ABDUL HAMID MUDJIB HAMID BERSHOLAWAT

Minggu, 17 November 2013

Hukum Membasuh Tangan Palsu Saat Wudlu'

=========

Hukum Membasuh Tangan Palsu Saat Wudlu'


Pertanyaan:
Assalamu alaikum.
Saya mau tanya, bagaimana hukumnya bagi orang yang tangannya terpotong  lalu diganti dengan tangan palsu. Apakah tangan sambungan tersebut termasuk anggota wudhu atau tidak? Mohon penjelasannya.


Jawaban:
Wa alaikum salam warohmatulloh wabarokatuh.

Tangan palsu tidak wajib dibasuh karena bukan termasuk anggota wudhu. Kendati demikian, jika tangan palsu tersebut sudah disambung permanen dan menyatu dengan sisa tangan yang asli maka wajib untuk dibasuh saat berwudhu karena tidak mungkin untuk melepasnya. Hal ini juga berlaku untuk anggota tubuh lain yang wajib dibasuh saat wudhu. Wallahu a'lam.

(Dijawab oleh: Al Murtadho, Kudung Khantil Harsandi Muhammad dan Sohib Suckit).


Referensi:

1.  Fatawi al Fiqhiyah al Kubra, juz 1 hal 59

وسئل نفع الله بعلومه عمن قطع أنفه أو أنملته فجعل محله بدله من ذهب مثلا فهل يجب غسله في الوضوء والغسل أو إزالته وهل يمسحه بدلا عما تحته كالجبيرة أو لا فأجاب بقوله إن كان ذلك البدل بحيث يمكن بلا خشية مبيح تيمم إزالته وعوده وجبت إزالته وغسل ما تحته وهذا ظاهر وإن لم يكن كذلك فالذي يظهر أنه إن بني عليه اللحم أو الجلد وستره وجب غسله وكذا لو بني على بعضه فيجب غسل ذلك البعض وهذا ظاهر أيضا
 
 
sumber:http://www.fikihkontemporer.com/2013/11/hukum-membasuh-tangan-palsu-saat-wudhu.html