ABDUL HAMID MUDJIB HAMID BERSHOLAWAT

Rabu, 06 Maret 2013

NU Sudan Hadiri Haul Tarekat Kholifah Daf’ullah As-soim Dimah

==================
NU Sudan Hadiri Haul Tarekat Kholifah Daf’ullah As-soim Dimah
=======================================
Khartoum, NU Online
Ribuan orang  penduduk Sudan berbondong-bondong memadati halaman masjid di Umbaddah, Kota Omdurman, dalam rangka menghadiri haul Syekh Daf’ullah As-soim Dimah dan memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW yang diadakan pada hari Kamis 03/1/13.

Acara akbar yang dihadiri oleh berbagai kalangan pejabat pemerintahan diantaranya Menteri Isyad dan Wakaf Dr Mustofa Ali Al-Yakuti, Gubernur kota Khartoum Dr Abdurrahman Khidir. Selain itu hadir tokoh sufi se-Sudan.

Nahdlatul Ulama Sudan ikut serta melalui undangan yang diberikan oleh Ketua Majelis Dakwah Kementerian Irsyad dan Wakaf, yang dihadiri oleh Rais Syuriyah PCINU Sudan Mirwan Akhmad Taufik dan Wakil Katib Syuriyah Zainul Alim beserta Karimullah dalam rangka menjalin silaturahmi antara NU dengan ulama Sudan, sekaligus menyampaikan hajat besar acara Pertemuan Sufi Internasional yang akan diadakan di Indonesia mendatang.

Syekh Daf’ullah As-soim Dimah adalah Kholifah Tarekat Al-Qodiriah Al-Arokiah, Seorang ulama kharismatik, memiliki sifat takwa, wara’, zuhud, bijaksana dan sifat-sifat ini diakui oleh teman-temannya semenjak masih kecil, ia masih memiliki silsilah keturunan sampai kepada paman Nabi Muhammad SAW Abdullah bin Abbas, dijuluki As-soim Dimah karena selama hidupnya selalu menjalankan ibadah puasa selain hari raya.

Ia membangun pesantren (Kholwah) untuk hafal Al-Quran karena kecintaannya kepada al-Quran, serta mengajarkannya, dan sudah banyak santri-santrinya yang mengambil sanad al-Qurannya.

Begitulah sekilas tentang sejarah Syekh yang disampaikan oleh Menteri Irsyad dan Wakaf Dr Mustofa Ali Al-Yakuti.

Selain itu, ia menyampaikan bahwa tarekat mempunyai peran besar dalam perkembangan Islam di Sudan dan seluruh Afrika, berbagai ilmu yang diajarkan tarekat sufi agar diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, zikir, wara’, ikhlas, dermawan, sehingga dengan itu semua negara akan menjadi makmur, sejahtera dan aman.
“Itu semua tidak lepas dari hubungan kerjasama antara pemerintah, ulama, tokoh masyarakat dalam membimbing manusia untuk mencapai ridho Allah SWT,” tuturnya.

Saat bertemu dengan Menteri Irsyad dan Wakaf, Rais Syuriyah PCINU Sudan mengenalkan Nahdlatul Ulama di Indonesia dan di Sudan serta menyampaikan acara pertemuan sufi internasional, ia terlihat antusias merespon dengan baik, supaya acara tersebut dapat terwujud. 

sumber:http://www.nu.or.id/a,public-m,dinamic-s,detail-ids,44-id,41595-lang,id-c,nasional-t,NU+Sudan+Hadiri+Haul+Tarekat+Kholifah+Daf%E2%80%99ullah+As+soim+Dimah-.phpx