalingga, Drs. Heru Sujatmoko, MM beserta Muspida Kabuapten Purbalingga, serta ibu-ibu dari salah satu BMT setempat.

Sumber:http://www.nu.or.id/a,public-m,dinamic-s,detail-ids,44-id,45289-lang,id-c,nasional-t,Jadikan+NU+sebagai++Ruhuddin++dan++Ruhul+Wathaniyyah+-.phpx