ABDUL HAMID MUDJIB HAMID BERSHOLAWAT

Rabu, 06 Maret 2013

Kenali Cara Mereka Menentang Aswaja

===============
Kenali Cara Mereka Menentang Aswaja
==============================

Ajaran Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) mendapat tantangan yang tidak ringan. Celakanya, para penentang Aswaja tampil dengan berbagai model. Memahami ciri dan gaya mereka akan membantu untuk menghadapinya dengan lebih efektif.

Ustadz Idrus Romli, anggota Tim Aswaja Center PWNU JawaTimur, setidaknya memetakan tiga tantangan besar yang akan terus memusuhi Aswaja, baik di tataran ide, gerakan hingga aksi di akar rumput.

Karena itu sudah saatnya warga NU untuk memahami hal tersebut agar bisa melakukan antisipasi secara benar. Berikut pandangannya yang disampaikan kepada NU Online.

Pertama adalah kelompok HTI (Hizbut Tahrir Indonesia). “Dalam berdakwah dan mengajak calon anggota, HTI cenderung lebih halus,” tandasnya.

Penampilan gaya berdakwah kelompok ini tidak temperamental. Karena santun, mereka acap kali menyatakan, “Alangkah lebih baiknya kalau shalat Subuh tanpa membaca qunut,” terang ustadz Idrus.

Bagaimana cara efektif menghadapi HTI, Idrus Romli bersama Lembaga Bahtsul Masail NU Jember bahkan telah menerbitkan buku khusus dengan judul “Jurus Ampuh Membungkan HTI”.

Sedangkan yang kedua adalah kelompok Syi’ah. Berhadapan dengan kalangan ini lumayan susah karena mereka cenderung menyembunyikan diri. “Mereka menggunakan pendekatan taqiyah atau kepura-puraan,” tandas alumnus Pondok Pesantren Sidogiri Pasuruan ini.

Sehingga, adalah kebiasaan kalangan Syiah untuk berbaur dengan komunitas NU. “Saat tahlilan, mereka akan terlibat aktif di dalamnya. Demikian juga aktifitas yang biasa dilakukan warga NU,” terangnya. Namun saat masyarakat atau kelompok yang didatangi mulai percaya dengan kehadirannya, kedok asli sebagai Syiah akan dipertontonkan.

Yang lebih mudah adalah saat berjumpa dengan kalangan Wahabi. “Mereka cenderung kasar dan tidak gemar berpura-pura,” ungkapnya. Karena itu dalam berdakwah, kepada pihak yang tidak sepaham, kalangan Wahabi dengan mudah menyatakan bid’ah, musyrik, kafir dan sejenisnya.

Bagi Idrus Romli, menghadapi kelompok penentang tersebut hendaknya hati-hati dan waspada. 

sumber:http://www.nu.or.id/a,public-m,dinamic-s,detail-ids,44-id,42553-lang,id-c,nasional-t,Kenali+Cara+Mereka+Menentang+Aswaja-.phpx