ABDUL HAMID MUDJIB HAMID BERSHOLAWAT

Sabtu, 16 November 2013

Hukum memasuki area makam bagi wanita yang sedang haidl Ditafshil/Diperinci

==========

Hukum memasuki area makam bagi wanita yang sedang haidl Ditafshil/Diperinci



Pertanyaan :
Assalamu'alaikum..
Mau tanya, saya pernah mendengar wanita yang sedang haid utu dilarang masuk area makam, apa itu benar?
Mohon penjelasannya, terima kasih

( Dari : Ukhtye Jameel )


Jawaban :
Wa'alaikum salam warohmatulloh wabarokatuh

Hukum seorang wanita yang sedang haidh masuk kearea pemakaman diperinci sebagai berikut :

1. Apabila area pemakamannya berada didalam masjid, maka;

•    Tidak diperbolehkan masuk kearea pemakaman tersebut apabila tujuannya masuk adalah untuk berdiam diri ditempat tersebut, semisal untuk berziaroh, sebab wanita yang sedang haidh diharomkan berdiam diri didalam masjid.
•    Diperbolehkan masuk ke area pemakaman tersebut apabila ia hanya lewat saja, dengan syarat ia benar - benar yakin bahwa darahnya tidak akan keluar dan menetes ke masjid, sebab wanita yang sedang haidh diperbolehkan lewat didalam masjid, namun apabila khawatir akan mengotori masjid, diharamkan masuk masjid meskipun hanya lewat saja.

2. Apabila area pemakamannya diluar masjid maka diperbolehkan baginya untuk memasuki area pemakaman tersebut, namun apabila tujuannya masuk ke area pemakaman tersebut adalah untuk berziaroh, hal yang harus diperhatikan adalah untuk tidak membaca al-qur’an (karena biasanya orang yang sedang ziaroh membaca yasin) dan tidak memegang mushaf al-qur’an, sebab wanita yang sedang haidh diharamkan membaca al-qur’an dan memegang mushaf al-qur’an. Wallohu a’lam.

( Dijawab oleh : Kudung Khantil Harsandi Muhammad dan Su Kakov )


Referensi :
Al-Fiqhul Manhaji, Juz : 1  Hal : 79


Ibarot :
Al-Fiqhul Manhaji, Juz : 1  Hal : 79

ما يحرم بالحيض
الصلاة: لأحاديث فاطمة بنت أبي حبيش رضي الله عنها السابقة في الاستحاضة
قراءة القرآن ومس المصحف وحمله لما مر ايضأ فيما يحرم بالجنابة رقم (4، 5
- المكث في المسجد لا العبور فيه: لما مر معك فيما يحرم بالجنابة رقم (2). ومما يدل على أن مجرد العبور لا يحرم، بالإضافة لما سبق: ما رواه مسلم (298) وغيره عن عائشة رضي الله عنها قالت: قال لي رسول الله - صلى الله عليه وسلم -: " ناوليني الخمرة من المسجد". فقلت: إني حائض، فقال: " إن حيضتك ليست في يدك".
وعن النسائي (1/ 147) عن ميمونة رضي الله عنها قالت: تقوم إحدانا بالخمرة إلى المسجد فتبسطها وهي حائض. [الخمرة: هي السجدة أو الحصير الذي يضعه المصلي ليصلي عليه أو يسجد -إلى أن قال
ويحرم على الحائض زيادة على ذلك أمور أخرى وهي: عبور المسجد والمرور فيه إذا خافت تلويثه، لأن الدم نجس ويحرم تلويث المسجد بالنجاسة وغيرها من الأقذار، فإذا أمنت التلويث حل لها المرور كما علمت
 
 
sumber:http://www.fikihkontemporer.com/2013/05/hukum-memasuki-area-makam-bagi-wanita.html